
Jacson tidak sedikitpun takut dengan tetua
dari Black Undied. Ia bahkan memandang jijik ke lima undied yang ia bangkitkan
sambil berkata “Untuk membangkitkan undied dewa sebanyak ini pasti memerlukan
energi yang besar. Saya akan melihat sampai mana anda dapat memainkan permainan
ini”
Usai berkata seperti itu, Jacson segera
berlari dengan kecepatan yang ia miliki. Para pendekar segera melihat Jacson
menghilang dari tempatnya karena kecepatan yang dimiliki oleh Jacson sangat
cepat.
Tetua Black Undied tidak menduga kecepatan Jacson
seperti itu, sebelum ia berhasil membuat kelima undied dewa miliknya waspada,
Jacson telah berhasil berdiri di depan salah satu undied dewa miliknya.
Dengan tombak ditangannya, Jacson segera
menusuk perut, dada, leher lalu kepala dengan ganas. Setelah itu ia memotong-
motong undied dewa menjadi potongan kecil.
Para pendekar di bawah arena segera merasa
dingin dan menggigil di belakang punggung mereka. Mereka membayangkan jika
undied tersebut merupakan pendekar dewa yang hidup atau mereka maka mungkin
mereka akan mengalami kematian yang sangat menyakitkan.
Tidak sampai disana, Jacson sekali lagi
bergerak dengan cepat dan kembali menusuk undied lainnya. tetua dari guild
Black Undied menjadi sangat kesal, ia belum membuat undiednya siap namun Jacson
telah berhasil membunuh 2.
Apa yang membuatnya tambah kesal adalah Jacson membuat kedua undiednya
sangat tragis dan kecepatan pemulihannya akan sangat lambat. Jika Jacson dapat
__ADS_1
membunuh undied lainnya maka kekuatan dari lawannya akan sangat berkurang.
Jacson menuju pada undied sasarannya yang
ketiga. Namun seperti yang ia duga, ketiga Undied telah bersiap dan menujukkan
perlawanan padanya. Mereka segera mengelilingi Jacson dan menyerang dengan
bersamaan.
“Ayo maju! Akan saya buat kalian menderita!”
teriak Jacson.
Jacson dengan mudah melewatkan serangan dari 3
undied dewa milik lawannya. Karena kecepatannya yang terlalu besar membuat
pertarungan sangat tidak seimbang. Jacson awalnya ingin bermain sedikit namun
setelah beberapa putaran 2 undied dewa akan segera pulih.
Ia memilih untuk menghabisi pertarungan dengan
cepat. Jacson segera melepaskan aura raja yang ia miliki membuat undied dewa
seolah terdiam beberapa detik karena merasakan tekanan yang kuat dari aura
Pemilik dari 5 undied juga merasakan kekuatan
dari aura raja membuat hatinya menjadi sangat takut. Ia bersama dengan
undiednya tertekan oleh aura yang kuat.
Jacson segera memainkan tombaknya. Ia melapisi
aura raja pada bilah tombak membuat senjatanya mampu sedikit membuat riak atau fluktuasi
ruang kecil. Serangan Jacson menjadi lebih cepat, tombaknya menusuk sebanyak 9
kali pada undied dewa dan 1 kali pada pemilik undied.
Jacson juga segera memotong tubuh undied
menjadi kecil sehingga sulit untuk pulih sedangkan lawannya yang membangkitkan
undied kini menderita cedera serius pada bagian perutnya akibat tusukan tombak
Jacson.
__ADS_1
Anggota guild Black Undied menjerit dan marah
melihat Jacson melukai dan hampir membunuh anggota guild mereka. Namun mereka
juga takut jika Jacson akan kehilangan akal dan segera berlari turun dan
menusuk mereka.
Sebab itu para tetua guild Black Undied hanya
berani mengadu pada ketua guild mereka, Eye Die.
“Kalian semua, ketua Jacson tidak bersalah.
Dalam hal ini ia hanya bertindak sebagai seorang pendekar diatas arena. Kalian
harus tahu jika cedera atau bahkan kematian selalu membayangi para pendekar
ketika bertarung, itu sebabnya sebelum bertarung pastikan lebih dulu kekuatan
kalian cukup untuk menghadapi musuh. Jika kalian bahkan tidak mengetahui
batasan yang kalian miliki maka nasib yang akan kalian hadapi mungkin lebih
buruk dari kali ini” ucap Eye Die.
Banyak pendekar dari guild lainnya juga
mendengar ucapan Eye Die mengangguk pelan. Mereka sedikit menyetujui perkataan
Eye Die. Namun Jacson, Scorpion Blue dan ketua guild besar lainnya mengetahui
maksud dari Eye Die dengan benar.
Sekilas Eye Die membantu memberikan penjelasan
pada anggota guildnya juga memihak pada Jacson namun sebenarnya ia sedang
memperingatkan pada setipa anggota guild Black Undied untuk berusaha membunuh
dan memenangkan partarungan apapun yang terjadi.
Eye Die juga mengatakan bahwa mereka tidak
boleh bertarung dengan pendekar lapisan puncak karena guild Black Undied hanya
mempunyai dirinya sebagai pendekar puncak.
Black Dangger mengumumkan Jacson sebagai
__ADS_1
pemenang sekaligus menjadi pendekar terkuat grup 1. Black Dangger juga memulai
pertarungan yang kedua.