
Reynal memiliki senyum yang lebar setelah mendapatkan banyak
koin emas dari Akademi Beladiri. Ia juga segera kembali ke guild Raja Nirwana
sebab pertarungan pendekar terkuat faksi Hell Memoth akan segera dimulai.
Tidak lupa, Reynal memberikan hadiah pada para muridnya yang
telah menyelesaikan misi dengan sangat baik. Reynal sebelumnya meminta banyak
seni beladiri tingkat tinggi yang dimiliki oleh para legenda yang tidak
diturunkan kepadanya karena beberapa alasan.
Ia berencana akan memberikan kepada para muridnya ilmu
tersebut sehingga kemampuan dan kekuatan para muridnya akan semakin besar.
“Raja Racun, anda sebaiknya menyimpan rahasia dari Five
Magical Poison jika itu benar- benar racun legendaris! Saya takut banyak dewa
bumi yang kuat atau bahkan diatasnya turun ke alam bawah untuk merampas formula
dari racun ini!”
Setelah memberikan formula pada raja Racun, Reynal segera
menutup portal gerbang racun neraka sementara menunggu kepulangan Lucifer.
Beberapa jam kemudian, Lucifer datang dan mengatakan pesan
dari ketua Remi, apa daya ia sekarang masih mjenjadi mata- mata Akademi
Beladiri sehingga belum bisa meninggalkan guild Raja Nirwana.
“Tapi saya bisa menyingkirkan beberapa pesaing paling kuat
dari faksi Hell Memoth sehingga Akademi Beladiri akan memiliki peluang lebih
besar!”
__ADS_1
Selepas menyelesaikan semuanya, Reynal bergegas menuju guild
Raja Nirwana. Untunglah jarak dari sini ke markas guild hanya berjarak beberapa
puluh kilometer.
“Reynal, akhirnya kau datang. Ketua Jacson mencarimu
beberapa hari terakhir!” ucap Embert melihat kedatangan Reynal.
“Kenapa ia mencari saya?”
“Kau sudah lupa? Besok ketua Jacson akan membawa kita untuk
mewakili guild Raja Nirwana dalam pertarungan tingkat faksi Hell Memoth.”
Reynal mengangguk, ia segera menemui ketua Jacson. Pintu
dibuka, memperlihatkan Reynal yang telah sampai membuat ketua Jacson bersemangat
sekaligus bernafas lega.
Sebelumnya ia sangat khawatir jika Reynal mendapat
itu terjadi maka Raja Nirwana akan kehilangan satu pendekar kuat dimasa depan.
“Reynal, apa kabarmu? Bagaimana perjalananmu, apakah semua
baik- baik saja?” Tanya ketua Jacson setelah mempersilahkan Reynal untuk duduk
diatas sofa berbulunya yang indah.
Reynal dapat merasakan kenyamanan saat duduk diatas sofa. Reynal
mengangguk “Semua baik- baik saja, memangnya ada apa?”
“Sepertinya kau belum mendengar tentang pembantaian dari
beberapa pemimpin agung dan seroang malaikat suci Hell Memoth baru- baru ini!”
ucap Jacson dengan suram.
__ADS_1
“Kita, para ketua guild bawahan Hell Memoth telah dipanggil
dan membahas masalah ini, Kami semua sepakat jika yang membunuh adalah Akademi
Beladiri” lanjutnya.
“Akademi Beladiri? jika benar mereka maka itu adalah hal
yang wajar sebab Hell Memoth telah beberapa kali memprovokasi faksi itu, Selain
itu saya mendengar jika mereka dipaksa untuk mengaktifkan formasi pertahanan
yang besar untuk melindungi seluruh wilayah kerajaan Horsox agar tidak diserang
oleh Hell Memoth. Kini mereka membalas dendam, sudah sangat wajar bukan?” ucap
Reynal.
Ia mengerti jika Hell Memoth tidak mengetahui pembunuhnya
sehingga secara langsung menuduh Akademi Beladiri yang melakukannya. Ia sungguh
tidak senang dengan itu.
“Ketua Jacson, saya tahu Akademi Beladiri dan guild Raja
Nirwana memiliki banyak hubungan permusuhan. Namun setelah kejadian ini, kita
semua mengetahui jika Akademi Beladiri memiliki kekuatan yang kuat, guild Raja
Nirwana tidak akan mampu bertahan jika Akademi Beladiri memutuskan untuk
membalas kejahatan guild Raja Nirwana dimasa depan.”
Reynal mengingat salah satu siasat yang ia pelajari sewaktu
masih di bumi. sewaktu pelajaran sejarah. Devide et impera, adalah siasat adu
domba yang dilakukan belanda pada bangsa indonesia.
Reynal memiliki ide untuk menerapkan siasat ini pada seluruh
__ADS_1
pasukan dibawah kekuasaan Hell Memoth. “Pertama saya ingin menumbuhkan keraguan
dalam guild Raja Nirwana pada Hell Memoth!”