
Tetua Xie menyerahkan jurus terkuat dari jurus Ular Sanca miliknya, ia menyadari beberapa pendekar guild Seribu Racun lainnya mengalami kesulitan menghadapi kedua monster serigala. Sebab itu ia memutuskan untuk mengakhirinya dengan cepat.
Kini seekor ular sanca berwarna hijau tengah melilit tangan kanan tetua Xie. Ular itu terus melilit sampai pada leher tetua Xie. Ketika sampai pada lehernya, ular Sanca itu mulai menggigit dan menghisap energi tetua Xie.
Tetua Xie terlihat menahan sakit sambil menghindari serangan dari serigala merah yang juga mulai membuas.
“Ular Sanca Hijau, berikan monster ini pelajaran.” Ucap tetua Xie kepada ular sanca yang telah menghisap sebagian energinya.
“Baik tuan” Tanpa disangka ular itu berbicara layaknya manusia. Ular sanca itu kemudian turun dari tangan Xie lalu mulai merayap dengan tubuhnya. Ular sanca Hijau milik tetua Xie kini memancarkan energi setara dengan pendekar Semesta lapisan empat.
Tetua Xei bersama dengan ular sanca miliknya mulai menyerang serigala merah. Terlihat tetua Xie mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengalahkan serigala merah, begitupula ular sanca miliknya.
__ADS_1
“Jurus pertama : Ular Sanca melilit mangsa”
Ular sanca Hijau itu mulai bergerak melilit serigala merah sementara tetua Xie menghalangi sang serigala untuk menyerang ular sanca miliknya.
Disisi lain terlihat tetua Gilbert bersama dua bayangan lainnya tengah menyerang serigala merah yang kini telah terpojok dan tidak berdaya. Kekuatan dari tetua Gilbert tidak dapat dipandang sebelah mata, walau ia hanya berada pada tingkat yang sama dengan tetua Xie namun kekuatannya jauh lebih kuat bahkan untuk ukuran pendekar semesta lapisan lima.
Terbukti ia dengan mudah mengalahkan serigala merah yang memiliki badan paling besar diantara ketujuh monster serigala lainnya juga memiliki kekuatan yang lebih hebat.
Serangga itu segera terbang dengan cepat menuju serigala merah lalu masuk melalui telinga sang serigala. Sedetik kemudian serigala merah tersebut mulai mengecil sampai pada ukuran seekor kucing. Namun tidak sampai disana, serigala itu kembali mengecil dan mengurus sampai terlihatlah tulang- tulang dari serigala merah.
Serigala itu meraung sebelum kehilangan nyawanya membuat tetua Gilbert menjadi yang pertama membunuh serigala merah. Tetua Gilbert segera membantu yang lainnya mengatasi serigala merah.
__ADS_1
~~
Tetua Xie akhirnya dapat membunuh seekor serigala merah setelah mengerahkan seluruh kemampuan yang ia miliki. Ia tidak memiliki energi dan tenaga yang tersisa sehingga membuatnya sangat lemas.
Sebenarnya tetua Xie tidak kehabisan energi namun untuk memanggil ular sanca hijau maka ia harus membutuhkan pasokan energi yang besar. Belum lagi setelah dipanggil, ular tersebut terlebih dahulu akan menghisap energi pemiliknya seperti yang dilakukannya sebelumnya.
Sejujurnya tetua Xie hanya menggunakan jurus tersebut ketika dalam keadaan terdesak seperti keadaan sebelumnya membuat ia hanya memakainya sebanyak dua kali seumur hidupnya sampai sekarang.
~~
Ayo beri vote dan like pada novel Dark Game. Vote sebanyak- banyaknya yah... Oh iya jangan lupa buat bergabung dalam grub Chat Dark Game ( dapat dilihat dibawah kolom vote pada profil utama cerita atau kunjungi profil penulis) disana akan ada informasi seputar Dark Game(bocoran eps selanjutnya) serta jadwal update Dark Game setiap harinya. Dan yang paling penting, disana Author akan membagikan puluhan poin gratis setiap harinya pada beberapa anggota, jadi tunggu apa lagi? buruan gabung!!
__ADS_1
~~