3Ry Melintas Waktu (S1-S2)

3Ry Melintas Waktu (S1-S2)
HARI-HARI TENANG


__ADS_3

Detik berganti menit, berganti jam, dan berganti hari ke hari yang lain.


Keadaan berjalan dengan baik dan normal sejak perpisahan ketiga gadis yang nyaris tak pernah terpisahkan selama hidup di kehidupan sebelumnya.


Meski terpisahkan jarak, ketiganya tidak terlalu memusingkannya sebab mereka sudah cukup dewasa untuk bersikap kekanak-kanakan hanya karena rindu. Ingat, usia mereka pada dasarnya sudah sangat matang. Sudah sewajarnya untuk menyikapi segala hal dengan pemikiran dewasa dan bijak.


Dan seperti inilah kehidupan mereka kala terpisah jauh.


Di kediaman Ye, kedudukan Ryura sangat tinggi karena menikah dengan pemimpin klan dan sekte sekaligus.


Pasangan suami-istri tersebut sangat dielu-elukan oleh banyak orang karena keromantisan dan keharmonisan keduanya. Meski terkesan tabu sebab terlalu terbuka dalam menunjukkan kemesraan, tak ayal pandangan khalayak ramai didominasi dengan kekaguman.


Karena, meski mereka terbuka soal kemesraan, keduanya tidak melupakan posisi mereka dalam mengurus klan dan sekte.


Siapa yang menyangka juga, sosok Ryura yang tak berekspresi, tak beraura kehidupan, bertatapan kosong, ternyata memiliki segudang kemampuan untuk mengimbangi Ye Zi Xian dalam membantunya menjalankan pekerjaannya dalam memimpin. Hingga tak terduga, Ryura jadi memiliki banyak penggemar lantaran kehebatannya.


Apalagi penggemar itu didominasi oleh para pria yang sukses membuat keposesifan seorang Ye Zi Xian menyala aktif.


Jika sebelumnya meski posesif, tapi masih dalam batas wajar. Maka, kini sudah melewati batas. Ye Zi Xian nyaris tak mengizinkan Ryura keluar dari kediaman mereka bila tanpa dirinya.


Alasannya hanya satu, dia tak sanggup menanggung kecemburuan karena penggemar Ryura yang banyak diisi oleh kaum adam. Walaupun dia jelas tahu, kalau posisinya dihati Ryura tak akan pernah bisa tergantikan.


Tapi, mau dikata apa saat dia sendiri tak bisa mengendalikan diri dan emosinya kala hal yang tidak ia senangi terjadi.


Bila pasangan wanita biasanya akan mengalami cekcok dengan pasangan pria karena merasa terkekang, maka berbeda dengan Ryura yang tak terlalu peduli. Ye Zi Xian tak mengizinkannya keluar, maka ia tak keluar. Ye Zi Xian melarangnya berbaur, maka ia tak berbaur. Ye Zi Xian melarangnya melakukan ini dan itu, maka ia tak melakukannya. Menurut Ryura, sesederhana itu.


Lagipula, bagi Ryura masalah ini bukan masalah besar yang harus diributkan hanya karena merasa kebebasannya direnggut. Justru, bagi Ryura ini salah satu hal baik yang menunjukkan kalau Ye Zi Xian sangat mencintainya walau secara logika, yang dilakukannya terkesan kurang baik lantaran terlalu berlebihan.


Tapi...


Ryura tetaplah Ryura. Kapan dia suka memperbesar masalah saat masih bisa diabaikan? Terlebih, dia bahkan tak pernah memandang masalah sebagai masalah. Kecuali, masalah tersebut berhasil mengusik ketenangannya.


Selama waktu yang keduanya habiskan, hampir tanpa masalah. Ryura yang kelewat pendiam tak pernah mempermasalahkan sikap manja Ye Zi Xian kala hanya berdua dengannya.


Suaminya memang dingin diluar, tapi akan sangat berbeda saat hanya bersama istri tercintanya.


Ryura pun tak ambil pusing soal itu. Dia juga mencintai Ye Zi Xian, jadi sikap manja suaminya cukup menjadi bukti bahwa Ye Zi Xian tak bisa hidup tanpa Ryura.


Jadi, kesimpulannya... Kehidupan pernikahan Ryura dan Ye Zi Xian baik-baik saja. Selain masalah eksternal yang tak ada hubungannya dengan keduanya, mereka tak pernah terlibat masalah internal sama sekali.


Beralih ke tempat lain...


Rayan, setibanya di Akademi Zhilli dan Kediaman Zhilli Shin. Dia disambut dengan sangat baik oleh semua orang yang ada disana tanpa menduga kalau sebenarnya dia sudah dikenal sebagai calon pasangan hidup pemimpin mereka, Shin Mo Lan.


