
Black Dangger Kembali
mengarahkan jarinya, ia kini mengerahkan kekuatan penuh yang ia miliki untuk
menghancurkan formasi pembunuh Akademi Beladiri. Halu King dan yang lainnya
telah lama mundur karena merasakan kekuatan yang sangat kuat mengalir dari
Black Dangger.
Mereka menunggu apakah
Black Dangger dapat menghancurkan pelindung yang Akademi Beladiri miliki atau
tidak. Tak sampai beberapa menit, sebuah bola berwarna hitam pekat seukuran
dengan bola basket jika didunia nyata terlihat sedikit melayang diatas jari
telujuk Black Dangger yang tegak lurus.
“Bola hitam neraka!” teriaknya
ketika melemparkan bola hitam tepat di atas formasi pembunuh Akademi Beladiri.
Seketika itu juga bola
hitam itu berbenturan dengan lapisan formasi pembunuh Akademi Beladiri. Awalnya
bola itu tidak dapat menembus atau menggetarkan formasi akibat ribuan tiang
energi menyangganya.
Namun perlahan bola
hitam itu mulai menggetarkan formasi pembunuh, selain itu energi dari para
pendekar formasi yang menyangga tiang energi mulai kehabisan energi mereka.
Terutama tetua Qin Feng yang dari awal mengeluarkan energi yang besar untuk
melindungi formasi.
Kretak! Kretak!
Kretak!
Perlahan formasi
pembunuh mulai mengalami keretakan karena ditekan oleh bola hitam milik Black
__ADS_1
Dangger. Bola itu semakin menekan dengan jumlah retakan yang semakin banyak dan
melebar.
Wajah dari para
pelindung formasi dan juga tetua Qin Feng tidak begitu baik. Mereka mengetahui
jika formasi pembunuh dihancurkan dengan cara seperti itu maka bukan hanya itu
akan cepat pecah tapi juga akan terjadi ledakan keras yang mampu menciptkana
gelombang kejut super besar.
Gelombang itu akan
mengenai bukan hanya pihak musuh tapi juga mereka yang berlindung di dalam
formasi. Gelombang itu bukan hanya besar tapi juga mampu membunuh pendekar
Semesta sekalipun.
“Tidak! Kalian yang
merupakan pendekar Semesta ke bawah sebaiknya segera lari berlindung, formasi
ini tidak akan bertahan lama” teriak Qin Feng.
membuat seluruh anggota devisi formasi yang berada disini tewas karena ia yakin
pondasi dari formasi Akademi Beladiri akan menurun jauh jika mereka semua tewas
disana. TIdak apa jika mereka adalah pendekar dewa yang cukup mampu bertahan
namun 80% dari mereka hanyalah pendekar Semesta.
“Tuan, kita tidak bisa
membiarkan anda menahan ini sendirian! Kita harus berjuang dan mati bersama
hari ini” teriak salah satu murid dari Qin Feng.
Usai berkata seperti
itu, ia menggunakan seluruh energinya untuk membentuk pilar energi yang jauh
lebih besar. Retakan seketika terhenti sejenak membuat Qin Feng dan yang
lainnya terkejut.
__ADS_1
Meski hanya sejenak,
retakan itu berhasil dihentikan oleh seorang muridnya. “Cepat hentikan dia! Dia
menggunakan energi kehidupan untuk melakukannya” teriak Qin Feng yang segera
tersadar.
Ia menyesali muridnya
itu yang terlalu bertindak gegabah, mengorbankan dirinya hanya untuk mencegah
formasi pembunuh yang pada akhirnya juga akan hancur.
“Sihir Formasi –
Teleport!” Kemudian Qin Feng menggunakan sihir terakhir yang ia miliki untuk
mengirimkan semua muridnya dan anggota devisi formasi pada pusat Akademi
Beladiri menggunakan teleportasi.
Ribuan anggota devisi
formasi seketika menghilang dan meninggalkan tetua Qin Feng sendirian. Bersamaan
dengan itu ribuan tiang energi juga ikut menghilang meninggalkan sebuah tiang
energy milik Qin Feng.
Black Dangger
tersenyum senang, “Saya berterimakasih padamu karena telah mengirimkan mereka
pergi dari sini! Saya sungguh akan kesulitan jika mereka tetap disini
memberikan energi.”
Black Dangger tanpa di
duga menciptakan bola hitam neraka lainnya dan segera melemparkannya ada
formasi pembunuh. 2 bola hitam neraka bersama- sama menggetarkan formasi
pembunuh dan membuat retakan kecil Kembali tercipta.
Qin Feng tersenyum
pahit merasakan tiang energinya mulai meredup menandakan energi yang ia miliki
__ADS_1
sudah tidak banyak. “Huh! Padahal masih banyak formasi yang belum saya
ciptakan” ucapnya menyesal ketika merasakan akhir hidupnya mendekat.