Dark Game

Dark Game
439


__ADS_3

Jacson tidak sedikitpun takut dengan tetua


dari Black Undied. Ia bahkan memandang jijik ke lima undied yang ia bangkitkan


sambil berkata “Untuk membangkitkan undied dewa sebanyak ini pasti memerlukan


energi yang besar. Saya akan melihat sampai mana anda dapat memainkan permainan


ini”


Usai berkata seperti itu, Jacson segera


berlari dengan kecepatan yang ia miliki. Para pendekar segera melihat Jacson


menghilang dari tempatnya karena kecepatan yang dimiliki oleh Jacson sangat


cepat.


Tetua Black Undied tidak menduga kecepatan Jacson


seperti itu, sebelum ia berhasil membuat kelima undied dewa miliknya waspada,


Jacson telah berhasil berdiri di depan salah satu undied dewa miliknya.


Dengan tombak ditangannya, Jacson segera


menusuk perut, dada, leher lalu kepala dengan ganas. Setelah itu ia memotong-


motong undied dewa menjadi potongan kecil.


Para pendekar di bawah arena segera merasa


dingin dan menggigil di belakang punggung mereka. Mereka membayangkan jika


undied tersebut merupakan pendekar dewa yang hidup atau mereka maka mungkin


mereka akan mengalami kematian yang sangat menyakitkan.


Tidak sampai disana, Jacson sekali lagi


bergerak dengan cepat dan kembali menusuk undied lainnya. tetua dari guild


Black Undied menjadi sangat kesal, ia belum membuat undiednya siap namun Jacson


telah berhasil membunuh 2.


Apa yang membuatnya tambah  kesal adalah Jacson membuat kedua undiednya


sangat tragis dan kecepatan pemulihannya akan sangat lambat. Jika Jacson dapat

__ADS_1


membunuh undied lainnya maka kekuatan dari lawannya akan sangat berkurang.


Jacson menuju pada undied sasarannya yang


ketiga. Namun seperti yang ia duga, ketiga Undied telah bersiap dan menujukkan


perlawanan padanya. Mereka segera mengelilingi Jacson dan menyerang dengan


bersamaan.


“Ayo maju! Akan saya buat kalian menderita!”


teriak Jacson.


Jacson dengan mudah melewatkan serangan dari 3


undied dewa milik lawannya. Karena kecepatannya yang terlalu besar membuat


pertarungan sangat tidak seimbang. Jacson awalnya ingin bermain sedikit namun


setelah beberapa putaran 2 undied dewa akan segera pulih.


Ia memilih untuk menghabisi pertarungan dengan


cepat. Jacson segera melepaskan aura raja yang ia miliki membuat undied dewa


seolah terdiam beberapa detik karena merasakan tekanan yang kuat dari aura


Pemilik dari 5 undied juga merasakan kekuatan


dari aura raja membuat hatinya menjadi sangat takut. Ia bersama dengan


undiednya tertekan oleh aura yang kuat.


Jacson segera memainkan tombaknya. Ia melapisi


aura raja pada bilah tombak membuat senjatanya mampu sedikit membuat riak atau fluktuasi


ruang kecil. Serangan Jacson menjadi lebih cepat, tombaknya menusuk sebanyak 9


kali pada undied dewa dan 1 kali pada pemilik undied.


Jacson juga segera memotong tubuh undied


menjadi kecil sehingga sulit untuk pulih sedangkan lawannya yang membangkitkan


undied kini menderita cedera serius pada bagian perutnya akibat tusukan tombak


Jacson.

__ADS_1


Anggota guild Black Undied menjerit dan marah


melihat Jacson melukai dan hampir membunuh anggota guild mereka. Namun mereka


juga takut jika Jacson akan kehilangan akal dan segera berlari turun dan


menusuk mereka.


Sebab itu para tetua guild Black Undied hanya


berani mengadu pada ketua guild mereka, Eye Die.


“Kalian semua, ketua Jacson tidak bersalah.


Dalam hal ini ia hanya bertindak sebagai seorang pendekar diatas arena. Kalian


harus tahu jika cedera atau bahkan kematian selalu membayangi para pendekar


ketika bertarung, itu sebabnya sebelum bertarung pastikan lebih dulu kekuatan


kalian cukup untuk menghadapi musuh. Jika kalian bahkan tidak mengetahui


batasan yang kalian miliki maka nasib yang akan kalian hadapi mungkin lebih


buruk dari kali ini” ucap Eye Die.


Banyak pendekar dari guild lainnya juga


mendengar ucapan Eye Die mengangguk pelan. Mereka sedikit menyetujui perkataan


Eye Die. Namun Jacson, Scorpion Blue dan ketua guild besar lainnya mengetahui


maksud dari Eye Die dengan benar.


Sekilas Eye Die membantu memberikan penjelasan


pada anggota guildnya juga memihak pada Jacson namun sebenarnya ia sedang


memperingatkan pada setipa anggota guild Black Undied untuk berusaha membunuh


dan memenangkan partarungan apapun yang terjadi.


Eye Die juga mengatakan bahwa mereka tidak


boleh bertarung dengan pendekar lapisan puncak karena guild Black Undied hanya


mempunyai dirinya sebagai pendekar puncak.


Black Dangger mengumumkan Jacson sebagai

__ADS_1


pemenang sekaligus menjadi pendekar terkuat grup 1. Black Dangger juga memulai


pertarungan yang kedua.


__ADS_2