Dark Game

Dark Game
404


__ADS_3

Reynal memiliki senyum yang lebar setelah mendapatkan banyak


koin emas dari Akademi Beladiri. Ia juga segera kembali ke guild Raja Nirwana


sebab pertarungan pendekar terkuat faksi Hell Memoth akan segera dimulai.


Tidak lupa, Reynal memberikan hadiah pada para muridnya yang


telah menyelesaikan misi dengan sangat baik. Reynal sebelumnya meminta banyak


seni beladiri tingkat tinggi yang dimiliki oleh para legenda yang tidak


diturunkan kepadanya karena beberapa alasan.


Ia berencana akan memberikan kepada para muridnya ilmu


tersebut sehingga kemampuan dan kekuatan para muridnya akan semakin besar.


“Raja Racun, anda sebaiknya menyimpan rahasia dari Five


Magical Poison jika itu benar- benar racun legendaris! Saya takut banyak dewa


bumi yang kuat atau bahkan diatasnya turun ke alam bawah untuk merampas formula


dari racun ini!”


Setelah memberikan formula pada raja Racun, Reynal segera


menutup portal gerbang racun neraka sementara menunggu kepulangan Lucifer.


Beberapa jam kemudian, Lucifer datang dan mengatakan pesan


dari ketua Remi, apa daya ia sekarang masih mjenjadi mata- mata Akademi


Beladiri sehingga belum bisa meninggalkan guild Raja Nirwana.


“Tapi saya bisa menyingkirkan beberapa pesaing paling kuat


dari faksi Hell Memoth sehingga Akademi Beladiri akan memiliki peluang lebih


besar!”

__ADS_1


Selepas menyelesaikan semuanya, Reynal bergegas menuju guild


Raja Nirwana. Untunglah jarak dari sini ke markas guild hanya berjarak beberapa


puluh kilometer.


“Reynal, akhirnya kau datang. Ketua Jacson mencarimu


beberapa hari terakhir!” ucap Embert melihat kedatangan Reynal.


“Kenapa ia mencari saya?”


“Kau sudah lupa? Besok ketua Jacson akan membawa kita untuk


mewakili guild Raja Nirwana dalam pertarungan tingkat faksi Hell Memoth.”


Reynal mengangguk, ia segera menemui ketua Jacson. Pintu


dibuka, memperlihatkan Reynal yang telah sampai membuat ketua Jacson bersemangat


sekaligus bernafas lega.


Sebelumnya ia sangat khawatir jika Reynal mendapat


itu terjadi maka Raja Nirwana akan kehilangan satu pendekar kuat dimasa depan.


“Reynal, apa kabarmu? Bagaimana perjalananmu, apakah semua


baik- baik saja?” Tanya ketua Jacson setelah mempersilahkan Reynal untuk duduk


diatas sofa berbulunya yang indah.


Reynal dapat merasakan kenyamanan saat duduk diatas sofa. Reynal


mengangguk “Semua baik- baik saja, memangnya ada apa?”


“Sepertinya kau belum mendengar tentang pembantaian dari


beberapa pemimpin agung dan seroang malaikat suci Hell Memoth baru- baru ini!”


ucap Jacson dengan suram.

__ADS_1


“Kita, para ketua guild bawahan Hell Memoth telah dipanggil


dan membahas masalah ini, Kami semua sepakat jika yang membunuh adalah Akademi


Beladiri” lanjutnya.


“Akademi Beladiri? jika benar mereka maka itu adalah hal


yang wajar sebab Hell Memoth telah beberapa kali memprovokasi faksi itu, Selain


itu saya mendengar jika mereka dipaksa untuk mengaktifkan formasi pertahanan


yang besar untuk melindungi seluruh wilayah kerajaan Horsox agar tidak diserang


oleh Hell Memoth. Kini mereka membalas dendam, sudah sangat wajar bukan?” ucap


Reynal.


Ia mengerti jika Hell Memoth tidak mengetahui pembunuhnya


sehingga secara langsung menuduh Akademi Beladiri yang melakukannya. Ia sungguh


tidak senang dengan itu.


“Ketua Jacson, saya tahu Akademi Beladiri dan guild Raja


Nirwana memiliki banyak hubungan permusuhan. Namun setelah kejadian ini, kita


semua mengetahui jika Akademi Beladiri memiliki kekuatan yang kuat, guild Raja


Nirwana tidak akan mampu bertahan jika Akademi Beladiri memutuskan untuk


membalas kejahatan guild Raja Nirwana dimasa depan.”


Reynal mengingat salah satu siasat yang ia pelajari sewaktu


masih di bumi. sewaktu pelajaran sejarah. Devide et impera, adalah siasat adu


domba yang dilakukan belanda pada bangsa indonesia.


Reynal memiliki ide untuk menerapkan siasat ini pada seluruh

__ADS_1


pasukan dibawah kekuasaan Hell Memoth. “Pertama saya ingin menumbuhkan keraguan


dalam guild Raja Nirwana pada Hell Memoth!”


__ADS_2