Dark Game

Dark Game
144


__ADS_3

“Apa?!” Kaisar Humanie berdiri karena terkejut melihat formasi unik milik keluarga kekaisarannya.


Ia melemparkan pandangannya kepada para tetua dengan sangat marah. “Siapa yang sebenarnya melakukan ini? Saya bahkan tidak pernah berhubungan dengan Hell Memoth” Ia berteriak marah.


Reynal hanya tersenyum tipis, ia berharap masalah ini akan membawa Hell Memoth dan Kekaisaran Humanie pecah dalam perang. Saat itu Akademi Beladiri akan mendapatkan keuntungan yang besar sekali lagi.


Kaisar Humanie tentu tidak dapat kembali pada kata- katanya, sangat jelas jika ia menolak memberikan Hell Memoth kompensasi maka Sang Utusan yang dari tadi menahan amarahnya tidak lagi bersikap rasional dan mulai menyerang.


Dengan kekuatan dan bantuan dari jurus- jurus buku kuno, memungkinkan dirinya menjadi sedikit lebih lemah dari sang utusan. Namun sang utusan membawa 2 kuasa mutlak bersamanya, yang mana satu diantara mereka adalah seorang pendekar dewa bumi. Posisinya saat ini juga sangat sulit.


Dengan wajah kesal, Kaisar Humanie memerintahkan seorang tetua mengurusnya. Ia kemudian pergi tanpa pamit karena telah kehilangan banyak wajah kali ini. Tentu saja ia memanggil beberapa orang tetua yang ia curigai terkait dalam masalah ini.


Harta kekayaan dan sumber daya yang menjadi yayasan bagi Hell Memoth sebenarnya jauh lebih rendah daripada pembendaharaan kekaisaran. Hell Memoth hanya berdiri beberapa tahun sebelum Reynal datang di dunia Soun.


Namun sejarah kekaisaran Humanie, sangat jauh kebelakang, itu hampir berdiri seribu tahun tak tergantikan. Sebab itu akumulasi kekayaan mereka bahkan Akademi beladiri tidak dapat membandingkan.

__ADS_1


Meski begitu ketika tetua itu mendengar jumlah yang diminta oleh Hell Memoth, ia tidak dapat untuk tidak berteriak kaget. Jelas kekayaan seperti itu bahkan untuk kekaisaran sangatlah besar.


“Hmph! Apa kau akan menepati ucapanmu atau tidak?” Black Dangger mendengus dingin.


Tetua itu walau terkejut,  ia tetap mengambil sejumlah harta yang disebutkan oleh Hell Memoth. sekitar 1/10 harta kekayaan kekaisaran dibawa oleh Hell Memoth hari itu.


Setelah itu sang utusan bersama dengan Reynal dan Black Dangger kembali membawa Black Undied untuk diadili.


“Black Undied, kejahatanmu sangat besar. Kami bahkan hampir kehilangan pondasi dan sumber daya, Jika saya tidak menghukummu dengan berat maka itu akan sangat tidak adil bagi yang lainnya” Sang utusan berkata dengan tegas dihadapan para petinggi Hell Memoth.


Wajah Reynal sedikit semangat, ia tahu Black Undied akan mendapatkan hukuman seperti itu sebab ialah yang menyarankannya pada Sang Utusan. Hukuman ini jelas bukan hanya membuat jarak antara Hell Memoth dan Black Undied, itu juga akan menimbulkan benih- benih kebencian pada setiap anggota guild Black Undied.


Setelah itu sang utusan memberikan banyak kertas jimat berwarna hitam kepada Black Dangger, “Kertas jimat ini akan berubah menjadi penjara dan menghalangi kekuatan mereka diaktifkan. Berikan pada Dead Eye dan tetua tinggi Black Undied lainnya”


Sang utusan kemudian pergi dan mengatakan jika ia akan pergi meningkatkan kekuatannya untuk beberapa bulan kedepan. Reynal mendengarnya sangat senang, ia tahu bahwa sang utusan menerima kejutan yang buruk bertubi- tubi dan membuat kekuatannya goyah. Ia mungkin saja akan menderita dan membuat kekuatannya tidak lagi dapat meningkat selamanya.

__ADS_1


Namun tentu saja sebelum ia memutuskan untuk berlatih, ia memberikan seluruh tanggung jawabnya pada Reynal dan Black Dangger. Juga mengatakan untuk tidak membuat masalah yang tidak perlu dan mengganggu Akademi Beladiri untuk saat ini selama mereka tidak menyerang Hell Memoth secara besar- besaran.


Tidak butuh waktu lama bagi Black Dangger untuk memberikan siksaan pada Dead Eye dan anggota senior di dalam guild Black Undied. Kemudian ia mengumumkan akan menjadi Black Undied budak selama 10 tahun kedepan.


Segera saja banyak guild kecil dan menengah mendapat pemberitahuan ini bergegas, mereka bisa mendapatkan para pendekar dewa lapisan 3 dan 4 sebagai budak adalah hal yang luar biasa. Tentu saja mereka juga harus membayar setiap budak yang mereka inginkan.


Dalam beberapa hari, 50 pendekar dewa Black Undied telah habis di ambil oleh guild kecil dan menengah sebagai budak. Hanya tersisa 5 pendekar dewa yang merupakan tetua tinggi dan Dead Eye.


Mereka segera dikirim ke dalam masing- masing guild besar dan kerajaan Night untuk menjadi pekerja  kasar disana. Reynal mendapatkan Ketua Dead Eye dan Black Undied menjadi budaknya dalam kerajaan Night.


Di sisi lain, Akademi Beladiri akhirnya menguasai lebih dari sepertiga kerajaan Night. Hal ini membuat para guild besar menjadi khawatir. Karena Hell Memoth memutuskan untuk tidak ikut campur sementara waktu, membuat mereka harus bertindak sendiri.


Namun tepat ketika mereka ingin bersatu, Rumah Bunga Tidur yang misterius segera diserang oleh Akademi Beladiri. Dalam waktu sehari, mereka telah menderita dan dipaksa menjadi bawahan Akademi Beladiri.


Para guild lainnya segera menjadi khawatir, mereka takut jika nasib mereka akan segera mengikuti Rumah Bunga Tidur.

__ADS_1


__ADS_2