Dark Game

Dark Game
39. Berhasil


__ADS_3

*Beberapa saat sebelum peperangan*


Gara memakai penutup wajah dan kepala, ia juga memakai baju berwarna hitam. Seluruh tubuhnya tertutup hanya kedua matanya yang terlihat.


“Kau yakin?” Sindo bertanya untuk terakhir kalinya.


“Hanya ini cara agar mereka tidak menyerang kota ini” ucap Gara yang kini telah bersiap menuju medan perang


“Percayakan saja padaku” ia kembali menoleh, memberikan tanda bahwa ia akan baik baik saja. Semua orang yang melihat kepergiannya hanya dapat berdoa agar rencana mereka berhasil.


Gara dengan kekuatannya saat ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ditengah peperangan. Semua orang terkejut, mereka belum pernah melihat seseorang dengan kecepatan seperti itu bahkan bagi seorang master asasin.


“Siapa kau? Beraninya menggangu” terdengar suara berat dari pasukan Horsox.


“Mohon maaf sebelumnya, aku hanyalah seorang pengembara. Aku tidak sengaja melihat peperangan kalian, bisakah kalian menjamin keselamatan desa dan kota yang berada di sekitar?” Gara tentu bertanya kepada kedua pasukan dihadapannya.


“Baiklah kami akan berusaha untuk menjaga serangan agar tidak mengenai sekitar” ucap raja Horsox II.

__ADS_1


“Jika kalian dapat melakukannya, aku sangat senang dan berterimakasih kepada kalian”


“Hahaha, bodoh. Setelah kami memenangkan perang ini kerajaan Horsox akan menjadi milik kami. Beberapa desa dan kota disini tidaklah bernilai, tunggulah setelah perang kami akan merusak dan menyerang daerah sekitar” tawa pemimpin perang kerajaan Krunch membuat darah Garah mendidih. Seorang pemuda berusia tiga puluh tahunan terlihat sangat menjengkelkan bagi Gara.


“Memangnya pemuda sepertimu mampu berbuat sesuatu pada kami? Kau hanyalah seorang pengembara, aku dapat dengan mudah menghancurkan tubuhmu berkeping- keping."


Gara tersenyum sinis, dengan kekuatannya sekarang ia dapat menghancurkan seluruh pasukan Krunch Kingdom jika ia ingin.


“Jika itu terjadi kau dan pasukanmu tidak akan pernah kembali lagi” ucap Gara dingin, ia menatap pria tersebut seakan ingin membuhnya sekarang juga.


“Bagaimanapun juga saya berada di kawasan Horsox Multie, sungguh tidak sopan jika aku tidak membantu bukan?” Gara kembali bertanya pada pasukan Horsox.


“Betul, kau hanya menambah beban pada pasukan kami nantinya” Gara kembali tersenyum mendengar semua penghinaan yang dilontarkan kepadanya.


“Terimakasih atas pencerahan yang tuan berikan, saya merasa senang dan berterimakasih atas kepedulian tuan. Baiklah, jika tuan tidak membutuhkan bantuan saya. Terimakasih telah ingin mengabulkan permintaanku” Gara memberi hormat pada Raja Horsox yang sedari tadi menatapnya.


Setelah itu ia segera berlari dengan kecepatan penuh kembali ke kota Air Biru.

__ADS_1


“Bagaimana? Apakah berhasil?” Draco melihat raut wajah Gara cukup senang setelah kembali.


“Tentulah, sekarang kita hanya dapat melihat perkembangan perang dari jauh. Jika pasukan Kerajaan Horsox menang maka kita tidak perlu lagi khawatir dengan serangan sebab mereka menjamin keselamatan kita disini”raut wajah Gara berubah serius.


“Tapi jika pasukan Krunch yang menang, kita harus bersiap menahan dan menghabisi mereka semua. Tidak akan ada yang mengetahui dan mempercayai jika kota Air Biru dapat menghabisi pasukan Krunch Kingdom nantinya.”


Setelah itu, Gara mengajak Draco untuk membuat lapisan pelindung tingkat tinggi pada seluruh kota. Untuk membuat pelindung seperti itu membutuhkan energi yang cukup besar, Draco tidak memiliki energi sebesar itu untuk melindungi sebuah kota selama beberapa saat.


Gara tersenyum dan menjelaskan bahwa ia akan membantu Draco membuatnya, dengan bantuan batu kekuatan saat ini ia tidak perlu khawatir jika kehabisan energi, batu kekuatan menjadi salah satu sumber energi tak terbatas miliknya.


 


Halo,,, author ingin mengucapkan mohon maaf sebab kemarin author lupa buat updatenya...


Untuk itu hari ini kami Crazy Up, yeah:v


jangan lupa Like dan Coment :'\)

__ADS_1


 


__ADS_2