
Reynal mengutuk pelan, ia tidak menduga jika menaklukkan
gerbang hantu akan menjadi seperti itu. Jika ia tahu sebelumnya mungkin tidak
menunggu 10 hari membuat ribuan kertas jimat pengikat untuk menghadapi para
pasukan hantu.
Walau begitu, ia masih sangat senang. Setidaknya berhasil
menaklukkan gerbang hantu dan mendapatkan Five Magical Poison yang hebat. Masalah
kertas jimat akan dapat ia jual pada Akademi Beladiri dengan harga yang tinggi
sehingga ia tidak akan mendapat rugi sama sekali.
Setelah semua, Raja Racun menemui Reynal dengan terburu-
buru. Reynal mengetahui niat raja Racun adalah Five Magical Poison.
“Kau begitu semangat dengan racun ini? apakah ini luar
biasa?” Tanya Reynal yang belum mengetahui sejarah dan ketenaran dari Five
Magical Poison.
Raja Racun menghela nafas kasar, ia menatap tajam Reynal.
“Kau menggunakan racun itu tapi tidak mengetahui asal dan rinciannya?!”
“Ya, saya menggunakannya asal lalu apakah anda keberatan?” Reynal
mendengus kesal.
Lucifer melihat itu sedikit panik lalu mulai menjelaskan
semuanya pada Reynal. Ia takut Reynal akan menggunakan racunnya pada Lucifer
dan Raja Racun karena alasan kesal atau lainnya. Jelas ia sangat takut dengan
efektifitas racun yang dipakai Reynal, ia mengetahui jika dirinya yang
menyerang Big Stode dengan jurus darah yang paling kuat sekalipun tidak akan
__ADS_1
mampu membuat Big Stode mundur atau berteriak kesakitan.
“Oh, jadi alasan Raja Racun bertanya seperti itu sama saya
karena ini...” Reynal tersenyum puas, ia kemudian mengambil darahnya lalu
dengan cepat mengumamkan mantra Five Magical Poison lalu menanamkan dalam tubuh
Raja Racun.
Lucifer terpanah sedangkan Raja Racun mengumpat keras, Ia
merasakan racun yang amat kuat mengalir dalam aliran darahnya dan masuk ke dalam
jantungnya dengan cepat. Raja Racun menatap Reynal “Apa yang kau lakukan?”
Reynal dengan ringan menjawab “Jika kau ingin mempelajari
racun ini maka pertama kau harus lulus dari ujian. Setidaknya kau harus dapat
menahan rasa sakit yang saya berikan 3 jam berturut- turut, Ini juga merupakan
hukuman buatmu karena tidak dapat mengalahkan 2 Jendral hantu yang lemah itu.
menang karena menggunakan racun. Namun karena racun juga merupakan keahliannya
maka itu dapat dihitung sebagai kekuatan terkuatnya juga. Lucifer dan Raja
Racun tidak dapat mengelak.
“Tenang saja, ini tidak akan begitu sakit. Saya telah
menurunkan hampir separuh dari rasa sakit racun yang diterima oleh Big Stode
membuatmu bisa menahannya jika hanya 3 jam. Setelah itu, saya akan menurunkan
racun ini padamu” ucap Reynal acuh tak acuh.
Raja Racun mulai merasakan sakit yang amat menggerogoti
tubuhnya. Rasa sakit tersebut mengalir dari jantung menuju seluruh tubuh
membuatnya menjadi lebih menyakitkan. Lucifer diam- diam merasa takut, kulit
__ADS_1
kepalanya sedikit mengerut dan berharap Reynal tidak melakukan hal itu padanya.
Reynal kemudian kembali menatap tumpukan kertas jimat yang
tidak berguna baginya lalu menghela nafas, “Lucifer, pergilah awasi murid-
murid saya. Mereka masih menjalani misi kali ini dan itu harus berhasil! Lalu
berikan salah satu dari mereka kertas jimat yang tak berguna ini dan katakan untuk
menjualnya pada ketua Remi.”
Lucifer buru- buru mengangguk, ia tidak ingin menjalani nasib
yang sama dengan Raja Racun. “Baiklah!” ucapnya sambil mengambil tumpukan
kertas jimat lalu memasukkannya pada batu roh penyimpanan.
Setelah membantai banyak guild besar terutama guild Mata
Angin, Reynal mendapatkan belasan roh penyimpanan sehingga ia memberikan batu
roh penyimpanan pada beberapa muridnya yang paling berbakat dan terpercaya. Selain
itu ia juga memberikannya pada Lucifer dan Raja Racun sebab mereka tidak dapat
memakai harta neraka di alam bawah.
Lucifer dengan cepat melangkah keluar namun baru saja
setelah kakinya menyentuh pintu masuk, Reynal buru- buru memanggilnya seolah
terlupa sesuatu.
“Jangan lupa katakan jika saya tidak lagi menerima utang!” ucap
Reynal dengan serius.
Lucifer tidak menjawab, ia hanya bergumam pelan dalam
hatinya lalu segera berangkat. Hanya dirinya yang mendengar gumaman kecilnya
itu.
__ADS_1