Entah siapa yang menyebarkan kabar tersebut, walau jujur saja ia tak menampik kalau sebenarnya dia sangat senang mengetahuinya.

__ADS_1


Dia pernah meminta kejelasan mengenai hal itu dari Shin Mo Lan, tapi sang kekasih hanya menjawabnya dengan senyum menawannya yang sarat akan cinta. Rayan jadi tak mempermasalahkan jawaban yang tidak memuaskan itu, karena dia dapat melihat langsung ke kedalaman mata Shin Mo Lan kalau pria itu ingin memberikannya yang terbaik sebagai calon pendamping hidup seorang master alkimia dari klan Zhilli Shin.


Salah satunya dengan mengakuinya kepada semua orang sebagai calon istri dari seorang Master Alkimia Shin Mo Lan, pemimpin Akademi Zhilli.


Itu cukup menjadi bukti kecil dari perlakuan istimewa Shin Mo Lan untuk Rayan.


Sejak saat itu, dia memiliki agenda rutin setiap harinya disana. Selain meluangkan waktu untuk mengajari calon adik iparnya meracik ramuan dan lain sebagainya sesuai janjinya, dia juga diajak turun langsung menyaksikan kelas-kelas di akademi bersama sang kekasih secara langsung. Terkadang juga membantu menyelesaikan tugas kekasihnya yang seperti tak ada habisnya itu.


Banyak hal Shin Mo Lan bagikan pada Rayan dengan embel-embel bahwa istrinya harus tahu lebih banyak tentang tugas suaminya sebagai pemimpin.


Mereka tak jarang berbagi cerita dan pengalaman mengenai keahlian keduanya. Bahkan, cerita Rayan menyulut rasa penasaran Shin Mo Lan pada kemampuan medis jaman modern. Dia jadi ingin merasakannya.


Rayan hanya bisa tersenyum manis sebagai tanggapan. Sulit sekali melawan pesona Shin Mo Lan saat pria itu memasuki mode seorang pemimpin. Auranya... Rayan sampai tak bisa mengalihkan pandangannya dari Shin Mo Lan dan pria itu hanya bisa menanggung perasaan berbunga atas pandangan Rayan yang terpaku padanya. Dia jadi merasa bangga pada dirinya sendiri karena dapat dipandangi sedemikian rupa oleh kekasihnya..


Disana juga Rayan bertemu kembali dengan kenalan lamanya. Dia sempat menceritakan sedikit cerita tentang pertemuan mereka pada Shin Mo Lan yang membuat pria itu akhirnya menyadari darimana asal kemampuan muridnya yang berhasil meracik herbal menjadi racun.


Ternyata oh ternyata...


Rayan bertemu dengan Hong Tan dan Jun Jiu Han saat berkeliling akademi bersama Shin Mo Lan.


Pertemuan itu ternyata sempat membuat Shin Mo Lan dilanda cemburu, tapi ditahannya sebab melihat betapa senangnya Rayan atas pertemuan mereka.


Ketiganya atau tepatnya keempatnya -termasuk Ruobin, mungkin- merasa senang akhirnya mereka bisa kembali bertemu. Tapi, dua pemuda itu jadi bingung mau bagaimana bersikap sebab mereka sudah tahu posisi Rayan disana sebagai siapa. Belum lagi saat harus melihat pemimpin mereka selalu disisi Rayan, semakin mempersulit mereka dalam bernafas.


Beruntungnya, Rayan berhasil membujuk Shin Mo Lan agar membiarkan dua pemuda itu sedikit lebih dekat dengannya dalam hubungan pertemanan. Walau pada awalnya, Shin Mo Lan menolak keras tapi masih tak berdaya untuk membuat sang pujaan hati kecewa.


Tentu, bujukannya bukan sembarang bujukan. Rayan berjanji akan memprioritaskan Shin Mo Lan saat keduanya sah menjadi suami istri.


Hal itu memicu keinginan Shin Mo Lan untuk mempercepat hari pernikahannya. Rayan bisa apa kalau sudah begitu. Dia pun hanya menurut saja.


Dan inilah hasilnya, keluarga Zhilli Shin sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan pesta pernikahan untuk Shin Mo Lan dan Rayan. Sepertinya, pasangan itu berniat menikah lebih cepat.


Dan di belahan bumi lainnya lagi...


Tak tahu apakah ada kata yang tepat untuk menafsirkan perasaan semua orang saat mendengar nama Reychu disebutkan disana. Di Kerajaan Es, pusatnya Kekaisaran Utara.


Sejak gadis itu menginjakkan kakinya di tempat dingin yang memang tak lebih dingin dari Negeri Lembah Beku, namun masih lebih dingin dari daerah Akademi Zhilli dimana di Negeri Es banyak mendapati bongkahan-bongkahan kristal es yang terbuat dari air yang membeku.


