Dark Game

Dark Game
475


__ADS_3

Black Soul baru saja


ingin menyentuh kepala golem raksasa untuk mengaktifkan sihir Budak Jiwa


miliknya namun tanpa ia duga, pukulan keras sekali lagi menyentuh punggungnya


yang tidak siap.


Black Soul terguncang,


ia terbatuk darah beberapa kali setelah terlempar dari ketinggian 4 meter


dengan keras. Ia dapat merasakan 4 bagian rusuknya Kembali patah kali ini. Ia


tidak menyangka jika sihir Soul Stop andalannya tidak mampu menahan golem


tersebut dan bahkan membuatnya terkena pukulan yang menyakiktkan untuk kedua


kalinya.


Black Soul sangat


marah, ia menatap golem raksasa didepannya lalu menstabilkan kekuatannya


menggunakan sihir penyembuh sebelum menyerang Black Soul menggunakan mantra


sihir lainnya.


Ia kali ini sangat


kesal, bagaimana tidak ia bahkan belum mampu membuat golem raksasa itu mundur


sekalipun namun ia telah terluka 2 kali akibat pukulannya. Ini membuat harga


dirinya tercoreng.


Untunglah tidak ada yang


melihatnya jika tidak maka nama besarnya dalam Hell Memoth akan menjadi lelucon


di siang hari.


“Jika kau tidak dapat


dikalahkan dengan sihir jiwa maka kau akan aku kalahkan dengan tombak


kematian!” Black Soul kemudian mengeluarkan tombaknya dari batu penyimpanan


yang ia bawa.


Tombak tersebut


berwarna hitam dengan garis lengkungan pada ganggangnya yang panjang. Jika


Reynal melihat tombak itu maka ia dapat mengenali tombak itu tidak lain adalah


tombak andalah dari Lucy, sang legenda Lancer/ tombak.

__ADS_1


Adapun Black Soul yang


mendapatkannya entah dari mana tidak ada yang tahu namun yang pasti aura dingin


yang mencekam yang dikeluarkan dari tombak itu sangat mengerikan.


Selain itu Black Soul


juga mengaktifkan aura yang ia miliki, Aura raja Pembunuh Jiwa. Yang mana


sesuai dengan perpaduan antara ketiga kekuatan yang ia miliki.


“Rasakan tombakku!” Black


Soul berteriak dan menerjang golem raksasa yang bersiap untuk bertahan. Black


Soul juga tidak lupa untuk mengeluarkan jurus- jurus ilmu tombak yang telah ia


kuasai.


~~


Disisi lain, Reynal


baru saja menghela nafasnya lega karena Black Soul yang kuat itu tidak


mengejarnya. Bagaimanapun semua sihir yang mampu menghalangi jalan Black Soul


telah ia lakukan sampai pada ketika sihir Golem yang menjadi pilihan terakhir


ia gunakan.


terakhir itu telah membuar Reynal mampu selamat untuk saat ini. Adapun sihir


penciptaan golem itu tidak lain adalah kekuatan inti warisan keluarga Crow yang


diberikan ayah Eliza padanya.


Sihir itu memang


begitu kuat karena mampu membuat Black Soul begitu menyedihkan namun ada harga


yang harus dibayar oleh Reynal. Sihir itu menggunakan inti sari warisan yang


mana jika Black Soul berhasil mengalahkannya maka warisan itu akan menghilang


dan tidak lagi berada ditangan Reynal.


Bagaimana tidak,


Reynal juga terkejut ketika mendapati separuh energi yang ia gunakan untuk


membuat sihir itu sangat besar bahkan hampir setengah energi ia gunakan. Meski


begitu, golem yang berhasil diciptakan juga tidak kalah hebat, itu berhasil


membuat Reynal menciptakan golem permata batu yang langka dengan kekerasan

__ADS_1


setingkat dengan pendekar dewa puncak dan mungkin dapat dikalahkan jika itu


adalah pendekar dewa bumi. Sebab kekuatannya juga yang mencapai dewa lapisan 5


membuat serangannya yang besar dan kuat.


“Untunglah saya telah


memberikan Salinannya pada Eliza dan tetua Dicky. Keduanya mungkin telah


menguasainya.” Reynal tersenyum kecil. Ia tidak terlalu khawatir jika golem itu


gugur hari ini, bagaimanapun juga Reynal tidak terlalu pandai dalam membuat


pasukan golem, ia jauh kalah dengan golem buatan Eliza dan tetua Dicki.


Selain itu menurutnya


pasukan Undiednya sudah cukup menemaninya berpetualang, karena tidak dapat


mati, undied juga memiliki kelebihan dalam menggunakan kekuatan mereka sewaktu


masih hidup tanpa memperdulikan Batasan energi yang mereka miliki.


Jauh berbeda dengan


golem yang kelemahannya tidak memiliki kekuatan atau jurus untuk menyerang. Mereka


hanya mengandalkan kekuatan serangan yang besar serta ketahanan tubuh yang kuat


untuk mengintimidasi lawan.


Reynal kemudian


mengerahkan seluruh undiednya untuk bersiap menyerang altar dalam selagi Black


Soul menghadapi Golem. Bagimanapun juga walau itu hanya ebuah golem namun


kekuatannya besar, untuk menghabiskan kekuatan seperti itu tanpa hasil maka


adalah sebuah kerugian bagi Reynal.


Pada akhrinya 250


undied terbang bersamaan dan mengeluarkan aura intimidasi yang kuat menuju


altar dalam Hell Memoth. Reynal Bersama dengan mereka untuk memimpin pasukan


dan menjebol sistem keamanan disana.


Benar saja kemanan


belum diaktifkan oleh Beatrix dan Raja Malam karena merasa percaya diri jika


mereka berhasil mengusir lawan. Hal ini membuat Reynal tersenyum senang lalu


berteriak “Serang!!”

__ADS_1


Akhirnya sebelum


keduanya sadar, separuh bangunan dalam Hell Memoth hancur karena ledakan.


__ADS_2