DERITA SEATAP DENGAN MERTUA

DERITA SEATAP DENGAN MERTUA
Membuka Luka Lama


__ADS_3

Kini mereka berdua telah sampai di area parkir mall. Setelah Natasya memarkir mobil yang mereka tumpangi tadi, kedua perempuan beda usia itu berjalan masuk dengan bergandengan tangan.


Mereka terlihat sangat akrab sekali, sudah seperti ibu dan anak. Sesekali Anita merangkul tubuh langsing Natasya.


Anita berasa terangkat derajat nya, saat berjalan bersama orang seperti Natasya. Selain banyak uang, barang-barang yang di pakai pun semua brand terkenal dari luar negeri.


Pandangan mata Anita kali ini tertuju pada tas kremes yang Natasya jinjing. Anita sangat menginginkan tas merek kremes. Namun keadaan yang membuat Anita tak mampu membeli nya


"Seandainya, keluarga ku orang kaya. Pasti aku sudah memiliki tas branded seperti itu." gumam Anita dalam hati dengan sesekali memandang tas yang di jinjing oleh Natasya.


Anita adalah anak perempuan pertama dari seorang ibu yang sangat sederhana. Ia anak pertama dari dua bersaudara.


Anita bisa kuliah di Inggris karena beasiswa, jadi ibu nya tak perlu mengeluarkan uang untuk biaya kuliah nya dulu.


Kini adik perempuan Anita, baru saja masuk universitas negeri yang ada di luar kota. Anita sengaja mengarahkan adiknya untuk kuliah di universitas negeri, karena biaya sedikit lebih murah.


Anita harus bisa mengatur keuangan keluarga nya, karena dia lah tulang punggung untuk ibu dan adiknya .


Sejak ia masih duduk dibangku SMP, ia sudah di tinggal pergi oleh bapak nya yang minggat dengan janda mudah beranak satu.


Semua hartanya di bawah pergi oleh bapak nya bersama janda itu.


Dan tak sepeserpun uang di sisakan oleh bapak Anita untuk kedua anaknya. Bapaknya sangat di mabuk kepayang oleh janda muda itu.


Jadi setelah kepergian bapak dengan janda muda beranak satu, ibu Anita menjadi tukang punggung untuk membiayai kedua anaknya.


Namun setelah Anita lulus kuliah, ibu nya terkena stroke. Dan mengharuskan ia untuk beristirahat.


Kini yang menjadi tulang punggung keluarga berganti Anita.


Maka dari itu Anita sangat terobsesi menjadi istrinya Rama. Menurut nya, kalau ia menjadi istri Rama. Ia tak perlu kerja keras membanting tulang seperti saat ini.

__ADS_1


Anita sangat yakin kalau ia menjadi istri Rama, Anita akan menjadi ratu di rumahnya. Dengan semua keinginan nya pasti akan di turuti.


Anita merasa capek hidup susah, bekerja untuk menghidupi ibu dan biaya kuliah adiknya. Kadang-kadang dipikirkan gadis ayu itu terlintas ingin pergi jauh untuk meninggalkan ibu nya yang sakit-sakitan itu dan adik nya yang saat ini sedang butuh biasa besar untuk biaya kuliah.


"Anita, antar Tante untuk membeli tas. Karena hari ini launching tas baru yang sangat limited edition." ucap Natasya yang saat ini berjalan bergandengan tangan dengan Anita.


"Oke, Tante." jawab Anita dengan mengangkat jari jempol sebelah kanan.


Dari kejauhan, Natasya mencium harum nya kue dan roti yang sudah sangat ia ingin kan saat ia berada disini.


Dan Natasya baru ingat, kalau disini juga ada cabang SKcake. Toko roti yang sudah menjadi langganan nya saat ia pulang ke Indonesia.


Dan Natasya berencana untuk mampir kesana setelah ini. Karena aroma kue yang menggoda itu, membuat perut Natasya keroncongan.


"Tante, Anita ke toilet dulu ya?," ucap Anita pada Natasya dengan seperti sedang menahan sesuatu.


