
Black Soul baru saja
ingin menyentuh kepala golem raksasa untuk mengaktifkan sihir Budak Jiwa
miliknya namun tanpa ia duga, pukulan keras sekali lagi menyentuh punggungnya
yang tidak siap.
Black Soul terguncang,
ia terbatuk darah beberapa kali setelah terlempar dari ketinggian 4 meter
dengan keras. Ia dapat merasakan 4 bagian rusuknya Kembali patah kali ini. Ia
tidak menyangka jika sihir Soul Stop andalannya tidak mampu menahan golem
tersebut dan bahkan membuatnya terkena pukulan yang menyakiktkan untuk kedua
kalinya.
Black Soul sangat
marah, ia menatap golem raksasa didepannya lalu menstabilkan kekuatannya
menggunakan sihir penyembuh sebelum menyerang Black Soul menggunakan mantra
sihir lainnya.
Ia kali ini sangat
kesal, bagaimana tidak ia bahkan belum mampu membuat golem raksasa itu mundur
sekalipun namun ia telah terluka 2 kali akibat pukulannya. Ini membuat harga
dirinya tercoreng.
Untunglah tidak ada yang
melihatnya jika tidak maka nama besarnya dalam Hell Memoth akan menjadi lelucon
di siang hari.
“Jika kau tidak dapat
dikalahkan dengan sihir jiwa maka kau akan aku kalahkan dengan tombak
kematian!” Black Soul kemudian mengeluarkan tombaknya dari batu penyimpanan
yang ia bawa.
Tombak tersebut
berwarna hitam dengan garis lengkungan pada ganggangnya yang panjang. Jika
Reynal melihat tombak itu maka ia dapat mengenali tombak itu tidak lain adalah
tombak andalah dari Lucy, sang legenda Lancer/ tombak.
__ADS_1
Adapun Black Soul yang
mendapatkannya entah dari mana tidak ada yang tahu namun yang pasti aura dingin
yang mencekam yang dikeluarkan dari tombak itu sangat mengerikan.
Selain itu Black Soul
juga mengaktifkan aura yang ia miliki, Aura raja Pembunuh Jiwa. Yang mana
sesuai dengan perpaduan antara ketiga kekuatan yang ia miliki.
“Rasakan tombakku!” Black
Soul berteriak dan menerjang golem raksasa yang bersiap untuk bertahan. Black
Soul juga tidak lupa untuk mengeluarkan jurus- jurus ilmu tombak yang telah ia
kuasai.
~~
Disisi lain, Reynal
baru saja menghela nafasnya lega karena Black Soul yang kuat itu tidak
mengejarnya. Bagaimanapun semua sihir yang mampu menghalangi jalan Black Soul
telah ia lakukan sampai pada ketika sihir Golem yang menjadi pilihan terakhir
ia gunakan.
terakhir itu telah membuar Reynal mampu selamat untuk saat ini. Adapun sihir
penciptaan golem itu tidak lain adalah kekuatan inti warisan keluarga Crow yang
diberikan ayah Eliza padanya.
Sihir itu memang
begitu kuat karena mampu membuat Black Soul begitu menyedihkan namun ada harga
yang harus dibayar oleh Reynal. Sihir itu menggunakan inti sari warisan yang
mana jika Black Soul berhasil mengalahkannya maka warisan itu akan menghilang
dan tidak lagi berada ditangan Reynal.
Bagaimana tidak,
Reynal juga terkejut ketika mendapati separuh energi yang ia gunakan untuk
membuat sihir itu sangat besar bahkan hampir setengah energi ia gunakan. Meski
begitu, golem yang berhasil diciptakan juga tidak kalah hebat, itu berhasil
membuat Reynal menciptakan golem permata batu yang langka dengan kekerasan
__ADS_1
setingkat dengan pendekar dewa puncak dan mungkin dapat dikalahkan jika itu
adalah pendekar dewa bumi. Sebab kekuatannya juga yang mencapai dewa lapisan 5
membuat serangannya yang besar dan kuat.
“Untunglah saya telah
memberikan Salinannya pada Eliza dan tetua Dicky. Keduanya mungkin telah
menguasainya.” Reynal tersenyum kecil. Ia tidak terlalu khawatir jika golem itu
gugur hari ini, bagaimanapun juga Reynal tidak terlalu pandai dalam membuat
pasukan golem, ia jauh kalah dengan golem buatan Eliza dan tetua Dicki.
Selain itu menurutnya
pasukan Undiednya sudah cukup menemaninya berpetualang, karena tidak dapat
mati, undied juga memiliki kelebihan dalam menggunakan kekuatan mereka sewaktu
masih hidup tanpa memperdulikan Batasan energi yang mereka miliki.
Jauh berbeda dengan
golem yang kelemahannya tidak memiliki kekuatan atau jurus untuk menyerang. Mereka
hanya mengandalkan kekuatan serangan yang besar serta ketahanan tubuh yang kuat
untuk mengintimidasi lawan.
Reynal kemudian
mengerahkan seluruh undiednya untuk bersiap menyerang altar dalam selagi Black
Soul menghadapi Golem. Bagimanapun juga walau itu hanya ebuah golem namun
kekuatannya besar, untuk menghabiskan kekuatan seperti itu tanpa hasil maka
adalah sebuah kerugian bagi Reynal.
Pada akhrinya 250
undied terbang bersamaan dan mengeluarkan aura intimidasi yang kuat menuju
altar dalam Hell Memoth. Reynal Bersama dengan mereka untuk memimpin pasukan
dan menjebol sistem keamanan disana.
Benar saja kemanan
belum diaktifkan oleh Beatrix dan Raja Malam karena merasa percaya diri jika
mereka berhasil mengusir lawan. Hal ini membuat Reynal tersenyum senang lalu
berteriak “Serang!!”
__ADS_1
Akhirnya sebelum
keduanya sadar, separuh bangunan dalam Hell Memoth hancur karena ledakan.