
Suasana Akademi Beladiri khususnya pada ruang lelang menjadi lebih tegang dari sebelumnya. Setidaknya begitulah yang dirasakan Reynal dan para petinggi Akademi Beladiri.
Para tamu undangan telah diberitahukan oleh Reynal sebelumnya namun tidak diduga setelah menjelaskan hal tersebut mendadak puluhan pendekar yang berada pada ruangan tengah dan bawah mengeluarkan nafsu membunuh.
Beberapa dari mereka bahkan memiliki kekuatan tingkat Semesta lapisan lima dan seorang pendekar tingkat Dewa. Ini membuat seluruh perwakilan guild kecil dan menengah tidak dapat bernafas beberapa saat untunglah pihak VIP dengan cepat melindungi pendekar yang memiliki kekuatan yang lebih lemah.
Puluhan pendekar yang sebelumnya mengeluarkan nafsu membunuh mulai bersatu, mereka dengan cepat membunuh beberapa pendekar yang berada didekat mereka dengan mudah sambil terus menuju pintu keluar.
Menyadari hal ini Reynal segera memerintahkan para penjaga utama serta penjaga Raja untuk menghadang mereka. Walau yakin tidak mampu memberikan perlawanan yang berarti namun setidaknya dapat mengulur waktu untuk Reynal dapat bertindak.
Ketua Remi bersama dengan para tetua dan petinggi Akademi Beladiri juga telah bersiap, aliran Light Hall yang dibentuk oleh Akademi Beladiri juga turut hadir dengan kekuatan penuh mereka. Terbukti dengan hadirnya pasukan Blessing, Fighting dan Golden yang menjadi kekuatan utama mereka.
Disisi lain para perwakilan guild yang masih selamat dari kejadian tersebut segera menghubungi markas guild mereka menggunakan alat komunikasi yang telah berhasil Akademi Beladiri kembangkan dan penjualan yang sangat pesat.
__ADS_1
Reynal tidak melarang mereka sebab itu adalah salah satu rencananya, ia berpikir semakin banyak guild yang mereka hubungi maka akan semakin banyak pula pasukan bantuan yang mungkin diterima oleh Akademi Beladiri.
Selama beberapa saat mereka menghubungi markas guild mereka namun diluar dugaan beberapa guild kecil dan guild menengah bintang satu terlihat pucat dan gemetar.
Mereka segera memberitahukan bahwa mereka baru saja mendapat informasi bahwa guild mereka sedang diserang habis- habisan oleh pasukan besar yang mengaku pihak aliansi Hell Memoth. Berita itu mereka dapatkan dari salah satu anggota guild mereka yang selamat.
Yang membuat Reynal bingung adalah bukan hanya satu guild yang mengalami kejadian seperti itu melainkan puluhan. Kini puluhan dari mereka kehilangan guild mereka dalam sehari. Reynal kemudian melirik anggota guild yang termasuk cukup besar dan peserta VIP.
Ketua Karin segera menjelaskan kepada Reynal bahwa guild mereka dalam kondisi aman, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Reynal menggelang pelan setelah mendengar ketua Karin, ia mengetahui masalahnya lebih dari itu.
“Ketua dan seluruh yang hadir pada hari ini, aku memohon maaf atas kurang dan lemahnya penjagaan kami. Kami akan bertanggung jawab dan menangung ganti rugi dari guild yang diserang hari ini.
__ADS_1
Namun sebelum itu aku ingin mengatkan bahwa untuk keluar dari sini memang mudah sebab hanya beberapa pendekar yang menghadang kita didepan tapi untuk keluar dari kota Air Biru adalah suatu yang berbeda.”
Secret Ryu segera menghampiri sahabatnya itu, ia berusaha menenangkan Reynal. “Saudara Rey telah membantu Secret God dengan menyembuhkan kedua wakil ketua guild kami, sekarang kami yang akan membalas kebaikan saudara Reynal.”
“Sekarang kita keluar dari ruangan ini lalu berkumpul dengan yang lainnya” ucap Reynal setelah sedikit tenang.
Saat ini rombongan pendekar yang membuat kekacauan telah berhasil lolos dari perlawanan para penjaga Raja dan menduduki kota sekitar Air Biru.
Disana telah menunggu sekitar seribu pasukan dengan kekuatan yang sangat besar. Pendekar terlemah mereka bahkan setara dengan tingkat Matahari Warna. Mereka mengelilingi kota Air Biru seakan tidak ingin siapapun keluar dari kota tersebut.
Reynal akhirnya daoat berkumpul dengan petinggi Akademi Beladiri. Beberapa perwakilan guild dan organisasi kecil yang telah kehilangan guild mereka karena diserang habis- habisan akhirnya memilih untuk menjadi bagian Akademi Beladiri.
Remi tentu sangat bahagia jika ia menerima puluhan pendekar tingkat tinggi lainnya dalam waktu singkat jika saja situasinya tidak seperti ini.
__ADS_1
Selain anggota VIP dan beberapa guild besar lainnya, para tamu undangan yang merupakan perwakilan dari guild menengah yang tidak mendapatkan penyerangan segera meminta izin sebab para pemimpin guild mereka mengeluarkan perintah agar mereka dapat kembali kemarkas dengan cepat.
Reynal tidak dapat menghentikan mereka, ia hanya berharap para pasukan yang mengepung kota Air Biru tidak membuat mereka dalam masalah.