Dark Game

Dark Game
130. Keadaan Zein Kingdom


__ADS_3

Ketua Remi memutuskan untuk mengikuti salah satu petinggi guild Bunga Dewa, ia juga ingin sekalian untuk melihat kondisi Zein Kingdom selain ibukota kerajaan Ulan Baton. Tidak disangka Remi bertemu dengan Reynal pada salah satu kota besar di dekat kota Ulan Baton.


Reynal di kelilingi oleh belasan anggora guild Bunga Dewa, untunglah saat ini Zein Kingdom telah resmi menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Akademi Beladiri. Remi dengan mudah meminta pada salah satu petinggi disana untuk membebaskan Reynal dengan alasan bahwa Reynal memiliki hubungan dengannya.


Remi mengajak Reynal ke Akademi Beladiri di kerajaan Zein Kingdom. Sekilas kawasan Akademi Beladiri hampir seluas dengan kantor pusat dari berbagai jenis guild besar.


“Akun ingin beristirahat lebih dahulu, setelah itu baru kita berbicara” Reynal terlihat sangat lelah di perjalanan, ketika ia menyentuh kasur kamar membuat dirinya langsung tertidur.


Reynal beristirahat selama lima jam, ia membersihkan diri terlebih dahulu lalu setelah selesai barulah ia mencari Remi.

__ADS_1


“Bicaralah...” Reynal ingin mendengar seluruh cerita Remi mengenai Akademi Beladiri.


“Akademi Beladiri kini memiliki kekuatan yang besar, para legenda telah berhasil memasuki tingkat Dewa. Beberapa guild besar juga telah ikut beraliansi dengan Akademi Beladiri”


Remi kemudian menjelaskan bahwa sebulan yang lalu, ia dan para legenda telah merencanakan satu hal. Jika itu berhasil maka Akademi Beladiri akan sangat cepat berkembang menjadi perguruan tingkat 1.


Sang legenda Draco saat ini mampu membuat seorang pendekar tingkat Semesta lapisan lima memasuki tingkat Dewa dengan cepat. Hal ini tentu sangat menggiurkan bagi para pendekar dan ksatria sebab itu jika hal ini sampai diketahui maka Akademi Beladiri tidak akan mampu berdiri lagi.


Reynal justru sangat terkejut, ia tidak menduga bahwa tingkat Dewa akan dengan mudah di dapatkan jika memiliki Draco. Namun Remi menjelaskan efek samping dari peningkatan tersebut. Kekuatan dan ilmu yang dimiliki oleh pendekar tingkat dewa dengan bantuan peningkatan jauh lebih lemah dari seorang pendekar memasuki tingkat Dewa dengan kekuatannya sendiri.

__ADS_1


Sebab itu Reynal kembali mengurungkan niatnya, walau nantinya ia memiliki kekuatan Dewa namun ia dapat dengan mudah dikalahkan dengan pendekar dewa lainnya. Selain itu beberapa kejadian penting dan peraturan juga dijelaskan oleh Remi.


Setelah puas mendengar, kini giliran Reynal untuk menceritakan sesuatu pada Remi. “Aku memiliki sebuah barang yang mungkin sang legenda juga ingin memilikinya” Reynal mengeluarkan selembar kertas dari kotak dimensi.


Kertas tersebut mengeluarkan energi yang sangat besar, Remi terkejut dengan benda yang dimiliki oleh Reynal. Sejujurnya ia ingin mengetahui lebih banyak tentang benda tersebut. Reynal menyadari hal itu segera menjelaskan seluruhnya pada Remi.


“Ini adalah kertas jimat tingkat Dewa, saat ini hanya aku yang dapat membuatnya. Aku ingin Akademi Beladiri ingin membelinya lalu menjual kertas jimat ini pada beberapa guild besar.” Reynal mengetahui bahwa kertas jimat menjadi salah satu sumber daya dan senjata yang ingin dimiliki oleh para pendekar.


“Pasti, menurutku kertas jimat ini akan laku dijual di pasaran. Untuk harganya karena kertas jimat yang pemimpin suci buat terbatas maka harga tertinggi yang mampu diberikan adalah sekitar tiga permata soun”

__ADS_1


“Satu permata akan di ambil oleh Akademi Beladiri dan sisanya akan menjadi milikmu pribadi. Bagaimana?” mata Remi kembali berbinar-binar, jelas ia membutuhkan banyak sumber daya untuk memperkuat situasi perguruan kita menjadi lebih kuat.


__ADS_2