Dark Game

Dark Game
343


__ADS_3

“Misi? Misi apa?! malaikat Suci Dillon, sepengetahuan saya


jika seorang seperti anda ingin mengajukan misi maka tidak perlu untuk bertemu


langsung seperti ini. Anda hanya perlu mengirimkannya pada aula tugas dan akan


banyak orang yang akan mengerjakan misi untuk anda”


Pemipin Agung Hatari tidak bisa untuk curiga, jelas ia


mencium sesuatu pada tindakan Dillon. Umurnya yang telah mencapai ratusan tahun


serta pengalamannya yang tak terhitung membuatnya dengan mudah bahwa Dillon


tidak sederhana seperti yang terlihat.


“Ini tidak seperti itu, aula utama tidak akan menerima misi


yang saya ajukan!”


Dillon menggeleng pelan sambil tersenyum masam, ia mengingat


bahwa dirinya telah melakukan seperti yang dikatakan oleh Hatari namun hasilnya


berbeda. Setelah mengetahui isi misi yang diusulkan oleh Dillon, Malaikat Suci


Daisy yang merupakan pemimpin dari aula tugas segera menolak.


Kecurigaan Hatari kian meningkat setelah mendengarnya.  “Memangnya seperti apa misimu? Seperti yang


saya ketahui, Malaikat Daisy sangat mudah untuk urusan seperti itu, namun kau


dengan mudah ditolak? Sepertinya misimu tidak sederhana, bukan?”


Dillon mengangguk, “Memang betul, misi saya sedikit


berbahaya. Seperti ini, misi saya tidak lain adalah membunuh pembunuh dari


murid saya.”


“Tapi bagaimana bisa? Pembunuhnya belum diketahui kan?”


“Tidak, ia telah diketahui dan itu adalah pemimpin suci dari


Akademi Beladiri, Reynal.”


Hatari tidak bisa tidak terkejut. Ia telah mendengar bahwa


Nypmh, murid dari Dillon terbunuh bersama dengan Ling Shi Ze namun ia juga mendengar

__ADS_1


bahwa pembunuhnya tidak diketahui.


Ia tidak berharap bahwa sebenarnya beberapa pihak telah


menyembunyikan fakta bahwa pembuhnya telah diketahui.


“Lalu kau ingin mengusulkan misi seperti ini? wajar saja


Malaikat Suci Daisy tidak akan menerimanya. Lagipula sekarang ini para kuasa


menginginkan agar kita berfokus pada peningkatan kekuatan.”


“Tapi saya masih ingin, sebagai tuan dari Nymph saya sangat


terhina dengan tindakan pembunuh itu. setiap hari jika saya mengingatnya maka


harga diri saya seperti terinjak- injak. Kau juga harus melihat pemiliknya jika


ingin memukul anjing, bukan? Begitupula, pembunuh itu harus menerima


akibatnya!”


Mendengar tekad dari Dillon, Hatari menggelengkan kepalanya


pelan. “Kenapa kau perlu turun tangan untuk membunuhnya jika kau bisa hanya


menunggu kabar kematiannya saja? Kau mungkin sudah lupa bahwa yang terbunuh


kau yakin kuasa tidak akan bergerak untuk masalah ini?”


Dillon segera tersadar dengan ucapan Hatari. Ia menghina


dirinya bahwa telah berpikir pendek dan tidak memperhatikan bagian yang paling


penting. “Benar, untuk berpikir sebelumnya, saya kira terlalu naif. Kuasa tidak


akan berpangku tangan dan membuat masalah ini berlalu dengan mudah.”


Dillon segera menarik permintaannya pada Hatari. Ia tidak


lagi berniat untuk membalaskan dendam sebab ada orang lain yang juga ingin


membalaskan dendam pada orang yang sama. Dan orang ini merupakan seorang yang


lebih berpengaruh dan kuat daripadanya, bagaimana mungkin bisa gagal?


Setelah itu Dillon pamit dan kembali ke kediamannnya, ia


terlihat lebih tenang dan bahagia.

__ADS_1


Disisi lain, Hatari segera kembali pada tugasnya dan tidak


menyadari bahwa seorang telah memperhatikan mereka dalam gelap. Orang itu dari


awal telah mendengar semua percakapan antara Dillon dan Hatari. Ia bergerak


cepat, sampai anginpun tidak dapat menyamai kecepatannya.


 “Dillon ingin


mengambil kesempatan dalam kesempitan, ini tidak boleh dibiarkan! Tuan harus


mengetahui hal ini, jika ia berhasil maka satu- satunya orang yang beruntung


adalah dia.” Gumam pendekar tersebut.


Dillon dan Hatari tidak menyadari bahwa pembicaraan mereka


akan membuat mereka akan diberikan sudut berbahaya. Semuanya seperti bekerja


dalam kegelapan, hanya suara angin yang bersiul sana sini membuktikan keberangkatannya.


Disisi lain, terpisahkan oleh jarak lebih dari seribu mil


jauhnya, seorang pemuda berbaju putih membuka matanya denagn senyuman diwajah


yang mampu membuat bunga bermekaran dan bunga sakura bersemi.


“Akhirnya saya berhasil menjadi pendekar semesta yang kuat.


Dengan begini basis kekuatan saya telah kembali seperti dulu sebelum menjalani


pelatihan berat dari sepuluh legenda.” Sambil membersihkan pakaian putihnya


yang terlihat kotor ketika ia duduk bersilah ditanah.


Pemuda itu tidak lain adalah Reynal, selama lima hari penuh


ia berhasil menjadi pendekar semesta yang kuat. Energi dan tenaganya telah


bertransformasi menjadi lebih besar dan lebih kuat sepuluh kali lipat


dibandingkan pendekar pada umumnya.


Selain itu bentuk tubuhnya juga terlihat lebih berotot dan


menampilkan tubuh yang ideal sebagai seorang pria. Disebelahnya terdapat tiga


pendekar yang terlihat seperti undied. Mereka berdua tidak lain adalah Nymph

__ADS_1


dan dua undied dewa lainnya. Mereka bertiga telah tiba setelah sehari


perjalanan santai.


__ADS_2