DERITA SEATAP DENGAN MERTUA

DERITA SEATAP DENGAN MERTUA
Gagal Bertemu Pujaan Hati Anaknya


__ADS_3

"Huh!!! Gagal lagi aku ketemu dengan perempuan yang disukai oleh Rama!!," Gumam Natasya saat masuk kedalam mobil nya..


Sebelum pulang Natasya berencana untuk mampir ke cafe Randy dulu. Ia ingin memakan dengan puas di cafe keponakan nya itu.


Sampai didepan cafe Natasya langsung memarkir mobil. Lalu ia berjalan kedalam sambil mencopot kacamata hitam nya.


Dari kejauhan Randy sudah melihat kedatangan Tante nya itu. Lalu Randy berjalan mendekat kearah Natasya.


"Yee... akhirnya Tante ku yang cantik ini mau singgah ke cafe ku." ucap Randy menggoda Natasya.


"Ini karena permintaan mu ya, jadi Tante kesini." jawab Natasya dengan ketus.


Randy hanya tersenyum saja saat mendengar jawaban dari Natasya. Ia sangat tau persis watak Natasya.


Natasya hanya pedas di mulut saja, tapi sejujurnya hatinya sangat baik.


Randy mencarikan meja yang kosong dan spesial untuk tantenya itu. Lalu Randy memanggil waiters, untuk meminta list makanan dan minuman.


Natasya memilih makanan yang menurut Randy paling best seller.


Tak harus menunggu lama, datang lah para waiters membawa berbagai macam makanan.


"Kamu gila, Ran? Kamu mau menyuruh ku makan segini banyaknya? Apa kamu mau Tante mu ini jadi gendut?!," Natasya terkejut melihat banyak makanan yang dibawa oleh waiters nya.


"Tenang Tante, Tante disini nggak sendirian kok." jawab Randy.


"Iya, Tante tau. Tapi walau kita berdua yang makan tetap saja makanan ini tak akan habis. Nanti jadinya kan mubadzir." Natasya menasehati Randy.


Namun Randy hanya menjawab dengan cekikikan.


Dan saat Randy melihat keluar, Sarah sudah berjalan kearahnya. Randy sengaja mengundang Sarah untuk menemani Tante nya makan. Karena besok Tante nya sudah kembali lagi ke Inggris.


"Kita nggak makan berdua kok, Tante. Tetapi kita makannya rame-rame." ucap Randy dengan tersenyum saat Sarah sudah sampai di meja nya.


Randy langsung menggendong Kean dari gendongan pengasuh nya. Karena setiap melihat Randy, Kean selalu meminta gendong.


"Jadi kamu mengundang dia juga?," tanya Natasya sambil menunjuk Sarah yang menyapanya dengan menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Randy menganggukkan kepalanya, sambil tersenyum pada Natasya tantenya.


"Trus ini siapa?," tunjuk Natasya pada Kean yang saat ini berada di gendongan Randy.


"Tunggu-tunggu.... bukankah dia anak kecil yang tadi menabrak ku di mall?," tanya Natasya mengingat-ingat. Lalu Natasya mengedarkan pandangan nya, ke sekitar Sarah. Seperti nya ia sedang mencari seseorang.


"Oooo.... iya itu tu tu....orangnya." Natasya menunjuk pengasuh Kean yang tadi habis ia semprot karena keteledoran nya.


Sarah dan Randy sangat bingung, melihat tingkah laku Natasya.


Mereka sama sekali tidak mengerti dengan apa yang di maksud oleh Natasya.


"Maksudnya nabrak Tante?," Randy akhirnya bertanya karena penasaran.


"Iya, Ran. Dua kali anak ini menabrak ku. Eh... tunggu-tunggu, berarti kemarin itu aku ketemu kamu ya, Sarah?," tanya Natasya sambil terus mengingat-ingat kejadian didepan toko roti milik Sarah.


"Iya kah, Tante?," tanya Sarah yang mungkin juga lupa.


"Aduh... entahlah. Aku pusing mikirin nya. Yang jelas, untuk kamu. Kamu harus benar-benar super hati-hati kalau mengasuh anak kecil. Apalagi anak kecil yang sangat aktif seperti anak ini." Natasya menasehati pengasuh Kean.


"Emang ini anak kamu?," tanya Natasya pada pengasuh Kean.


"Tapi kenapa akrab banget sama kamu, Ran?," Natasya bertanya tak ada jeda sama sekali. Yang lain sampai tak punya kesempatan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ia tanyakan sebelumnya.


"Tante sudah bertanya nya?," Randy tersenyum pada Natasya yang masih memasang wajah bingung nya.


