
Reynal sementara beristirahat tiba- tiba merasakan perasaan
bahaya di hatinya. Ia kemudian menduga jika itu adalah musuh yang tidak senang
dengan tindakan dominasinya atau Reynal berpikir jika Luyun akan kembali
membuat masalah padanya. Yang mana keduanya akan mengganggu kondisi Reynal
kedepannya.
Benar saja, keesokan harinya, Reynal secara kebetulan
mendapatkan tantangan oleh seorang pendekar dari bangsa Orc. Tidak seperti yang
lainnya, Reynal dapat merasakan kekuatan Orc yang menantangnya berada pada
lapisan 5 yang mana merupakan anggota elit dan biasanya berada di tempat 100
besar.
“Apa yang terjadi sebenarnya?” Reynal kebingungan ketika
melihat nomor urutan dari pendekar Orc itu tidak lain adalah nomo 142, yang
mana nomor yang tidak wajar bagi pendekar sepertinya.
“Apa kau ingin menantangku?” Ia bertanya memastikan.
“Wakil Yin, kau telah menginjak- injak bangsa Orc kemarin.
Ini tidak dapat dimaafkan, jika kau tidak berlutut sekarang juga maka saya akan
segera membunuhmu”
Reynal yang mendengar ancaman seperti itu mendengus jijik.
“Saya tidak akan berlutut dihadapan monster seperti kalian!”
Penonton yang mulai berdatangan disana tidak dapat membantu
tapi mengerutkan kening curiga jika Reynal sudah gila. Ia jelas menggunakan
kata Monster menggantikan kata Pendekar pada bangsa Orc walau benar bentuknya
seperti monster namun tidak ada seorangpun dari dulu yang berani berkata
seperti itu.
“Wakil Yin ini tidak akan selamat! Jelas ia telah menghina
__ADS_1
seluruh bangsa Orc dengan mengatakan mereka monster!”
“Bukan hanya itu, guild Raja Nirwana mungkin juga akan
mendapatkan tekanan akibat dirinya”
Berbagai bangsa yang tidak suka dengan manusia segera
berbahagia. Sebab bukan hanya mereka sangat membenci bangsa manusia, mereka
juga sangat tidak senang dengan Reynal yang memiliki kekuatan mengerikan.
Hari ini ada seorang yang akan mewakili mereka untuk
membunuh Reynal, bagaimana mungkin mereka tidak senang?
Pendekar Orc itu mendengus dingin mendengar penghinaan
Reynal padanya. Ia berkata dengan suara yang dalam, “Saya Qimen akan membunuhmu
sekarang juga jika kau tidak segera berlutut dan memohon maaf!”
Walau berkata seperti itu, Reynal dapat merasakan dengan
jelas niat membunuh yang kuat berasal darinya. Ia sungguh tidak percaya jika
Lagipula walau monster itu berada pada lapisan 5, namun
kekuatan yang terpancarkan olehnya sedikit lemah dan itu tidak akan membuat
Reynal takut. Sebab itu bukannya berlutut, Reynal malah menggunakan aura Magic
Art untuk menekan lawannya.
Sama seperti Reynal ingin menekan monster orc tersebut,
monster dengan lambaia tangannya yang kuat kabut putih seketika muncul dan
memberhentikan efek dari Magic Aura Art milik Reynal.
Reynal yang mendapati hal itu segera mengerutkan keningnya
heran. Jelas ia mengetahui auranya bahkan ahli dewa puncak sekalipun tidak akan
bisa menghentikan Magic Aura Artnya. Namun monster Orc bernama Qimen ini mampu
membuatnya berhenti bahkan hanya dengan lambaian tangannya saja.
“Jangan coba- coba menggunakan aura apapun padaku! Kami
__ADS_1
bangsa Orc memiliki kelebihan yang tidak manusia sepertimu miliki. Sama seperti
bangsa Elf, Malaikat ataupun Demon, kami bangsa Orc dan Troll memiliki
kemampuan khusus kami sendiri.”
Usai berkata seperti itu, Qimen dengan cepat menjulurkan
tangannya kedepan, ia seolah memegang sesuatu dan kemudian ia menggerakkannya
dengan sangat lincah seolah ia sedang menggunakan senjata cambuk.
Namun apa yang membuat orang heran adalah, tidak ada angin
tidak ada hujan, tanah dan batu- batu disana tanpa disentuh segera terbelah
ataupun berlubang dengan dalam. Reynal juga tidak ketinggalan merasa bahwa
kekuatan monster yang satu ini cukup merepotkan.
“Jelas kekuatannya cukup lemah, namun kelebihan yang ia
miliki sungguh sangat merepotkan.” Salah satu pendekar bangsa Elf berseru cukup
keras.
“Apa yang kau katakan? Jika kau tidak mengetahui sesuatu
maka lebih baik diam. Apa yang mampu dimiliki oleh bangsa Orc yang jelek itu
dibandingkan bangsa malaikat kami!”
“Dibandingkan dengan manusia, mereka adalah mahkluk
rendahan. Kita bahkan memiliki kelebihan sementara mereka tidak. Hari ini
pertarungan 100 pendekar terkuat itu tidak lain hanya untuk membuat faksi
manusia kehilangan muka di dunia Soun”
Setelah melihat kelebihan dari bangsa Orc yang hebat, para
bangsa dan ras masing- masing mulai saling membalas kelebihan mereka pada yang
lainnya. Untunglah tidak ada faksi manusia selain Reynal yang ada disana. Sebab
jika ada maka mungkin ia akan menghadapi cacian dan hinaan dari seluruh bangsa
yang ada disana.
__ADS_1