
Sebulan kemudian, di dalam desa itu telah terdapat 50 pendekar bintang 1, dan dua lusin pendekar bintang 2, adapun pendekar bintang 3 itu berjumlah enam orang dengan tiga serangkai telah menjadi pendekar Bulan. Tentu saja ini tidak terlepas dengan pelatihan ketat dan kejam yang di berikan oleh Reynal pada mereka.
Reynal memanggil 3 serangkai karena kekuatan mereka telah mencapai pendekar Bulan. “Pergilah ke cabang kubu pahlawan dan katakan pada mereka untuk pergi dari daerah gurun ini karena mulai hari ini seluruh daerah gurun akan menjadi basis kekuatan dari faksi kita! Mengerti?!”
Ketiganya mengangguk dengan penuh semangat. Mereka mendengar jika pemimpin cabang dari kubu pahlawan yang ada di daerah gurun itu hanya memiliki kekuatan pendekar Bulan yang sama dengan mereka. Sebab itu mereka sangat ingin mengukur kekuatan yang mereka miliki sekarang ini.
“Tapi tuan, apakah nama untuk faksi kita?” tanya Hasan.
“Akademi Beladiri! Nama faksi kita adalah Akademi Beladiri!” Reynal berkata dengan gagah. Di pengucapannya ia terlihat kuat namun jika diperhatikan ketika ia menyebut Akademi Beladiri, terdapat kesedihan disana.
Dengan begitu dimulailah penaklukan daerah gurun oleh pasukan Akademi Beladiri. Reynal baru mengetahui jika daerah gurun yang mereka taklukkan tidak lain adalah daerah asia barat yang mana dulunya adalah tempat para bangsa arab tinggal.
Meski begitu, Reynal sama sekali tidak memiliki masalah. Ia dengan cepat memobilisasi seluruh kekuatan yang ia miliki untuk menciptakan beberapa daerah gurun yang subur dan dapat ditanami oleh berbagai macam tumbuhan.
Berita tentang kubu yang baru saja muncul di daerah gurun tentu sedikit menggangu para penguasa dari dua kubu yang ada. Mereka beberapa kali mencoba untuk mengirimkan utusan dan menekan Akademi Beladiri.
Tapi kemudian, utusan yang mereka kirimkan tidak pernah kembali alias tewas atau ditahan oleh Akademi Beladiri. Yang membuat mereka semakin kesal adalah pertumbuhan dari Akademi Beladiri tergolong sangat cepat dan tidak masuk akal.
Selain itu, beberapa warga dan manusia di bumi yang bukan merupakan pendekar kini semakin banyak yang bergabung dengan kekuatan itu membuat dua kubu yang ada semakin tertekan. Hal ini membuat dua kubu yang ada di daerah gurun sepakat untuk menyerang Akademi Beladiri dan bekerja sama untuk menghancurkannya.
Mendengar hal ini, Reynal tidak tinggal diam. Ia secara khusus mengunjungi cabang pusat didaerah tersebut dan membunuh mereka semua tanpa belas kasihan. Dalam semalam, berita tentang runtuhnya cabang pusat di daerah gurun mengguncang wilayah Timur Tengah.
Di Kubu Perdamaian, pemimpin cabang merasa sangat marah mendengar pembunuhan anggotanya oleh Reynal. Pemimpin itu merupakan seorang pria berkulit hitam dengan memakai topi tanduk di kepalanya. Selain itu, ia juga adalah pendekar Matahari Awal.
__ADS_1
Kekuatan seperti ini menjadikannya orang- orang terkuat yang ada di dunia saat ini. Begitupula dengan kubu Dewa Kegelapan yang memiliki pemimpin pendekar Matahari Awal.
Kedua kubu ini akhirnya sepakat untuk berdamai dan meminta Reynal untuk menghentikan kubu Akademi Beladiri. Tapi apakah Reynal benar- benar bodoh dan menuruti keduanya? Jawabannya adalah tidak.
Reynal dengan kejam membunuh semua utusan yang keduanya kirimkan. Tidak main- main, utusan yang mereka kirimkan adalah pendekar bulan yang jauh lebih kuat dibandingkan 3 serangkai. Mereka semua adalah para tetua dari kedua kubu yang sangat berharga dan pondasi bagi mereka.
“Kirimkan kepala anjing- anjing ini kembali ke tuannya! Dan sampaikan kepada dua pemimpin kubu itu untuk bersabar sebab giliran keduanya akan segera tiba!” ucap Reynal kepada Tiga Serangkai.
Farid dan dua lainnya mengangguk, mereka segera mengemas semua kepala dari para utusan dan mengirimkannya pada markas pusat kedua kubu di wilayah timur tengah.
