
“Kertas Jimat penjaga langit adalah kertas jimat yang memiliki kekuatan tingkat Dewa, kekuatannya sangat besar bahkan aku sendiri tidak yakin mampu menghancurkan pelindung yang dibuat dari kertas jimat penjaga langit.
Sebab itu jika terdapat seseorang yang mampu dengan mudah menghina kekuatan dari kertas jimat penjaga langit maka secara tidak langsung dia juga telah menghinaku dan aku akan memastikan orang itu tidak akan selamat walau hanya sedetik.”
Penjelasan dari ketua Karin cukup untuk membungkam mereka yang sebelumnya meremehkan kertas jimat penjaga langit. Melihat ketua Remi yang terlihat sangat kesal membuat mereka harus berpikir seribu kali jika ingin menghina kertas jimat tersebut walau hanya dalam hati mereka.
“Terimakasih ketua Karin karena telah bersedia membantuku, para tamu undangan sekalian aku tidak akan berlama lagi untuk menetapkan harga awal dari kertas jimat penjaga langit. Seperti pengumuman yang telah aku sampaikan sebelumnya bahwa benda ini akan dilelang menggunakan senjata, pil, ataupun seluruh benda berharga lainnya kecuali uang dan permata soun.”
“Kertas Jimat penjaga langit kami hargai setingkat dua senjata tingkat Roh”
Para tamu undangan yang berada pada barisan tengah dan bawah tidak dapat bersuara, menurut mereka harga kertas jimat tersebut sangat mahal untuk harga awal sebab itu mereka memilih untuk tidak ikut menawar.
Kini giliran tamu VIP yang berebut ingin menawar membuat sebagian tamu merasa heran dan sedikit mulai percaya dengan perkataan ketua Karin. Sebelumnya para tamu VIP bahkan tidak sekalipun ingin menawar dengan ketiga puluh barang lelang namun sekarang mereka malah berebutan.
Berbagai macam penawaran mulai didapatkan seperti tiga buah senjata tingkat roh, lalu sebuah sprit dari monster berkekuatan raja bahkan beberapa menawarkan pusaka tingkat Artefak.
Tamu undangan yang berasal dari kalangan guild kecil dan menengah hanya dapat menahan liur mereka agar tidak menetes. Penawaran yang dibuat para guild besar sangatlah menggiurkan bagi mereka bahkan beberapa melebihi kekayaan guild tersebut.
__ADS_1
Guild Samurawa dan Cempaka Aji sekalipun tidak dapat menahan penutup mulut mereka untuk tidak terbuka lebar. Belakangan barulah mereka mengetahui kehebatan dari kertas jimat penjaga langit yang sesungguhnya.
“Lima buah senjata tingkat Artefak papan atas” ucap ketua guild Karin berusaha untuk menutup penawaran dari guild besar lainnya.
“Sepuluh buah senjata Artefak” balas salah satu tetua keluarga Dao. Reynal mengetahui perwakilan keluarga Dao adalah Dao Wu yang merupakan salah satu dari tiga tetua penting keluarga Dao.
Penawaran dari Dao Wu sempat membuat seluruh peserta lelang terdiam, mereka tentu mengetahui jelas seberapa mahal dan berharganya penawaran yang dibuat oleh Dao Wu. Bahkan penawaran tersebut dapat membuat sebuah guild bintang dua naik menjadi guild bintang tiga dalam sekejap.
Reynal mulai menghitung satu sampai tiga untuk memutuskan penawaran tersebut, ia cukup puas ketika selembar kertas jimat yang dapat ia buat dalam waktu setengah jam mampu menghasilkan sepuluh pusaka tingkat Artefak.
Penawaran dari pendekar tersebut segera membuat acara lelang kembali hening. Sungguh penawaran yang sangat mengejutkan keluar dari seorang pendekar petualang sepertinya.
“Batu penyimpanan satu”
“Batu penyimpanan dua”
Reynal mulai kembali menghitung, ia tidak mungkin membiarkan dirinya kehilangan batu Roh penyimpanan yang sangat terkenal dengan kertas jimat penjaga langit.
__ADS_1
“Batu Penyimpanan ...”
“Tunggu!” Belum selesai Reynal menghitung, ketua Karin secara mengejutkan kembali membuat penawaran dengan sepuluh buah spirit monster tingkat Kaisar yang terkenal kekuatannya menandingi pendekar Semesta lapisan lima.
“Apa ada penawaran lainnya?” sejujurnya Reynal tidak begitu tertarik dengan spirit monster walau itu tingkat Kaisar sebab walaupun memiliki manfaat dapat meningkatkan kekuatan namun itu tidak sebanding dengan resikonya dalam menyerap inti spirit yang sangat sulit bahkan dapat mengancam nyawa. Reynal kemudian memandangi pendekar misterius tersebut berharap agar pendekar itu tidak berhenti untuk membuat penawaran.
“Sebuah Batu penyimpanan dan batu roh pertahanan” ucap pendekar itu setelah beberapa saat berpikir dengan perasaan yang campur aduk. Tentu tidak ada yang cukup gila membuat penawaran seperti dirinya.
“Satu”
“Dua”
“Tiga”
Akhirnya kertas jimat penjaga langit jatuh ketangan pendekar misteris tersebut dengan menukarkan dua buah batu roh yang sangat berharga. Reynal tidak dapat menahan senyumannya setelah berhasil mendapatkan benda yang sangat bagus, namun karena menyadari dirinya masih membawa acara lelang membuat Reynal harus kembali fokus.
Ia kemudian mengeluarkan benda pusaka berikutnya namun seperti dugaannya kini tamu VIP tidak begitu tertarik dengan benda pusaka kali ini sebaliknya para guild kecil dan menengah serta beberapa pendekar petualan terlihat beberapa kali mengajukan penawaran.
__ADS_1