Dark Game

Dark Game
69. Jendral Monster


__ADS_3

Reynal mengambil pedangnya bersiap untuk menyerang ketika ratusan monster Ular Cobra menerjang ketiganya. Jini sangat ketakutan, ia hanya dapat memegang bagian belakang baju Joni karena takut.


Joni juga merasa tekanan yang sama, ia mundur beberapa langkah membuat Reynal secara pennuh berada di depan mereka. Reynal merasa sangat kesulitan jika harus bertarung dengan monster sebanyak ini tanpa mengeluarkan kekuatan penuhnya.


Namun Joni dan Jini masih berada disana, ia tidak ingin menghancurkan penyamarannya dalam semalam saja. Reynal memilih untuk memakai ilmu pedang, ia menghunuskan pedangnya. Reynal menyuruh agar Joni dan Jini dapat membantunya ketika ia bertarung, mereka beruda menggangguk setuju.


“Pedang Dewa : Ratusan Pedang Menghujam Bumi” seketika Reynal membuat ratusan bayangan pedang dan mulai menerjang menyerang para monster. Serangan tingkat Bulan yang berasal dari buku ilmu pedang Dewa.


Monster prajurit tingkat bintang kebawah akan langsung tewas dengan serangan ini, sedangkan sebagian monster komandan mengalami luka cukup serius. Reynal tersenyum puas kemudian ia menggunakan jurus yang sama sebanyak 3 kali berturut turut.


Kekuatan monster berkurang banyak, tersisa beberapa monster komandan yang juga mengalami luka serius. Reynal memanfaatkan situasi ini, ia kemudian mengaktifkan salah satu jurus dari tarian pedang bernama Putaran Pedang, jurus ini membuat serangan Reynal sangat cepat.


Reynal seakan sedang menari berputar putar di tengah kepungan monster, serangan yang kuat tanpa membuat celah pertahanan terbuka membuat Reynal dapat menghabisi seluruh monster dalam lima tarikan nafas.

__ADS_1


Joni dan Jini dibuat kagum oleh permainan pedang Reynal, mereka tidak menyangka akan bertemu dengan calon master pedang. Reynal belum menyarungkan pedangnya, ia masih menjaga posisi dan sikap kuda kuda miliknya.


“Rey sudahlah, disini sudah tidak ada monster” ucap Jini mendekati Reynal. Namun setelah ia berjalan beberapa meter dari tempatnya guncangan besar kembali terjadi.


“Joni lindungi Jini, aku akan berjaga di baris depan” Reynal memberikan tekanan pedang tumpul pada Jini membuat perempuan itu terdorong beberapa meter kebelakang, tujuannya adalah mempersempit jarak antara Joni dan Jini.


Monster ular Cobra kembali muncul, berbeda dengan sebelumnya saat ini hanya muncul tiga monster dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari ratusan monster sebelumnya.


“Monster Jendral Ular Cobra tingkat Matahari lapisan Awal” teriak Reynal kepada kedua temannya dibelakang.


“Baiklah aku serahkan satu padamu, cobalah untuk bertahan selama mungkin. Aku tidak dapat menahan ketiganya sekaligus” ucap Reynal yang kini maju melesat menggunakan jurus pedang menari.


“Akan ku coba” Joni melepaskan bidikannya, anak panah yang ia lepaskan sebelumnya telah diberikan semacam jenis racun tingkat rendah.

__ADS_1


Serangan Joni mengenai bagian mata monster, dengan cepat monster itu menyerang Joni dan Jini dengan sangat marah. Gerakan yang terlalu cepat membuat Jini sang penyembuh yang memiliki kelemahan dalam menghindar dan bertahan kerepotan.


Jini dan Joni terpisah ketika serangan pertama monster Ular Cobra, merasa diatas angin monster dengan santainya mengacuhkan serangan panah Joni dan terus mengejar Jini.


Akibatnya Jini mengalami beberapa luka akibat serangan Ular Cobra, untunglah ia masih memiliki banyak energi untuk menyebuhkan dirinya sendiri.


“Panah sang Dewi” sebuah serangan panah milik Joni mengenai bagian vital Ular Cobra saat sedang menyerang Jini. Ular Cobra mendesis keras, pandangannya berubah menjadi sedikit lebih tajam dan mulai merubah haluannya menyerang Joni.


Serangan ular itu kini beralih padanya, sedangkan energinya telah habis ia gunakan untuk memberikan serangan terakhir pada ular. Joni hanya memiliki kesempatan untuk terus menghindar sampai Reynal selesai membunuh kedua monster ular lainnya.


~~


**Note ( monster cenderung lebih lemah, walau manusia terpaut 2 sampai 5 level dari monster namun kemungkinan manusia tersebut dapat membunuhnya sebab monster tidak terlalu memiliki kecerdasan. Namun itu berbeda ketika melawan monster dengan tingkat kecerdasan yang tinggi sepeti Monster Ular Cobra, jadi jangan pernah main ke gurun pasir jika tidak didampingi oleh ahli :v)

__ADS_1


Terus dukung novel Dark Game dengan cara klik tombol like dan favorit yah**


__ADS_2