
Guild Black Undied yang biasanya sangat tertutup dan memancarkan aura kematian yang padat kini telah berubah menjadi tempat yang sangat ramai dan penuh keceriaan. Bagaimana tidak, bukan hanya seluruh guild dibawah naungan Hell Memoth yang diundang, mereka juga mengundang kekaisaran- kekaisaran besar.
Reynal bersama dengan 3 muridnya dan 7 bawahannya mulai memasuki guild Black Undied yang nampak ramai. Seperti biasa, Reynal memasang wajah senyum dan ramah pada setiap pendekar yang ia temui disana. Ia juga berkeliling bersama dengan para bawahannya dan mulai menyapa rekan- rekan ‘bisnisnya’ disana.
Ia juga tidak sengaja melihat kelompok guild Raja Nirwana yang dipimpin oleh ketua Jacson dan Wakil Chayton. Ia menyapa mereka dan menanyakan kabar guild raja Nirwana sebagai basa- basi.
Setelah itu ia baru berkumpul dengan rombongan guild Hell Memoth yang telah tiba lebih dahulu. Disana telah berjejer rapi mulai dari para pendekar Dewa lapisan awal hingga dewa lapisan 5. Tidak lupa 3 sosok pendekar dewa Bumi yang memimpin mereka.
“Wakil Yin, anda terlambat!” Kuasa Mutlak Black Dangger seperti biasa berusaha bersikap ramah padanya.
“Maafkan saya! Saya terlalu menikmati suasana seperti ini sehingga lupa waktu ketika berkeliling” Reynal menjawab sambil nyengir kuda.
“Cepat duduk! Pameran akan segera dimulai.” Berbeda dengan Black Dangger, kuasa Mutlak Black Undied bersikap dingin dan memerintah.
Reynal sedikit tidak senang dengan itu namun ia tidak memperlihatkannya, Reynal tersenyum tipis dan segera mengambil tempat duduknya paling depan sejajar dengan kuasa mutlak yang lainnya.
__ADS_1
Pameran dimulai, Dead Eye, ketua guild Black Undied naik ke panggung yang sangat besar. Ia membuka pamerannya dan mulai memandu para penonton dan hadirin yang ada disana dengan barang- barangnya.
Sama dengan aturan lelang, pameran biasanya disajikan satu persatu atau berkelompok. Lalu kemudian pembawa acaranya akan menjelaskan kegunaan dan manfaat dari barang tersebut. Setelah itu pembawa acara dapat mengajukan tawaran kepada para penonton.
Siapapun dapat menukar barang tersebut dengan barang lainnya yang sama berharga. Namun tidak semua barang akan di lakukan pertukaran, biasanya hanya barang yang tidak dipakai atau barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan guild yang biasanya di pertukarkan.
Singkat cerita, sesi pameran pertama dimulai. Terdapat 15 pendekar wanita dengan kulit pucat memasuki panggung pameran. Dibelakang mereka diikuti oleh 15 orang pendekar pria yang memiliki kekuatan lumayan.
Dead Eye tersenyum lalu berkata, “Hadirin sekalian, tempat pertama ini adalah barang berharga sekaligus barang istimewa yang dimiliki oleh guild Black Undied. DIhadapan kalian, telah terdapat 15 pendekar wanita yang sangat cantik. Kecantikannya sangat luar biasa dengan kekuatan yang telah mencapai tingkat Dewa lapisan awal.”
“Mereka disebut sebagai Gadis Penghibur Malam! Mereka adalah gadis- gadis pendekar berbakat yang telah dijadikan pasukan undied oleh salah satu tetua besar kami bertahun- tahun yang lalu. Kegunaan dan manfaat dari mereka adalah mereka dapat dijadikan sebagai alat penghibur diri bagi kalian semua. Dengan setiap melakukan akan mendapatkan tambahan kekuatan atau energi yang sangat besar. Kami biasanya menggunakan mereka ketika sedang dalam peperangan yang lama dan membutuhkan pasokan energi yang besar!”
Pandangan Reynal sedikit menggelap ketika mendengarkan penjelasan Dead Eye. Ia sangat tidak menyukai kekejaman seperti itu. Sangat jelas jika kelima belas gadis undied itu dulunya adalah seorang wanita berbakat, mereka terpaksa dikorbankan hanya untuk pemuasan nafsu dan manfaat jangka pendek.
“Ketua Dead Eye, hartamu itu sangat istimewa, saya merasa sangat cocok untukku. Tapi saya dapat melihat jika kelima belas gadis itu tidak sederhana. Saya penasaran apakah Ketua dapat menyebutkan latar belakang mereka.” Seorang lelaki tua yang tengah meneteskan air liurnya melihat para gadis undied itu bertanya.
__ADS_1
“Hahaha, mata anda sungguh sangat tajam. Mereka memang tidak sederhana, masing- masing dari mereka memiliki kondisi tubuh kultivasi, tetua kami mengetahui keberadaan mereka di dalam Agama Light Hall. Tetua kami jugalah yang membawa mereka pergi dari sana dan menjadikannya seperti ini. Jika saya tidak salah maka mereka dulunya disebut sebagai Gadis Suci oleh Light Hall. Untungnya saat itu Light Hall telah sangat melemah sehingga tetua kami dapat segera mengambil mereka”
Dead Eye berkata dengan puas, ia sedikit bangga dengan prestasi tetua besarnya.
Pria tua itu mengangguk puas “Baiklah, apakah anda ingin menukarnya? Kebetulan saya memiliki beberapa barang berharga disini!”
“Oh, saya memang ingin menukarnya, saya ingin menukarnya dengan sebuah senjata saint kualitas tinggi” ucap Dead Eye.
“Hm! Baik kalau begitu” Pria tua itu mengangguk setuju, ia tertawa nafsu melihat kelima belas undied gadis diatas panggung.
Setelah itu, para pria mulai membawa kembali para gadis undied turun dari panggung dan menyerahkannya pada pria tua.
“Ketua Dead Eye, saya juga ingin memesan sebuah kamar istimewa. Saya tidak sabar untuk menikmati mereka” Pria tua itu menjilat bibirnya.
“Baiklah!” Dead Eye tersenyum setuju.
__ADS_1
Reynal sedikit menahan melihat kejadian seperti itu. Ia sangat tidak menyangka jika seorang pria tua yang hampir mati masih saja memiliki nafsu sebesar gunung.
Setelah itu pameran kembali berlanjut.