
Wakil Raflesia segera mengangkat tangannya,
“Wakil Yin, jika anda ingin menjalin hubungan dengan seluruh guild Seribu
Racun, maka anda harus bertemu dengan tuan Scorpion Blue. Tapi anda bisa
bekerja sama dengan saya. Sebagai satu- satunya wakil guild, saya memiliki
banyak orang dan usaha dan membutuhkan rekan yang tepat untuk bekerja sama.
Jika anda berminat maka kita bisa bekerja sama mulai hari ini”Wakil Raflesia
berbicara dengan pelan dan lembut.
Para tetua lainnya juga mengatakan hal yang
sama pada Reynal membuat dirinya sedikit bingung. “Jelas mereka ingin membangun
hubungan dengan saya. Tapi mereka juga harus mendapat bukti jika bekerja sama
dengan saya akan menguntungkan mereka. Itu sebabnya mereka hanya mengatakan
ingin bekerja secara pribadi bukan atas nama guild”
Reynal berpikir, jika benar dugaannya maka
guild mereka mungkin akan tertarik berhubungan dengannya jika Reynal memberikan
keuntungan yang jelas pada tetua mereka.
“Baiklah, kita akan bekerja sama secara
pribadi.” Reynal kemudian mulai membahas bahwa dirinya dan kerja sama yang akan
ia usulkan.
Reynal awalnya berpikir untuk membiarkan
mereka mengetahui jika ia berniat untuk membangun sistem informasi yang
mencakup seluruh dunia Soun dan mereka dapat mengakses informasi dengan sejumlah
bayaran kedepannya.
Tapi ia berubah pikiran. Ia kemudian
menjelaskan mereka melalui surat yang akan Reynal kirimkan di beberapa waktu
kedepan. Reynal ingin membahas hal ini lebih dulu dengan Lucifer dan Poison
King. Juga memastikan sistem informasi dan pembunuh bayaran yang ia inginkan
dapat terbentuk secepatnya.
__ADS_1
Mulai malam itu juga Reynal membangun hubungan
diplomatik dengan lebih dari 20 pendekar dewa lapisan 3 dan 4 dari 3 guild
besar dan guild kecil dan menengah di dalam faksi Hell Memoth. Untunglah faksi
kecil dan menengah cukup percaya pada Reynal sehingga mereka tidak menunda
untuk segera menandatangani kontrak darah kerja sama dengannya.
Untuk para guild kecil dan menengah, mereka
rela bekerja sama dengan Reynal dengan menjadi kaki tangannya juga pasukan
tambahan baginya jika Reynal berhasil memberikan perlindungan pada mereka.
Reynal memandang salah satu ketua guild
menengah yang ada disana, “Saya akan memberikan perlindungan pada guild yang
memutuskan bekerja sama dengan saya. Mulai bulan depan saya akan mengirimkan
seorang tetua dewa lapisan 3 kepada setiap guild yang menyatakan kesetiaannya
pada kelompok saya”
Ketua guild tersebut tentu tidak bodoh,
mereka. Guild kecil juga ikut bahagia, kekuatan tertinggi mereka hanya sebatas
pendekar semesta awal sehingga untuk dijaga dengan pendekar dewa lapisan 3
adalah bentuk keamanan yang sangat kuat.
Mereka sangat puas dengan kerja sama Reynal. Mereka
berjanji akan menyiapkan semuanya setelah bulan depan.
Perjuamuan berakhir malam hari, Reynal segera
membuat para tamu menginap disana. Ketika ia bersiap untuk kembali
keruangannya, Embert segera menariknya keluar.
“Reynal, apa yang sebenarnya kau rencanakan kali ini?”
“Rencanakan? Saya sudah jelaskan semuanya di
aula. Kau itu tuli atau memang pura- pura tidak mengerti?” Reynal kesal Embert
menariknya tanpa aba- aba keluar ruangan. Ia serasa kucing yang diseret keluar.
“Saya mendengarnya tapi tidak percaya! Jika
__ADS_1
kau mencoba untuk berbuat sesuatu yang buruk dengan guild Raja Nirwana maka
saya sendiri akan mengatakannya pada ketua Jacson mengenai identitasmu yang
asli!” ancam Embert.
“Tenang saja, saya tidak akan membahayakan
guild Raja Nirwana. Ini masih dapat memberikan saya manfaat yang besar dimasa
depan. Juga dengan adanya guild Raja Nirwana, saya mungkin bisa sedikit lebih
banyak untuk menanam banyak pemberontak pada Hell Memoth” Reynal tertawa keras.
Ia kembali berkata “Lalu apakah kau berhasil
meyakinkan Chayton dan Sea Lean mengenai kerja sama yang saya usulkan?”
“Mereka mengatakan ingin melihat beberapa
pendekar jenius yang bisa kau kembangkan. Jika mereka puas maka nantinya mereka
akan bekerja sama denganmu dan mungkin seluruh pasukan yang mereka miliki akan
diserahkan padamu untuk di perkuat.” jawab Embert.
Reynal kembali tertawa setelah mendengar
jawaban Embert “Bagus! sementara saya melatih mereka dengan keras, saya juga
akan mencuci otak mereka! Hahaha”
Embert melihat Reynal tertawa keras ingin
beranjak pergi dari sana, namun Reynal menahannya. “Apa kau tidak berniat
melatih pasukanmu di tanganku?”
“Walaupun mereka tidak dilatih olehmu namun
racun yang kau berikan pada mereka akan lebih berguna. Hmph!” Embert mendengus
kesal, ia mendorong Reynal menjauh dari jalannya dan segera berlari kembali.
Melihat Embert yang telah menghilang dari
pandangan, Reynal segera mengendap- endap berjalan menuju gua tersembunyi
dibelakang istana. Suasana malam yang gelap dan sepi akibat tidak adanya
penjagaan membuat Reynal berhasil keluar dari istana tanpa diketahui oleh yang
lainnya. Ia segera menuju gua rahasia lalu masuk kedalamnya dengan cepat.
__ADS_1