Dark Game

Dark Game
43. Poppey vs Gara bagian 1


__ADS_3

Setelah peperangan berakhir, Poppey memilih untuk beristirahat dan memulihkan energinya. Walau saat ini ia telah menjadi salah satu kaisar sihir namun kemampuannya masih sangat rendah dari kaisar sihir lainnya.


Pemahamannya dalam bertarung juga masih sedikit, ia masih belum pandai memaksimalkan pemakaian energi yang ia keluarkan pada setiap serangan sihir. Pertarungannya melawan raja Horsox membuatnya harus memakai hampir seluruh energi sihirnya.


Raja Horsox memiliki kekuatan pada tingkat Semesta lapisan awal, dengan seluruh kemampuan yang ia miliki Poppey dapat mengalahkannya. Ia memilih untuk beristirahat pada tandu besar yang telah disediakan ketua Inso dan Cia untuknya.


Dalam pasukan besar yang ia pimpin, mereka berdualah yang memiliki talenta yang besar dari golongan kaum pendatang. Namun sifat mereka yang cenderung menjilat dan angkuh membuat perkembangan latihan dan kekuatan menjadi terganggu. Itulah sebabnya mereka berdua masih berada pada tingkat bulan lapisan akhir.


Cukup tenang Poppey rasakan, dalam beberapa jam energinya juga telah pulih seluruhnya. Salah satu kelebihan dari seorang kaisar sihir adalah mampu menyerap energi yang lebih besar dan pemulihannya yang cepat.

__ADS_1


Ketua Inso dan Cia mengatakan bahwa mereka akan singgah pada beberapa kota dan desa sekitar untuk memulai penaklukan. Poppey tidak menjawab, ia lebih cenderung tidak peduli dengan semuanya, ia kemari hanya memiliki satu tujuan yaitu mengalahkan pasukan kerajaan Horsox Multie.


Namun beberapa jam kemudian tandu yang membawanya terasa sedang berhenti, Poppey menduga jika pasukannya mendapat beberapa masalah kecil. Kedua ketua Guild besar berada di garis depan, tentulah masalah ini tidak cukup menyulitkan bagi mereka berdua.


Tidak disangka, beberapa gelombang energi cukup besar ia rasakan. Energi sihir lebih tepatnya, namun energi ini masih berkekuatan tingkat bulan lapisan akhir. Poppey menduga bahwa energi tersebut berasal dari Inso dan Cia.


“Aku harap tidak terjadi sesuatu yang merugikan kami....” perkataan Poppey terhenti ketika terjadi beberapa ledakan besar setingkat matahari awal.


Dari luar tandu yang melihat sosok pemuda yang masih sangat muda, ia memperkirakan bahwa pemuda tersebut belum memiliki umur diatas dua puluh tahun. Tetapi Poppey melihat bahwa kekuatannya bahkan diatas dari ketua Cia dan Inso.

__ADS_1


“Sepertinya aku melewatkan sesuatu” Poppey tersenyum kepada pemuda itu sambil mengeluarkan hawa pembunuh yang tajam. Ia juga memancarkan aura kaisar sihir miliknya sehingga dengan ketiga aura yang ia keluarkan dapat menetralkan tekanan besar yang saat ini masih menekannya.


Pemuda dihadapannya tidak lain adalah Gara, ia telah berhasil membunuh dua pertiga bagian dari pasukannya. Poppey melihat sekelilingnya, ribuan mayat tergeletak ditanah dengan lubang lubang besar.


Ledakan besar yang terjadi setara dengan tingkat Matahari awal, namun pemuda dihadapannya hanya memiliki kekuatan tingkat bulan akhir. Tidak mungkin ia melepaskan energi sebesar itu, Poppey menduga bahwa ini adalah jebakan mungkin saja terdapat beberapa orang yang bersembunyi dengan kekuatan yang lebih besar.


“Akhirnya kau keluar juga, aku telah lama menunggumu” ucap Gara dengan tatapan dingin.


“Terlambat yah? Kalau begitu aku akan membiarkan dirimu untuk lari sekarang juga. Aku tidak ingin melukai siapapun saat ini” ucap Poppey terlihat sombong.

__ADS_1


 


 


__ADS_2