Dark Game

Dark Game
219. Guild Pisau Keramat 8


__ADS_3

Kita adakan pesta malam ini!” teriak Mengtian yang juga ikut bersama dengan Yubao yang diikuti teriakan gembira oleh para anggota guild lainnya.


“Kalian ingin mengadakan pesta tapi tidak mengundang kami?” teriakan Reynal seketika membuat Yubao dan Mengtian berhenti.


Mereka berdua segera berbalik kebelakang, betapa terkejutnya mereka melihat Reynal, Parsi dan kedua penjaga Akademi tidak terlihat terluka sama sekali setelah terkena serangan terkuat guild Pisau Keramat.


“Kenapa kalian tidak mati setelah terkena serangan yang sangat kuat?” Yubao tersurut dua langkah kebelakang. Ia meningkatkan kewaspadaannya.


“Kau bilang sangat kuat? Aku tidak yakin jika kekuatan terkuat guild bintang dua seperti Pisau Keramat hanya seperti ini” Reynal memulai aksinya. Ia mencoba untuk memprovokasi Yubao.


“Kalau kalian ingin melihat serangan yang kuat, maka kami akan berikan!” Reynal kembali memberi tanda kepada penjaga Luck dan Jack untuk mengaktifkan kertas jimat Semesta untuk kedua kalinya. Kali ini Parsi juga ikut mengaktifkan lima buah kertas jimat tingkat Semesta.


Seketika muncul kembali puluhan cahaya merah yang sangat panas. Cahaya itu mulai menyerang barisan terdepan guild Pisau Keramat dengan sangat cepat.


“Cepat kalian buat pertahanan” teriak Yubao, namun sayang baginya. Peringatannya sungguh terlambat membuat puluhan pendekar tingkat Galaksi terkena serangan dan langsung tewas seketika.


Beberapa pendekar tingkat Semesta lapisan satu dan dua ikut tewas dalam serangan gabungan Parsi dan kedua penjaga Akademi.

__ADS_1


Kondisi Yubao sendiri cukup beruntung, ia berhasil membuat pertahanan menggunakan separuh energi yang ia miliki karena merasakan serangan yang diberikan oleh ketiganya setara dengan serangan pendekar Semesta lapisan lima, membuatnya hanya mengalami luka ringan pada bagian tangan.


Begitupula dengan ketiga petinggi guild lainnya yang memiliki kekuatan tingkat Semesta Lapisan Empat yang berhasil menahan serangan.


Berbeda dari sebelumnya, kini anggota yang selamat dari guild Pisau Keramat lebih sedikit. Kini hanya tersisa sepuluh pendekar tingkat Galaksi dan enam pendekar tingkat Semesta termasuk Yubao dan ketiga petinggi guildnya.


Melihat kekuatan lawannya menurun drastis tidak membuat Reynal menghentikan serangannya. Ia kembali memberikan tanda pada ketiganya untuk menyerang Yubao dengan lima kertas jimat semesta yang tersisa. Membuat Yubao dan pendekar yang tersisa harus kembali membuat pertahanan terkuat mereka.


“Bagaimana dengan serangan terkuat dari kami?” Reynal tersenyum puas, rencana mereka sepenuhnya berjalan lancar.


“Hahaha aku tidak menyangka Akademi Beladiri memiliki kekuatan seperti ini. sepertinya Untuk membunuh kalian aku harus menggunakan jurus terkuat yang kumiliki”


“Pisau Pemakan Jiwa” seketika selain Yubao dan ketiga petinggi guild, para anggota guild Pisau Keramat mendadak tertusuk oleh pisau- pisau kecil yang terhubung oleh benang energi yang berasal dari sayap Yubao.


Pisau tersebu segera menyerap energi dan kekuatan pasukan Yubao yang tersisa membuat Energi dan kekuatannyameningkat menjadi pendekar Semesta lapisan lima.


“Pisau Peledak”

__ADS_1


“Tornado Pisau”


“Pisau Berantai”


“Pisau Pembelah”


Yubao dan ketiga petinggi guild mulai melepaskan serangan terkuat mereka.


“Pemimpin Suci, aku merasakan keempat serangan itu berada pada tingkat Semesta lapisan Lima. Jika benar mereka menyerang pelindung ini maka pelindung ini akan hancur” Penjaga Luck segera menjelaskan situasinya pada Reynal.


Reynal kemudian tersenyum, ia telah memperkirakan hal ini sebelumnya. “Itu memang tujuanku, aku ingin menghabiskan energi mereka terlebih dahulu. Disaat itu barulah kita menutup pertarungan ini”


Luck dan Jack mengangguk paham, mereka kemudian mulai mengeluarkan senjata mereka. Disisi lain Parsi berniat ikut menyerang, ia ikut mengeluarkan senjatanya beserta kereta kuda legendaris miliknya.


Benar saja, ketika serangan keempatnya mengenai pelindung Akademi, pelindung tersebut segera hancur setelah berhasil menahan serangan mereka. Disaat itulah Reynal berteriak memerintahkan ketiganya untuk maju menyerang Yubao dan ketiga petinggi guild yang telah terlihat hampir kehabisan energi.


“Magic Support : Doble Attack” Reynal segera mengeluarkan sihirnya untuk menambah kekuatan dariParsi dan kedua Penjaga Akademi Beladiri

__ADS_1


“Penjaga Jack, Penjaga Luck. Aku yakin kalian berdua dapat mengatasi kedua petinggi guild itu. Yubao akan aku serahkan pada Parsi dan untuk Mengtian akan menjadi lawanku”


__ADS_2