
Ketua Remi beserta Parsi dan Fengtian yang menjadi tetua utama Akademi duduk dalam satu meja dalam ruang bawah rahasia.
Disebelah kanan dan kiri mereka juga terdapat beberapa wajah seperti Bruno yang merupakan ketua dari Akademi Pusat cabang Zein Kingdom serta Bella, ketua dari Akademi Beladiri Pusat Horsox Multie. Lalu terdapat dua orang lainnya yang juga merupakan perwakilan dari cabang Akademi Pusat.
Mereka bertujuh duduk sejajar sambil berhadapan dengan sepuluh sosok bertopeng dengan aura yang kuat merebak dari tubuh mereka. Jumlahnya sepuluh tidak kurang ataupun tidak lebih!
“Bagus, sangat bagus.. Mereka berani seperti itu pada kita! Lihat saja tindakan yang akan kita lakukan untuk membalas tekanan balik!” Ketua Remi tidak dapat menahan amarahnya ketika ia telah selesai mendengarkan penjelasan Parsi.
“Tenanglah!” ucap salah satu dari pendekar bertopeng. Aura yang keluar juga energi yang terkandung dalam ucapannya dapat dengan mudah menekan mereka bertujuh.
Satu kata, hanya satu kata yang keluar namun dapat menimbulkan zona dominasi absolut. Sepuluh pendekar tersebut semuanya berada pada tingkatan Dewa dengan yang terendah bahkan berada pada posisi setara atau bahkan lebih kuat dengan kekuatan Secret Toun.
__ADS_1
Mereka tidak lain adalah sepuluh legenda yang telah lama berlatih tanpa memperdulikan dunia luar. Mereka semua mendapatkan kekuatan yang luar biasa, terlebih Draco dan beberapa dari mereka yang sepertinya telah berada pada puncak tingkat Dewa yaitu puncak lapisan kelima.
“Mereka berani bertindak seperti ini karena merasa Akademi Beladiri tidak mampu menekan balik. Mereka mengira kita tidak memiliki pendekar Dewa satupun untuk bertahan.” Jawaban tersebut keluar begitu saja dari mulut Bruno yang terlihat pendiam.
Bella, dan kedua pendekar dari cabang akademi mengenal Bruno karena tidak pernah berbicar kini membuka suaranya dengan tiba- tiba. Namun bagi ketua Remi yang telah mengetahuinya tidaklah menampilkan isarat terkejut alih- alih tersenyum.
“Kita harus cepat bertindak! Lebih dari seratus murid perguruan kita pada Zein Kingdom dan Eternie Kingdom telah menghilang. Dan ini pasti berkaitan dengan mereka!”
Hanya mereka bertujuh yang mengetahui selain Reynal tentang kekuatan Legenda yang sebenarnya. Bahkan para murid perguruan dan akademi Beladiri dagang hanya mengetahui bahwa para legenda baru memasuki tingkat Dewa dalam beberapa bulan tanpa mengetahui tingkat kekuatannya.
“Sang legenda sekalian apakah kalian tidak memiliki solusi lain dalam masalah ini?!” Ketua Remi meminta dengan nada sopan dan rendah. Ia melirih satu persatu dari mereka dan terhenti ketika menatap Draco sang penyihir agung.
__ADS_1
Keheningan!
Selama beberapa saat tidak ada dari mereka yang berbicara seolah bibir atas merekka telah dipaku dengan paku beton yang besar.
“Baiklah kami akan turun menanganinya!" Ucap Draco kecil. Walau begitu suaranya begitu terdengar di sekitar mereka.
Draco kemudian menatap ketua Remi lalu Parsi lalu Fengtian lalu berurutan sampai sudut terakhir Bruno. Ia kemudian mengatakan pada semuanya pada para legenda mulai hari ini tidak lain bersembunyi.
Mereka ingin keluar dari bayang- bayang namun tetap menyembunyikan identitas. Mereka juga akan berpencar nantinya lalu mulai membalaskan dendam pada seluruh aliansi 4 Perguruan.
Ketua Remi membulat, ia dapat merasakan bau uang didalamnya. Ia kemudian mengusulkan untuk mengambil tawaran sebagai sandra lalu menukarnya dengan harta juga bagus.
__ADS_1
Tidak ada yang menolak dengan tawaran tersebut seolah membuktikan bahwa mereka juga setuju dengannya. Tak lama setelah itu mereka kembali berdiskusi hangat selama beberapa jam sampai akhirnya membuat kehebohan besar.