Disana, air sangat mudah membeku. Karena itu, energi spiritual yang besar sangat dibutuhkan disana hingga jarang mendapati orang lemah diantara penduduk Kerajaan Es.


Dan gadis itu -Reychu- sudah berhasil mengukir namanya dibenak masyarakat Kerajaan Es.


Kegilaannya adalah yang paling berbekas dalam ingatan.


Cukup sebutkan nama Reychu, maka satu kata langsung muncul dipikiran semua orang. Yaitu, gila!

__ADS_1


Hebat bukan! Dalam waktu singkat Reychu terkenal seketika.


Dan hal tersebut ternyata dijadikan kesempatan bagi orang yang tidak suka dengan dirinya untuk membuat reputasi Reychu rusak.


Sayangnya, orang tersebut tidak sadar kalau usahanya hanyalah kesia-siaan.


Meskipun begitu, tak menutup fakta bahwa sudah banyak yang mulai termakan rumor murahan itu, salah satunya adalah keluarga kerajaan sendiri.


Semuanya terpengaruh, kecuali Kaisar Agung Bai dan sang kakak Ahn Reychan, serta Pangeran ketiga Bai Min Wang. Ketiganya sangat kebal terhadap rumor tersebut hingga tak mempercayainya sama sekali. Sedang anggota keluarga yang lain, walaupun segelintir orang sudah pernah melihat kengerian Reychu saat membunuh lawannya tapi masih tetap terpengaruh.


Hal ini membuat Kaisar Agung Bai merasa sedikit tertekan. Bukan karena Reychu yang sengaja memburukkan diri, tapi tertekan karena keluarga dan rakyatnya tak memiliki mata yang bagus untuk menilai.


Sebenarnya, Kaisar Agung Bai sudah siap turun tangan untuk menangani masalah rumor kekasihnya itu, tapi bawahannya -Ahn Reychan- menahannya. Dia memintanya untuk mempercayakan segalanya kepada Reychu. Sang kakak yakin adiknya tahu apa yang harus dilakukan.


Bicara soal kakak beradik itu, mereka sudah berbicara 4 mata sehari setelah tiba di Kerajaan Es. Mereka bertukar cerita dengan Reychu yang mencoba memerankan sosok Ahn Reychu versi dirinya -Reychu Velicia- dengan anggapan bahwa inilah bentuk terimakasihnya untuk tubuh yang dia huni.


Setelah cerita panjang akan masa lalu keluarga Ahn, walau sedih dan sesal Ahn Reychan juga merasa lega. Setidaknya dia sudah mengetahui apa yang belum sempat ia ketahui. Ahn Reychan hanya bisa mengikhlaskan masa lalunya dan memfokuskan diri untuk kembali menjaga sang adik di tempat ini.


Mungkin dia akan menjaga dua orang penting dalam hidupnya untuk kedepannya sekaligus. Kaisar Agung Bai dan Reychu lah orangnya.


Si korban rumor buruk sendiri malah tertawa terbahak-bahak mendengar informasi yang didapat Chi-chi mengenai rumornya. Tak dapat dipungkiri betapa bangganya Reychu pada dirinya sendiri karena telah berhasil membuat orang-orang membencinya.


Orang normal pasti akan mengatai dia gila. Orang waras mana yang senang di musuhi?


Dari informasi itu juga, Reychu jadi tahu kalau ada orang yang sengaja memperburuk reputasinya menggunakan kegilaan yang ia tampilkan. Tapi, Reychu tak merasa marah atas hal itu. Justru, dengan begini mempermudah dia untuk secara tidak langsung mendata orang-orang yang mencari mati kepadanya.


Bukan sombong, hanya saja Reychu tahu hidupnya tak akan lama di dunia kuno ini sehingga dia merasa tak ada salahnya bersikap semena-mena demi kepuasan yang nantinya saat ia kembali, ia tak akan bisa melakukannya lagi.


Ketiga gadis itu hidup dijalan hidupnya masing-masing namun disaat bersamaan mereka adalah tiga sahabat yang selalu berjalan beriringan di atas jalur persahabatan.


Dan siapa yang dapat menduga kalau ternyata di masa-masa tenang itu 3Ry kembali merasakan mati suri yang tak gagal membuat para pria terkena serangan jantung.


Beruntung kala hal itu terjadi, 3Ry sedang berada di dekat kekasih mereka yang langsung sigap menopang tubuh tak bernyawa sesaat mereka.


Kejadian itu membuat para pria kian protektif terhadap mereka.


Terus seperti itu untuk hari-hari kedepannya.


Hanya saja kedamaian, ketenangan, kenormalan tersebut akan berganti dengan kekacauan suatu hari nanti.


Saat ini biarkan 3Ry mempersiapkan diri terlebih dahulu.



😘ini adalah sepenggal narasi untuk mempersingkat cerita Wokeh. πŸ‘πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2