Natasya pun mengijinkan, dan ia berkata pada Anita. Kalau ia akan menunggu nya di outlet SKcake yang neon box nya sudah terlihat dari tempat mereka berdua berdiri.


Kini Anita berbelok untuk pergi ke toilet, sedangkan Natasya berjalan menuju tempat yang ia maksud.


Dan yang membuat Natasya sering datang kesini, selain rasa kue, bolu dan roti nya enak. Natasya sangat penasaran dengan pemilik toko SKcake ini.


Karena anak laki-laki satu-satunya itu sangat tertarik pada owner SKcake. Dan rasa penasaran itu semakin menjadi-jadi, lantaran setiap ia datang untuk membeli kue-kue di situ, Natasya tak pernah menemui pemilik nya.


Kini rasa ingin bertemu dengan pemilik toko itu semakin menggebu, karena saat Natasya baru menginjakkan kaki di Indonesia. Rama sangat antusias dan terlihat bahagia saat menceritakan kalau dirinya bertemu lagi dan menjalin kerjasama dengan perempuan itu.


Dan harapan Natasya saat ini adalah ingin sekali bertemu dengan pemilik toko roti itu disini.


Natasya sangat semangat sekali berjalan menuju toko roti itu.


Dan berapa kagetnya dia, saat langkah nya sudah masuk kedalam outlet. Dia melihat perempuan yang tak asing untuk nya.

__ADS_1


Masih jelas di ingatan Natasya, kalau dia pernah mengusir nya dari rumah Randy.


"ya, itu Sarah." gumam Natasya saat ia melihat Sarah sedang duduk sendiri dengan menikmati kue dan segelas es lemon tea.


Dengan langkah kaki cepat, Natasya berjalan menuju Sarah yang sedang asyik memainkan gawai nya.


"Sarah!!!," panggil Natasya.


Sontak panggilan dari Natasya membuat Sarah terkejut. Sarah pun melihat wajah orang yang memanggil.


"Tante Natasya?," ucap Sarah yang terkejut saat melihat Natasya saat ini berada di depan nya.


"Bagaimana kabarmu, sekarang?!," tanya Natasya sambil memiringkan senyum. Berharap kabar Sarah setelah Natasya berhasil memisahkan nya dengan Randy menjadi buruk.


"Alhamdulillah, Tante. Seperti yang Tante lihat saat ini, aku sangat baik-baik saja." jawab Sarah.


"Mimpi apa aku semalam, sehingga aku bertemu dengan orang yang telah membuat hidup keponakan ku hancur?!," gumam Natasya sambil meninggalkan sarah tanpa pamit, seperti tak punya sopan santun.


Sarah yang melihat itu pun membuang nafas besar, memberi ruang yang sesak di dalam dadanya.


Tak ada sakit hati pada Sarah, saat ia ditinggalkan begitu saja oleh Natasya. Menurut Sarah, lebih baik ia tak berlama-lama Natasya menemuinya. Karena bisa membuat luka lama yang sedikit mengering, tergores lagi.


Setelah Sarah melihat Natasya sedang sibuk memilih kue, Sarah pun memilih untuk pergi ke toilet. Selain karena memang lagi kebelet. Sarah juga bertujuan untuk menghindari sesuatu yang membuat hatinya sakit. Karena di pikiran Sarah saat ini, menjaga kewarasan hati dan pikiran itu sangat perlu.


Jadi jalan yang baik untuk menjaga kewarasan hati dan pikiran adalah dengan menghindari orang-orang yang bisa membuat rusak kewarasan itu.


Sarah berjalan dengan langkah kaki yang sedikit kencang. Agar Natasya tidak melihat kepergian nya.


Sarah pun masuk ke lorong jalan menuju toilet yang di khususkan untuk wanita. Dan tiba-tiba handphone di dalam tas nya berbunyi.


Sarah pun berinisiatif untuk mengambilnya, alhasil ia mengambil handphone nya itu dan dia tak melihat jalan di depan nya.

__ADS_1


Brakkkk!!!


Tabrakan dengan sesama pengguna toilet yang dari arah berlawanan pun tak dapat di hindarkan.


__ADS_2