Dark Game

Dark Game
218. Guild Pisau Keramat 7


__ADS_3

Yubao dan ketiga petinggi Pisau Keramat baru saja ingin melakukan serangan pada Reynal dan lainnya harus terhenti akibat serangan balik yang dilakukan oleh dua penjaga Suci Akademi Beladiri. Selain itu serangan dari keduanya juga berada pada tingkat Semesta lapisan lima membuat sebagian besar pasukan guild Pisau Keramat yang berada pada kekuatan Galaksi tewas.


Yubao tidak menduga serangan tersebut berasal dari kedua penjaga Suci Akademi sebelumnya sehingga ia juga tidak sempat untuk membuat pelindung untuk dirinya. Akibatnya Yubao bersama dengan tiga pendekar Semesta lapisan Empat lainnya juga terkena serangan yang cukup melukai mereka.


“Kalian akan merasakan akibatnya setelah menyerang guild Pisau Keramat” teriak Yubao diiringi dengan ratusan pisau kecil yang membentuk sebuah sayap cukup besar dipunggungnya.


“Ketua Yubao berniat untuk serius, kita juga harus menyerang mereka dengan kekuatan penuh yang kita miliki.” Ucap Mengtian yang juga bersiap mengeluarkan jurusnya.


Yubao terlihat terbang dengan kedua sayapnya yang terbuat dari ratusan pisau kecil. “Ratusan Pisau Terbang” Yubao meneriakkan salah satu jurus terbaik yang ia miliki.

__ADS_1


Segera saja ratusan pisau terbang meluncur bebas dari kedua sayapnya menuju Reynal dan yang lainnya. Tidak mau kalah, Mengtian dan ketiga petinggi guild lainnya juga melakukan serangan terkuat yang mereka miliki. Bersamaan dengan itu, seluruh pendekar guild Pisau Keramat segera mengeluarkan serangan mereka.


Ratusan serangan tingkat tinggi mulai menghantam pelindung tingkat Semesta yang dibuat oleh Jack dan Luck sebelumnya.


“Kita tidak boleh diam saja seperti ini, apa kalian mau mati?!” tanpa disangka Parsi berlari maju kedepan berniat untuk mengeluarkan jurus pertahanan yang ia miliki.


“Parsi, kau tidak perlu khawatir... kekuatan mereka saat ini telah melemah. Aku tidak yakin serangan mereka akan menghancurkan pelindung ini” Reynal menyusul Parsi. Hampir saja tenaga dan energi Parsi terbuang sia- sia, beruntung Reynal dapat menghentikannya tepat waktu.


“Jangan, biarkan mereka munyerang kali ini. Aku ingin melihat rasa kecewa dan putus asa” ucap Reynal bak aktor antagonis pada sebuah Drama membuat Parsi dan kedua penjaga Akademi menggelengkan kepala. Mereka kadang heran dengan sikap Reynal yang sangat cepat berubah, kadang menjadi sangat baik kadang juga menjadi sangat sadis.

__ADS_1


Ratusan serangan dari seluruh anggota guild Pisau Keramat menghantam pelindung semesta membuat tanah disekitarnya bergetar hebat. Serangan tersebut juga membuat gumpalan asap hitam yang terbentuk akibat beberapa serangan yang ikut berbenturan satu sama lain.


Yubao tertawa senang, ia dengan penuh percaya diri mengatakan pada seluruh pasukannya bahwa Reynal dan ketiganya tidak berhasil menahan serangan mereka.


Kepercayaan diri Yubao bukanlah tidak berdasar, hal ini ia dapatkan sebab guild Pisau Keramat juga pernah berhasil membunuh pendekar Semesta lapisan lima dengan serangan gabungan mereka.


“Kalin cukup beruntung dapat merasakan serangan terkuat yang dimiliki oleh guild Pisau Keramat.” Ucap Yubao berniat untuk kembali pulang ke markas utama guild Pisau Keramat. Anggota guild yang lainnya ikut mengikuti Yubao meninggalkan lokasi pertarungan.


“Kita adakan pesta malam ini!” teriak Mengtian yang juga ikut bersama dengan Yubao yang diikuti teriakan gembira oleh para anggota guild lainnya.

__ADS_1


~~


Jangan lupa Vote dan Likenya untuk mendukung novel ini menjadi lebih baik lagi...


__ADS_2