Dark Game

Dark Game
14. Seleksi Awal


__ADS_3

Draco telah berhasil menyembuhkan Sindo berkat bunga Anggrek Ungu yang dibawa oleh Gara kemarin. Ia masih harus banyak beristirahat untuk memulihkan kekuatannya. Sementara itu Gara masih memilih untuk berbincang dengan para legenda yang telah dibangkitkan.


“Bagaimana langkah kita selanjutnya mengenai masalah ini?” Gara meminta saran, ia bingung harus bagaimana lagi. Sepuluh legenda pasti memiliki saran untuk masalah ini, mereka pernah hidup 1000 tahun dengan berbagai masalah yang ada.


“Untuk saat ini kekuatan kita belum cukup untuk melawan mereka. Kita harus memastikan bahwa tidak akan ada yang mengetahui bahwa kita yang telah menghancurkan rencana mereka.”


“Betul, untuk masalah itu serahkan saja padaku. Kalian fokus saja untuk melatih dan berjuang untuk memenangkan pertandingan kota Awan.” Draco telah mempelajari sihir perlindungan yang sangat langkah.


Sihir ini akan digabungkan oleh milik Destian membuat siapapun yang memiliki hati yang jahat tidak akan pernah melihat desa ini. Membatasi diri dari dunia luar untuk memperkuat pertahanan.


Satu masalah telah selesai, tinggal masalah pertandingan kota Awan. Pertandingannya akan dimulai minggu depan dan desa Air Biru belum sempat menyiapkan persiapan yang matang. Gara belum menunjuk perwakilan yang akan bersamanya mewakili desa Air Biru dan Akademi Beladiri.


“Saya ingin mengetahui sepuluh orang terhebat yang dimiliki oleh Akademi Beladiri. Mereka akan ditunjuk menjadi perwakilan dari desa ini, dan semua pelatihan mereka akan langsung berada di bawah pengawasan kalian para legenda.” Ucap Gara


Setelah rapat penting itu, mereka bergegas menuju ke Akademi Beladiri. Gara terkejut dengan perubahan besar yang terjadi. Ia tidak mengira bahwa perkembangan Akademi begitu cepat, terlebih beberapa anggota berasal dari luar desa Air Biru.


Seluruh murid dan para guru memberi salam dan hormat kepada rombongan Gara. Tidak ada yang tidak mengetahui sepak terjang mereka sebab itu dibuatkan patung mereka yang terbuat dari emas dihalaman utama Akademi.

__ADS_1


Gara memerintahkan seluruh murid dan para guru berkumpul, ia ingin menyampaikan berita besar. Tidak perlu waktu lama seluruh murid dan guru telah berkumpul, mereka menerka- nerka informasi yang ingin disampaikan pemimpin Akademi.


“Seperti yang telah kalian ketahui pertandingan kota Awan akan dimulai minggu depan. Untuk itu saya akan menunjuk sepuluh perwakilan Akademi Beladiri pada pertandingan kota Awan.” Pernyataan Gara membuat seluruh murid bersorak ramai, mereka telah menunggu kesempatan untuk memberikan kontribusi kepada desa dan akademi. Adapula yang ingin sekedar menunjukkan kekuatannya dihadapan para guru.


“Untuk itu seleksi akan diadakan esok hari, saya harap para murid dapat menyiapkan seluruh kekuatan maksimalnya dalam seleksi esok.” Setelah memberikan informasi, Gara menyerahkan sepenuhnya kepada sepuluh legenda yang akan menjadi kordinator setiap kelas kekuatan.


Lapangan utama Akademi telah penuh sesak oleh para peserta, guru serta warga desa yang ingin melihat seleksi hari ini. Gara akan menjadi juri utama beserta sepuluh legenda, juga Sindo yang merupakan kepala desa Air Biru.


Master Astro yang merupakan salah satu guru baru bertalenta akan menjadi wasit dalam seleksi. Para peserta akan saling bertanding dengan kekuatannya dan strategi. Setiap peserta akan mendapatkan 3 kali kesempatan bertanding dan hanya mereka yang memenangkan seluruh pertandingan atau memiliki poin tinggi yang akan menjadi pemenangnya.


Perwakilan Asasint bernama Marco mengeluarkan teknik andalannya bernama Pembunuh Setan. Sebuah tanduk muncul pada wajah Marco, dengan cepat ia melesat kearah perwakilan Rider yang berada tidak jauh didepannya.


Gara terkejut ketika Marco berhasil mengendalikan salah satu teknik asasin tingkat tinggi. Pembunuh Setan akan meningkatkan kekuatan, kecepatan, kelincahan dan kepekaan penggunanya.


Namun nampaknya bukan hanya Marco yang memiliki teknik andalan, perwakilan Rider mengaktifkan sebuah teknik yang baru pertama kali dilihat oleh Gara. Ia memanggil seekor Gajah besar lengkap dengan zirah dan berbagai senjata diatasnya.


Ia mengendari gajah dan menunggu serangan Marco. Kedua kekuatan saling berbenturan, perwakilan Rider nampak terjatuh dari tunggangannya setelah berhasil menangkis serangan Marco. Melihat lawannya terjatuh keluar arena, ia tersenyum kemenangan.

__ADS_1


Ia tidak menyangka dapat menjatuhkan lawannya sebab kekuatan mereka hampir sama dan lawannya memiliki pertahanan yang cukup kuat. Gara bertepuk tangan sebab pertandingan pertama yang ia saksikan membuatnya takjub.


Ia yakin sepuluh tahun kedepan Akademi Beladiri akan melahirkan puluhan ksatria hebat yang tidak akan kalah dengan sepuluh legenda. Beberapa pertandingan selanjutnya menampilkan kekuatan para murid penguasaan tingkat dasar.


~~


Putaran pertama telah selesai, menyisakan empat puluh orang murid. Perwakilan kelas Pedang dan Elemen menjadi kelas yang memiliki perwakilan terbanyak lalu disusul oleh kelas Mage dan Archer.


Selanjutnya pertandingan dilanjutkan oleh putaran kedua, dalam putaran ini seluruh peserta akan berdiri di tengah arena dan menerima serangan dari para dewan juri.


Putaran ini akan menyisakan setengah dari jumlah awal, mereka yang bertahan dari serangan akan lolos pada tahap berikutnya.


Setelah membacakan peraturan lomba, mereka semua mengambil posisi mereka masing masing. Gara tersenyum melihat potensi besar kemenangannya dalam pertandingan kota Awan.


Sejujurnya ia melaksanakan seleksi seperti ini adalah selain mendapatkan yang terkuat mereka juga telah dilatih dan diberikan pengalaman dalam pertandingan. Seluruh putaran telah disesuaikan sehingga akan sama dengan oertandingan kota Awan nantinya.


 

__ADS_1


__ADS_2