Dark Game

Dark Game
476


__ADS_3

Wajah Black Soul terus


menerus menjadi jelek, bagaimana tidak serangannya yang paling kuat sekalipun


bahkan tidak mampu menggores sedikit saja tubuh dari golem raksasa yang


dihadapinya.


Sambil berteriak


kesal, Black Soul segera melemparkan puluhan sihir yang ia miliki beserta


serangan tombak yang mematikan pada golem giant namun tetap saja golem tersebut


tidak bergemim dari tempatnya.


Merasa serangannya


sia-sia, Black Soul menggunakan cara lainnya. Ia akan mengelilingi golem giant


lalu menyerangnya dari belakang namun naas sebelum Black Soul mampu


mengelilingi tubuh golem yang besar itu, ia sepenuhnya telah terpukul mundur


oleh tendangan keras dari monster raksasa itu.


Black Soul mencoba


untuk menahan namun pertahanannya bahkan tidak sampai setengah dari yang


dimiliki lawan membuatnya terpukul mundur. Tubuhnya segera menghantam tanah


dengan keras dan membuat rambutnya yang acak- acakan memiliki beberapa pasir


yang tersangkut disana.


Kemarahan Black Soul sekali


lagi membuatnya hilang kendali, Black Soul melemparkan tombaknya lalu kemudian


menggunakan sihir jiwa yang kuat dan menyerang Golem giant tersebut. Tombak


yang ia lemparkan adalah tombak senjata pusaka dari legenda Lancer dan


kekuatannya tidaklah dapat diremehkan.


Tombak tersebut


digabungkan dengan Jiwa Penembus Raga membuar tombak tersebut mampu menembus


tubuh lawannya dengan mudah. Jurus ini merupakan jurus terkuat yang dimiliki


oleh Black Soul.


Efek dari jurus ini


memang membuat banyak pendekar tombak akan menjadi iri padanya namun dibalik

__ADS_1


itu penggunaan energi dalam jumlah yang besar harus diperhatikan. Semakin besar


energi yang mengalir maka semakin besar pula kekuatan tombak tersebut menembus


tubuh Lawannya.


Jurus ini sebenarnya


adalah jurus terakhir yang ingin digunakan oleh Black Soul sebab setelah


memakai jurus ini maka tubuhnya akan lemas dan merelakan salah satu kekuatannya


untuk tidur sementara waktu.


Dengan menggunakan


jurus ini maka kekuatannya mungkin akan melemah separuhnya itu sebabnya Black


Soul hanya menggunakan jurus terkuat itu ketika saat penting atau saat tidak


terkendali.


Orang yang mendapatkan


jurus inipun dapat dihitung menggunakan jari tangan. Dan hanya 2 yang berhasil


selamat dari jurusnya, keduanya adalah junjungan besar Hell Memoth dan yang


lainnya adalah orang yang menjadi pemilik tombak itu sebelumnya.


tombak sebelumnya mungkin adalah murid dari legenda Lucy sebab tidak mungkin


legenda Lucy dapat dikalahkan oleh Black Soul karen Legenda Lucy diketahui


dibunuh oleh legenda Draco.


Kembali ke


pertarungan, tombak tersebut kemudian berhasil menancap tepat di tubuh golem


raksasa. Itu kemudian menembus punggunya namun tidak sampai tercabut. Black


Soul tersenyum puas melihat serangan pamungkasnya yang mengakhiri golem raksasa


yang merepotkan didepannya.


Adapun golem raksasa


yang baru saja ditusuk menggunakan tombak terdiam beberapa detik sebelum


akhirnya hancur lebur bagaikan pasir. Bersamaan dengan itu tombak pusaka itu


juga terjatuh dari ketinggian 3 meter dari permukaan tanah dan menancap sebuah


batu besar yang merupakan bagian kepala dari golem raksasa.


Black Soul berjalan

__ADS_1


lemas menuju tombak pusaka miliknya sambil tersenyum lebar. Namun kemudian


senyum itu tiba- tiba membeku ketika ia ingin mencabut tombak namun seketika


tombak tersebut bergetar keras dan membuat tangan Black Soul bergetar.


Black Soul segera


mencabut tangannya dari sana ketika melihat tombak pusaka tidak tercabut. “Apa


maksudnya ini? Kenapa tombak pusaka tidak mau tercabut?” teriak Black Soul


marah.


Namun kemudian sebuah


ledakan keras terdengar di telinganya. Wajahnya menjadi lebih jelek ketika


mendengar suara tersebut berasal dari altar dalam yang ia jaga. “Kurang ajar!”


Black Soul tanpa


menghiraukan tombak pusaka segera terbang dengan sisa energi yang ia miliki


menuju altar dalam. Betapa terkejutnya ia ketika melihat altar dalam yang


menjadi tugasnya untuk melindungi tempat itu telah hancur berkeping- keping


lengkap dengan ratusan penjaga yang telah menjadi mayat diantara reruntuhan.


Diseberang tidak jauh


dari reruntuhan, terdapat Reynal yang sedang menatap Black Soul dengan wajah


kesal. Dibelakangnya telah berdiri 250 undied dewa dengan aura intimidasi. Black


Soul segera menatap Reynal dengan tajam. Ia dapat menyimpulkan bahwa pemuda itu


yang menjadi lawannya kali ini dan juga yang telah menghancurkan altar dalam


hari ini, tidak bukan cuman altar dalam tapi juga 2 altar lainnya.


Tubuh Black Soul


bergetar hebat dalam kemarahan, tepatnya telah mencapai puncak. Aura Raja


Pembunuh Jiwa segera menyerbak keluar dari tubuhnya mendominasi lingkungan


sekitar dalam jarak 100 meter.


Tepat setelah ia


mengelurkan auranya, Black Soul berteriak keras. Teriakannya seketika membuat Reynal


merasakan sakit pada jiwanya seolah jiwanya sedang dirobek- robek semacam


kertas polos.

__ADS_1


__ADS_2