
Pada umumnya harta berharga yang dimiliki oleh guild Black Undied lebih dari separuhnya adalah harta peningkatan kekuatan maupun harta kejahatan dan nafsu. Sisanya hanyalah senjata suci yang menurut Reynal telah usang dan sedikit rusak. Meski begitu masih ada beberapa pendekar yang ingin menukarnya dengan harta yang lebih berharga.
Begitulah pameran dari guild Black Undied, dari awal hingga akhirnya, Reynal tidak merasa ada sesuatu yang istimewa dari mereka sebab itu ia tidak lagi membuang waktu dan mulai Menyusun rencananya untuk mengambil harta berharga.
Tidak ada yang menyadari jika sebelumnya upaya Reynal berkeliling dan menyapa banyak orang adalah karena ia telah menempatkan banyak alat sihir pengintai di dalam guild Black Undied. Alat sihir pengintai itu dipadukan dengan sihir dan teknologi dengan bentuk yang sangat kecil sehingga para pendekar tidak akan bisa menemukannya dengan mudah.
Dengan pengintai tersebut Reynal dapat melihat kapan mereka akan menyimpan kembali harta berharga mereka pada tempatnya. Pada saat itulah saya akan mengerahkan banyak undied untuk merebutnya dari tangan para pendekar guild Black Undied, sementara ia akan berusaha untuk menahan para petinggi guild dan Hell Memoth sebanyak mungkin,
Reynal menyadari jika ini akan sangat beresiko. Jika Dead Eye ataupun anggota Hell Memoth mengetahui apa yang terjadi di dalam guildnya dan ia berusaha untuk mencegat mereka maka kemungkinan besar, Reynal akan dicurigai.
Setelah dicurigai, Reynal mungkin akan kehilangan banyak tugas dan ia akan sulit untuk kembali ke Akademi Beladiri. Namun jika rencana ini berhasil maka selain mendapatkan senjata berharga dan yang lainnya, Reynal akan membuat guild Black Undied merugi besar, pondasinya akan gayang dan akan mudah untuk mereka turun tingkat menjadi guild tingkat menengah.
Pada saat itu rencana kedua dari Reynal akan dimulai, ia akan lebih mudah untuk menyingkirkan Black Undied.
__ADS_1
“Dead Eye, apakah itu adalah barang berhargamu yang terakhir?” Reynal bertanya. Ia sebelumnya telah merasakan jika beberapa pendekar tingkat dewa mulai berjalan bersama dengan mengawal sebuah peti besar yang diduga sebagai tempat penyimpanan harta berharga pada pameran kali ini.
Dead Eye mengangguk, “Sayang sekali itu habis.”
“Sungguh sayang, padahal saya awalnya ingin menukar beberapa benda berharga saya untuk sebuah harta berharga yang unik. Saya kira Black Undied memiliki harta unik yang mampu membuat saya tertarik” Reynal berkata dengan akting kecewa.
Sang utusan dan beberapa petinggi Hell Memoth mengerutkan dahi, begitupula dengan Dead Eye. Mereka berpikir tujuan Reynal datang kemari hanya untuk itu.
Reynal menghela nafas pelan lalu mengeluarkan batu roh penyimpanan. Tidak lama sebuah benda mirip buku keluar dari sana. Buku itu bersampul biru dengan kondisi yang terlihat tua.
“Saya memiliki sebuah salinan tidak lengkap dari buku kuno disini” ucap Reynal tenang.
Meski begitu, seluruh pendekar yang hadir meledak dalam keterkejutan. Mereka sangat tidak menyangka jika Reynal memiliki hal berharga itu padanya. Mereka semua tahu apa itu buku kuno, itu adalah buku yang menjadi pondasi dasar bagi para kekaisaran saat ini.
__ADS_1
Perlu diketahui jika kekuatan Akademi maupun Hell Memoth saat ini telah jauh melampaui kekuatan kekaisaran Humanie. Namun apakah mereka berani melakukan serangan pada kekaisaran tersebut? Jawabannya adalah tidak.
Alasan dari itu adalah karena mereka memiliki sebuah buku kuno yang memberikan para pendekar kekaisaran sebuah teknik tingkat tinggi. Teknik tingkat tinggi mampu membuat seorang pendekar Dewa sekalipun dapat bertarung dengan pendekar dewa Bumi dengan berimbang. Jika itu dilakukan oleh pendekar Dewa Bumi maka setidaknya untuk saat ini Hell Memoth dan Akademi belum sanggup melawannya.
Wajah dari sang utusan sedikit suram menatap Reynal dengan tidak puas. Bahkan ketua Jacson memiliki ekspresi jelek diwajahnya, mengingat ia dan Halu King mengangkat Reynal menjadi wakil karena buku kuno itu.
Reynal menyadari perubahan wajah dari mereka, ia kemudian melanjutkan penjelasannya.
“Saya tahu anda semua memiliki banyak pertanyaan, dan salah satunya adalah mengapa jika saya memiliki buku kuno, saya tidak menyerahkannya pada guild Raja Nirwana karena telah menjadi wakil disana atau pun Hell Memoth.
Perlu diketahui, jika saya juga ingin melakukan hal seperti itu. Tapi sayang, buku ini sepertinya memiliki kehendak tersendiri. Setiap kali saya ingin memberikannya pada Hell Memoth atau guild Raja Nirwana, buku itu memunculkan tekanan yang kuat dan memaksa saya untuk menyerah.
Namun hari ini, buku kuno itu tidak memberikan tekanan pada saya ketika menawarkannya pada guild Black Undied, sebab itu saya yakin bahkan jika guild Raja Nirwana atau Hell Memoth yang memilikinya, mereka tidak akan bisa untuk mengendalikan buku ini”
__ADS_1