Dark Game

Dark Game
452


__ADS_3

Wakil Raflesia segera mengangkat tangannya,


“Wakil Yin, jika anda ingin menjalin hubungan dengan seluruh guild Seribu


Racun, maka anda harus bertemu dengan tuan Scorpion Blue. Tapi anda bisa


bekerja sama dengan saya. Sebagai satu- satunya wakil guild, saya memiliki


banyak orang dan usaha dan membutuhkan rekan yang tepat untuk bekerja sama.


Jika anda berminat maka kita bisa bekerja sama mulai hari ini”Wakil Raflesia


berbicara dengan pelan dan lembut.


Para tetua lainnya juga mengatakan hal yang


sama pada Reynal membuat dirinya sedikit bingung. “Jelas mereka ingin membangun


hubungan dengan saya. Tapi mereka juga harus mendapat bukti jika bekerja sama


dengan saya akan menguntungkan mereka. Itu sebabnya mereka hanya mengatakan


ingin bekerja secara pribadi bukan atas nama guild”


Reynal berpikir, jika benar dugaannya maka


guild mereka mungkin akan tertarik berhubungan dengannya jika Reynal memberikan


keuntungan yang jelas pada tetua mereka.


“Baiklah, kita akan bekerja sama secara


pribadi.” Reynal kemudian mulai membahas bahwa dirinya dan kerja sama yang akan


ia usulkan.


Reynal awalnya berpikir untuk membiarkan


mereka mengetahui jika ia berniat untuk membangun sistem informasi yang


mencakup seluruh dunia Soun dan mereka dapat mengakses informasi dengan sejumlah


bayaran kedepannya.


Tapi ia berubah pikiran. Ia kemudian


menjelaskan mereka melalui surat yang akan Reynal kirimkan di beberapa waktu


kedepan. Reynal ingin membahas hal ini lebih dulu dengan Lucifer dan Poison


King. Juga memastikan sistem informasi dan pembunuh bayaran yang ia inginkan


dapat terbentuk secepatnya.

__ADS_1


Mulai malam itu juga Reynal membangun hubungan


diplomatik dengan lebih dari 20 pendekar dewa lapisan 3 dan 4 dari 3 guild


besar dan guild kecil dan menengah di dalam faksi Hell Memoth. Untunglah faksi


kecil dan menengah cukup percaya pada Reynal sehingga mereka tidak menunda


untuk segera menandatangani kontrak darah kerja sama dengannya.


Untuk para guild kecil dan menengah, mereka


rela bekerja sama dengan Reynal dengan menjadi kaki tangannya juga pasukan


tambahan baginya jika Reynal berhasil memberikan perlindungan pada mereka.


Reynal memandang salah satu ketua guild


menengah yang ada disana, “Saya akan memberikan perlindungan pada guild yang


memutuskan bekerja sama dengan saya. Mulai bulan depan saya akan mengirimkan


seorang tetua dewa lapisan 3 kepada setiap guild yang menyatakan kesetiaannya


pada kelompok saya”


Ketua guild tersebut tentu tidak bodoh,


mereka. Guild kecil juga ikut bahagia, kekuatan tertinggi mereka hanya sebatas


pendekar semesta awal sehingga untuk dijaga dengan pendekar dewa lapisan 3


adalah bentuk keamanan yang sangat kuat.


Mereka sangat puas dengan kerja sama Reynal. Mereka


berjanji akan menyiapkan semuanya setelah bulan depan.


Perjuamuan berakhir malam hari, Reynal segera


membuat para tamu menginap disana. Ketika ia bersiap untuk kembali


keruangannya, Embert segera menariknya keluar.


“Reynal, apa yang sebenarnya kau rencanakan kali ini?”


“Rencanakan? Saya sudah jelaskan semuanya di


aula. Kau itu tuli atau memang pura- pura tidak mengerti?” Reynal kesal Embert


menariknya tanpa aba- aba keluar ruangan. Ia serasa kucing yang diseret keluar.


“Saya mendengarnya tapi tidak percaya! Jika

__ADS_1


kau mencoba untuk berbuat sesuatu yang buruk dengan guild Raja Nirwana maka


saya sendiri akan mengatakannya pada ketua Jacson mengenai identitasmu yang


asli!” ancam Embert.


“Tenang saja, saya tidak akan membahayakan


guild Raja Nirwana. Ini masih dapat memberikan saya manfaat yang besar dimasa


depan. Juga dengan adanya guild Raja Nirwana, saya mungkin bisa sedikit lebih


banyak untuk menanam banyak pemberontak pada Hell Memoth” Reynal tertawa keras.


Ia kembali berkata “Lalu apakah kau berhasil


meyakinkan Chayton dan Sea Lean mengenai kerja sama yang saya usulkan?”


“Mereka mengatakan ingin melihat beberapa


pendekar jenius yang bisa kau kembangkan. Jika mereka puas maka nantinya mereka


akan bekerja sama denganmu dan mungkin seluruh pasukan yang mereka miliki akan


diserahkan padamu untuk di perkuat.” jawab Embert.


Reynal kembali tertawa setelah mendengar


jawaban Embert “Bagus! sementara saya melatih mereka dengan keras, saya juga


akan mencuci otak mereka! Hahaha”


Embert melihat Reynal tertawa keras ingin


beranjak pergi dari sana, namun Reynal menahannya. “Apa kau tidak berniat


melatih pasukanmu di tanganku?”


“Walaupun mereka tidak dilatih olehmu namun


racun yang kau berikan pada mereka akan lebih berguna. Hmph!” Embert mendengus


kesal, ia mendorong Reynal menjauh dari jalannya dan segera berlari kembali.


Melihat Embert yang telah menghilang dari


pandangan, Reynal segera mengendap- endap berjalan menuju gua tersembunyi


dibelakang istana. Suasana malam yang gelap dan sepi akibat tidak adanya


penjagaan membuat Reynal berhasil keluar dari istana tanpa diketahui oleh yang


lainnya. Ia segera menuju gua rahasia lalu masuk kedalamnya dengan cepat.

__ADS_1


__ADS_2