"Ini namanya Kean, Tante." ucap Randy mengenalkan Kean pada Natasya.


"Dan Kean adalah anakku, Tante." ucap Sarah menjelaskan pada Natasya sambil mengambil Kean dari gendongan Randy.


"Apa?! Jadi Sarah sudah punya suami dan anak?!. Kamu ini gimana sih Ran?! Mencari pacar kok yang sudah bersuami dan beranak. Memang Nggak ada perempuan lain yang masih singgle??, Sehingga kamu mengambil istri orang!! Ingat ya Ran, merusak rumah tangga orang itu dosa besar!!! Dan yang pasti Tante yang paling ada di garda depan menolakmu dengan Sarah!!!," cerocos Natasya tak ada koma nya, ia berucap sambil menatap sinis pada Sarah.


Sedangkan Sarah sangat kaget mendengar apa yang dikatakan oleh Tante nya Randy itu. Sejak kapan Sarah pacaran sama Randy?! Itu yang ada dipikiran Sarah saat ini.


Sedangkan Randy hanya tersenyum mendengar ocehan Tante nya itu.


Sarah tak sakit hati dengan ucapan Natasya, yang kenyataannya memang ia sudah mempunyai anak. Yang Sarah pertanyaan kan kenapa Randy mengenalkan dirinya pada Natasya kalau Sarah adalah pacarnya.

__ADS_1


"Tante, sudah selesai ngomong nya?," tanya Randy dengan wajah tersenyum pada Tante nya.


"Sekarang lebih baik kita duduk dulu, sambil menikmati makanan yang sudah datang. Ntar keburu dingin makanan nya." Randy memegang kedua bahu Natasya dan mengarahkan nya pada kursi yang ada di sampingnya.


"Pokok nya Tante nggak mau makan sebelum kamu menjelaskan semuanya!!!," Wajah Natasya terlihat cemberut.


"Tante hanya tak ingin kamu salah memilih teman hidup mu, Ran. Karena pernikahan itu dilakukan satu kali seumur hidup. Tante nggak mau kamu menyesal nantinya!!," Natasya masih melanjutkan ucapannya.


Sebetulnya tujuan Natasya itu baik, ia tak mau keponakan nya salah memilih istri. Karena pernikahan itu kalau bisa dilakukan satu kali seumur hidup. Natasya takut Randy hidup dengan orang yang salah, apalagi masih berstatus istri orang.


"Pokoknya tante tidak akan merestui hubungan mu dengan dia, kalau benar dia sudah mempunyai suami, Randy!!!," Tatapan sinis Natasya pada Sarah membuat Sarah menundukkan kepalanya.


Sarah tak ingin menatap mata Natasya, ia tak mau Natasya semakin emosi melihatnya.


"Tante tenang dulu ya, biar Randy akan menjelaskan." ucap Randy pelan, saat ini ia membujuk tantenya agar tenang dan diam.


Kalau Natasya ngomong terus, kapan Randy bisa menjelaskan yang sebenarnya.


"Hhuuuuhhhh..." Natasya membuang nafas besar.


"Gini Tante, sebenarnya Randy dan Sarah itu tidak ada hubungan apa-apa. Kita hanya berteman Tante. Dan....."


"Tapikan tak mungkin seorang lelaki dan perempuan hanya berteman tanpa ada perasaan apa-apa? Jangan-jangan kamu yang bersembunyi dengan kedok berteman untuk menutupi perasaan mu pada dia," Randy belum selesai bicara, Natasya langsung memotong nya.


"Tante, please dengarkan Randy dulu. Baru Tante berargumen." Randy memohon pada Natasya agar mau mendengarkan lebih dulu.


Sedangkan Sarah hanya menunduk, ia semakin sadar dengan status dirinya. Tak semua orang akan menerima dirinya dan Kean anaknya dengan mudah.


"Oke... sekarang silahkan kamu jelaskan!," ucap Natasya memberi waktu pada Randy.


"Aku dan Sarah hanya berteman saja Tante, aku dan Sarah hanya sekedar bekerja sama. Dia partner bisnis ku, dan kenapa Kean begitu akrab dengan ku. Karena mulai kecil lelaki dewasa yang ia lihat dan dekat dengan nya adalah aku, tante. Dan Sarah diceraikan suaminya saat Kean ini masih bayi. Jadi Tante salah kalau Sarah ini masih bersuami." Randy menjelaskan pada Natasya. Agar tak salah paham dengan ucapan Natasya yang bilang kalau Sarah pacar Randy.


Sebenarnya dihari kecil Randy, ia sangat berharap hal itu.


"Jadi dia janda beranak satu?!," tanya Natasya yang menatap Randy.


Randy menjawab dengan anggukan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2