Begitu hadiah dari Reynal tiba, kedua kubu itu terkejut mendapati kepala- kepala anggota mereka. Kedua kubu itu kemudian sepakat untuk bertemu dan melakukan penyerangan pada Faksi Akademi Beladiri.
Penghinaan yang diterima oleh mereka tidak lagi dapat ditahan. Minggu berikutnya, kedua kubu itu telah bersatu dan bergerak bersama untuk menyerang faksi Beladiri.
Hari ini ketika ia sedang menyiapkan beberapa senjata lainnya untuk pasukan mereka, Farid datang dengan wajah yang murung. Bagaimana tidak, ia menceritakan bahwa ada lebih dari 3000 orang yang kini berkumpul di depan pangkalan.
“Terdapat 2 ribu Pendekar Bintang dan seribu pendekar bulan! Serta 4 diantara mereka adalah pendekar Matahari. Hm.. ini cukup menghibur” anehnya bukan takut, Reynal tertawa senang.
“Perintahkan semuanya untuk berkumpul! Kali ini kita akan mengadakan perang pertama melawan 2 kubu! Ini juga menandakan kekuasaan kita pada Bagian Asia Barat!”
Reynal bergerak dan segera muncul di depan pangkalannya. ia dipenuhi senyuman melihat banyak orang yang mengepung pangkalannya. jumlah seperti itu 10 kali lipat dibandingkan yang ia miliki di Pangkalan.
“Reynal, cepat bubarkan faksi milikmu itu dan menyerahlah pada kami! Mungkin kau bisa menjadi bagian dari Faksi Kegelapan kami!” Pemimpin dari faksi kegelapan berkata. Tidak kalah, pemimpin dari faksi penyelamat juga menawarkan Reynal untuk menyerah.
__ADS_1
Sayangnya, pemuda itu benar- benar tidak ingin bergabung dengan mereka. “Entah itu faksi kegelapan atau yang lainnya, saya benar- benar tidak ingin melihat atau bahkan bergabung dengan kalian! Mengatasnamakan keadilan dan dewa, kalian benar- benar melupakan kesengsaraan para rakyat biasa, untuk bergabung dengan faksi seperti itu mungkin adalah hal yang memalukan bagiku!”
Wajah dari kedua pemimpin itu muram, ia tidak menyangka Reynal akan mengatakan hal sekeji itu tentang mereka secara langsung.
“Karena kau menginginkan kematian, maka selamat saya akan memberimu hari ini!” Ppemimpin dari faksi kegelapan berkata. Ia menerjang kearah Reynal dengan tombak panjangnya. Ssementara pemimpin dari faksi lainnya juga ikut bergabung.
Dengan begini ada 4 pendekar matahari yang menyerang Reynal secara bersamaan. Tapi mereka semua terkejut melihat Reynal yang bisa menandingi keempatnya pada saat yang sama.
Keempatnya tidak menyerah, mereka masing- masing mengeluarkan jurus yang mereka kuasai lalu menyerang Reynal. Melihat kekuatan penuh keempatnya, Reynal sama sekali tidak takut.
Ia tiba- tiba mengembangkan sayapnya lalu terbang diudara layaknya seekor burung elas. 12 belas sayangnya mengepak dengan gagah dilangit membuatnya mirip seperti malaikat yang turun dibumi. Keempat lawannya terkejut, tapi sama sekali tidak menghentikan serangan mereka.
Tepat ketika keempatnya mengira Reynal akan terluka akibat gabungan kekuatannya, Sayap Reynal mengencang dan membesar dengan cepat. Tidak lama sebelum langit menjadi gelap karena tertutup 12 belas sayap.
“12 SERANGAN SAYAP!”
Reynal berteriak kencang, dua belas sayapnya secara bersamaan melepaskan bulu- bulu kebawah. Yang anehnya ketika bulu itu terlepas dari sayap, mereka segera berubah menjadi pisau- pisau tajam, elemen dan cairan berwarna hijau tua.
Wajah keempat pemimpin itu berubah tidak sedap memperhatikan serangan mereka hilang tak bersisa ketika bertabrakan dengan serangan Reynal. Tidak sampai disana, mereka menyadari bahwa kekuatan Reynal jauh lebih besar dari mereka berempat.
Dengan putus asa, mereka mengumumkan untuk mundur pada pasukannya dan melarikan dari sana. Mereka tidak ingin tinggal lebih lama jika tidak mau nyawa mereka melayang.
Tapi dengan kekuatan mereka, apakah bisa melarikan diri dari Reynal? Jawabannya adalah tidak. Reynal adalah orang yang kejam dan tidak pernah membiarkan musuhnya melarikan diri.
__ADS_1