
“Hahaha, ternyata di Akademi Beladiri terdapat seorang pendekar yang mampu menandingi kekuatanku”
“Kau belum melihat kekuatan sebenarnya dari Akademi Beladiri, sungguh kau telah melakukan hal yang bodoh” tetua Xian Tian segera melancarkan serangan andalannya untuk yang kedua kalinya.
Serangan tersebut kembali dibalas oleh serangan Paus Berdarah yang dikuasai oleh tabib Mo. Merasa pertarungan jarak jauh tidak cukup untuk menumbangkan musuhnya itu membuat tetua Xian Tian berniat untuk melakukan serangan jarak dekat.
Kemampuannya dalam bertarung jarak dekat dapat dikatakan lebih baik sebab ia merupakan pendekar yang menguasai ilmu lancer atau tombak. Tetua Xian Tian segera menusukkan tombak pusakanya yang merupakan senjata tingkat Artefak pada tabib Mo.
“Terimalah ini” Tetua Xian Tian mengalirkan energinya cukup besar pada ujung tombak yang mana membuat serangannya lebih kuat dan lebih cepat. ia memperkirakan serangannya tidak akan mampu untuk diatasi oleh Tabib Mo namun faktanya membuat dirinya harus terpental beberapa meter.
Tabib Mo ternyata mampu menahan serangan dari tetua Xian karena memiliki senjata pertahanan yang berbentuk seperti sebuah kaus tangan yang terbuat dari sebuah bahan yang memiliki ketahanan melebihi baja dan tembaga sekalipun.
Tidak sampai disana, kini giliran tabib Mo yang menerjang kearah tetua Xian Tian, tetua Mo menggunakan sebuah jurus tangan yang sangat cepat membuat tetua Xian Tian tidak dapat menghindarinya.
Serangan tabib Mo mengenai beberapa bagian tubuh dari tetua Xian Tian, serangan tersebut tidak lain bernama Jari Surf membuat tubuh dari tetua Xian tidak dapat ia gerakkan.
__ADS_1
“Jari Surf” sebuah jurus tangan yang mengandalkan kelincahan dan kekuatan jari untuk mengunci peredaran darah, peredarah oksigen maupun predaran energi pada tubuh seseorang. Serangan ini membuat seseorang yang terkena serangannya tidak dapat menggerakkan tubuhnya walau dipaksa sekalipun.
“Manajer Bella, kami butuh bantuanmu” tetua Xian segera mengirimkan telepati pada Manajer Bella yang baru saja menyelesaikan serangannya.
Mendapat pesan dari tetua Xian membuat Manajer Bella segera bergerak cepat menuju lokasi yang telah disebutkan, namun naas baginya ketika ia sampai disana tetua Xian Tian telah berada dalam kondisi kritis akibat tabib Mo yang menggunakan serangan Paus darah padanya berulangkali.
“Berani sekali berbuat seperti ini pada salah satu tetua tinggi Akademi Beladiri, kau akan merasakan akibatnya”
Manajer Bella segera melepaskan panah apinya pada tabib Mo, tetapi Tabib Mo dapat menghindarinya dengan mudah.
“Paus Darah”
“Panah Dewi Arthemis”
Dua serangan besar kembali beradu di udara. Tidak seperti sebelumnya, serangan tabib Mo kali ini mulai melemah sebab energi yang ia miliki telah terkuras habis dengan melawan tetua Xian Serangan paus Darah dari tabib Mo dapat dikalahkan oleh panah manajer Bella.
__ADS_1
Tabib Mo tidak dapat menghindarinya dengan cepat sehingga ia terkena panah tersebut pada bagian tangannya. Namun suatu hal yang wajar bagi seorang tabib seperti dirinya, ia dapat memulihkan lukanya dalam waktu yang singkat dengan ilmu pengobatan yang ia miliki.
“Kau cukup hebat dalam ilmu pengobatan, lukamu yang sebelumnya cukup parah namun kini hilang tak berbekas.”
“Kau tidak boleh meragukan kekuatan dari seorang penatua keluarga Farma, ingatlah itu” tabib Mo bergerak menyerang Manajer Bella menggunakan serangan Jari Surf yang ia kuasai.
“Kalau begitu kau juga tidak boleh meragukan kekuatan dari pemimpin Cabang Akademi Beladiri” Manajer Bella kembali mengaktifkan sebuah kertas Jimat tingkat Semesta. Berbeda dari sebelumnya, kertas jimat yang ia aktifkan kali ini adalah bentuk penyegelan.
Tabib Mo tidak dapat menghindari kekuatan penyegelan dari kertas jimat tingkat Semesta sehingga ia dengan mudah tersegel didalamnya.
Manajer Bella tentu tidak ingin membunuh tabib Mo begitu saja setelah ia melihat jurus Jari Surf dan kekuatan pengobatan yang sangat hebat. Terlebih dirinya mendapatkan permintaan dari Manajer Bruno untuk membawakannya tabib Mo hidup- hidup ke Zein Kingdom setelah masalah tersebut selesai ditangani.
Dengan tersegelnya tabib Mo membuat seluruh pasukan dan pendekar dari Keluarga Farma menyerahkan diri mereka, seluruh pasukan Farma yang tersisa tidak lebih dari lima ratus orang pendekar tingkat Bulan dan dua pendekar Galaksi lainnya.
~~
__ADS_1