
Ling Shi Ze merupakan salah satu dari 12 pemimpin agung yang
tersisa dalam Hell Memoth. Status walau tidak setinggi yang lainnya namun latar
belakangnya tidak dapat dipandang sebelah mata.
Seluruh Hell Memoth mengetahui bahwa Ling Shi Ze merupakan
murid langsung dari salah satu kuasa Hell Memoth yang hebat. Ini telah menjadi
identitas yang sangat luar biasa di Hell Memoth. Namun selain itu
mempertimbangkan, beberapa malaikat suci menjadi seniornya yang juga merupakan
murid langsung dari kuasa Hell Memoth.
Berita mengenai kematian Ling Shi Ze bersama dengan Nymph
segera menyebar di dalam altar utama Hell Memoth tepat setelah malaikat Beatrix
mengumumkan hal ini di depan umum. Selain itu ia juga menyampaikan bahwa
pembunuh keduanya merupakan orang yang sama.
“Wah siapa yang berani membunuh pemimpin agung Nypmh? Apa ia
tidak mengetahui bahwa Malaikat Suci Dillon adalah tuannya?”
“Jadi Apa? ia bahkan berani membunuh pemimpin Agung Ling Shi
Ze, kita semua tahu bahwa pemimpin Agung Ling Shi Ze tidak ada yang berani
memandang sebelah dirinya.”
“Itu Benar, latar belakang pemimpin Agung Ling Shi Ze sangat
kuat, bahkan para pemimpin agung lainnya tidak ada yang berani untuk
menyinggung.”
Para tetua serta murid Hell Memoth ramai membicarakan
kematian dari Nymph dan Ling Shi Ze. Mereka tentu gempar dan merasa bahwa
__ADS_1
pembunuh keduanya tidak akan memiliki umur yang panjang. Mereka yakin bahwa
pembunuh tersebut akan segera terungkap dan akhirnya terbunuh ditangan Hell
Memoth.
Namun yang tidak mereka duga adalah pembunuh misterius yang
tidak disebutkan oleh malaikat Beatrix telah diketahui oleh beberapa pihak.
Seperti Malaikat Suci Dillon yang merupakan tuan dari Nymph dan beberapa
anggota dari Kuasa Hell Memoth yang merupakan guru dari Ling Shi Ze.
~~
Di dekat daerah luar altar Hell Memoth, seorang pria tua
yang terlihat aura petir menyambar dari dalam tubuhnya berdiri mematung bersama
dengan seorang anak kecil. Walaupun keduanya terlihat sangat lemah namun
faktanya bahwa hanya segelintir orang yang mampu mengalahkan mereka berdua.
bersama salah seorang pemimpin agung Hell Memoth, Hatari. Walaupun memiliki
bentuk seperti anak kecil dan tidak berdaya, pemimpin agung Hatari adalah
seorang pendekar iblis yang telah hidup selama ratusan tahun.
Ia berhasil mengembangkan salah satu teknik terlarang suku
iblis yang ia dapati ketika sedang menjalankan misi di salah satu daerah
terlarang kekaisaran Orc dan Troll. Dalam teknik tersebut ia dapat
mengembalikan wujudnya menjadi seorang anak kecil yang terlihat polos setiap
tahun dengan cara menjadikan tumbal sang korban.
Tubuh sang korban nantinya akan dijadikan wadah untuk
jiwanya membuat rupanya setiap tahun selalu berubah- ubah. Kadang menjadi seorang
__ADS_1
anak laki- laki, kadang seorang wanita muda, kadang juga menjadi seorang anak
kecil seperti sekarang ini.
“Malaikat Suci Dillon, apa yang membuatmu memanggilku hari
ini?” Hatari berterus terang, ia sama sekali tidak menunjukkan sopan santun
pada seorang pria tua dihadapannya.
Malaikat Suci Dillon hanya bisa tersenyum tipis mendengar
ucapan dari pemimpin agung Hatari. Jika orang lain yang berkata seperti itu
maka mungkin baginya untuk segera membunuh orang itu secara langsung.
Namun untuk pemimpin agung Hatari, ia tidak boleh bertindak
gegabah. Selain saat ini kuasa Hell Memoth menyebutkan bahwa para pemimpin
agung telah sangat dilindungi oleh Hell Memoth, ia juga memiliki kekuatan yang
sama dengannya.
“Baiklah, saya tahu kau begitu terburu- buru, jadi saya akan
berbicara langsung. Saya ingin menawarkan kepada anda sebuah misi”
“Misi? Misi apa?! malaikat Suci Dillon, sepengetahuan saya
jika seorang seperti anda ingin mengajukan misi maka tidak perlu untuk bertemu
langsung seperti ini. Anda hanya perlu mengirimkannya pada aula tugas dan akan
banyak orang yang akan mengerjakan misi untuk anda”
Pemipin Agung Hatari tidak bisa untuk curiga, jelas ia
mencium sesuatu pada tindakan Dillon. Umurnya yang telah mencapai ratusan tahun
serta pengalamannya yang tak terhitung membuatnya dengan mudah bahwa Dillon
tidak sederhana seperti yang terlihat.
__ADS_1