Dark Game

Dark Game
67. Saudara Ann


__ADS_3

Reynal mendapati keduanya telah jatuh pingsan ditengah gurun ketika ia sampai. Dua orang itu memakai pakaian yang sedikit lusuh serta hanya membawa sebuah senjata. Reynal segera memberikan mereka air minum dan beberapa potong makanan yang ia bawa dari desa.


Awalnya mereka seperti enggan untuk menerima pemberian Reynal, untunglah setelah dibujuk beberapa kali akhirnya mereka mengambil makanan dan minuman lalu mulai memakannya.


Mereka berdua terlihat sangat kelaparan, makanan yang diberi oleh Reynal dilahap dengan begitu tergegah gesah seperti tidak ingin didahului oleh yang lainnya. “Nikmatilah makananmu” setelah Reynal mengatakan seperti itu barulah mereka memakan makanannya dengan perlahan.


Dua teko air berukuran sedang juga habis diminum oleh keduanya, Reynal hanya dapat menggelengkan kepala heran dengan perut keduanya. “Terbuat dari apa perut mereka ini” batin Reynal sambil menyungging senyum khasnya.


Reynal akan menanyai keduanya setelah mereka makan, untuk itu ia lebih memilih untuk bersemedi mencoba untuk fokus. Seharian ini Reynal belum berlatih meningkatkan kekuatan yang dimilikinya, ia tidak mengeluarkan batu kekuatan sebab saat ini ada orang lain yang sedang bersamanya.


Setelah beberapa saat, mereka terlihat mulai berenergi. Wajah mereka kembali segar, mereka kini kembali memiliki tenaga melanjutkan perjalanan. Melihat keduanya telah baikan, Reynal kemudian mulai bertanya.


“Siapa kalian dan dari mana kalian berasal?”

__ADS_1


“Kami dua bersaudara keluarga Ann dari Krunch Kingdom” ucap seorang si perempuan.


“Perkenalkan namaku Joni Ann dan dia adikku Jini Ann” kini giliran saudara laki-lakinya yang berbicara.


“Krunch Kingdom?” ucap Reynal penuh penekanan, sampai sekarang ketika ia mendengar nama Krunch Kingdom dan Hell Memoth membuatnya sedikit merasa emosi dan kesal.


“Iya, bisa dikatakan seperti itu sebelum mereka mengusir kami sekeluarga” Jini mulai menceritakan mengenai nasib keluarga besarnya. Krunch Kingdom telah membunuh sebagian pemuda dan pria dewasa dari keluarga Ann dan mengusir sisanya dari kerajaan.


“Bagaimana mereka dapat mengusir kalian?” Reynal menunjukkan ketertarikan terhadap cerita Jini, ia tidak menyangka Krunch Kingdom sangatlah bobrok dan tidak bermoral.


Reynal hanya menggelengkan kepala heran dengan semua tindakan Krunch Kingdom lakukan, lalu ia mulai menanyakan alasan Joni dan Jini berada pada gurun luas Zein Kingdom.


“Sekarang hanya kami yang tersisa” ucap Jini dengan suara pelan, tak terasa setetes air mata jatuh semakin lama semakin banyak dan akhirnya ia menangis tak bersuara.

__ADS_1


“Sekarang ini tujuan kalian kemana?”


“Sebenarnya kami tidak lagi punya tujuan sekarang, sebelumnya kami mengira akan meninggal karena kelaparan ditengah gurun. Untunglah kau berhasil menolong kami” Jini tersenyum pada Reynal, senyumannya yang manis mampu membuat sebagian laki laki meleleh.


Reynal membalas senyumannya biasa selama beberapa saat sebelum akhirnya membuang muka. Jini terkejut, ia tidak menyangka jika seorang pria menyianyiakan senyumnya yang indah. Selama ini tak ada yang mampu tidak menatap lama wajah Jini yang begitu cantik, kelakuan Reynal membuat sesuatu dalam dirinya bangkit.


Jini yang berusia sekitar tujuh belas tahun memiliki tubuh yang ideal, walau belum menginjak usia dua puluhan namun bentuk badannya mulai terlihat. Wajahnya yang cantik juga menambah daya tarik berlipat lipat.


~~


Setelah memikirkan beberapa saat, Reynal memutuskan untuk mengajak Jini dan Joni untuk ikut bersamanya menuju Zein Kingdom. Mereka bedua langsung setuju dan mulai membereskan perlengkapan mereka sampai lupa waktu sampai malam


“Apa yang kalian lakukan? Malam ini kita akan beristirahat disini, besok pagi baru lanjutkan perjalanan” ucap Reynal mematikan api unggun dan berjalan menuju sebuah gundukan batu besar untuk beristirahat.

__ADS_1


Malam hari di tengah gurun yang begitu dingin membuat suasana sangat sepi dan hening, mereka bertiga tidak melakukan komunikasi lebih lanjut ketika Reynal memutuskan untuk beristirahat. Namun dibalik keheningan malam, nampak sebuah kelompok melakukan mata mata dan komunikasi pada seseorang secara sembunyi sembunyi.



__ADS_2