3Ry Melintas Waktu (S1-S2)

3Ry Melintas Waktu (S1-S2)
SHIN DA MING


__ADS_3

Sepasang kelopak mata dengan bulu mata lentik tampak bergerak-gerak saat hendak terbuka. Pelan-pelan sepasang mata hitam jernih itu pun terlihat. Ditatapnya langit-langit berwarna putih yang asing, lalu mengedarkan pandangannya ke segala arah untuk memindai kira-kira dimana dia berada saat ini.


Tempat yang asing adalah apa yang dia pikirkan dan dia sedang sendirian didalamnya.


Saat sedang sibuk-sibuknya mencari tahu tempat apa itu sesuatu tiba-tiba melesak masuk kedalam otaknya dengan kuat hingga menyebabkan dia kesakitan seperti tertusuk ribuan jarum. Kemudian, sebuah memori asing diterimanya.


Agak lama dia mencerna isi otaknya, baru kemudian dia tahu apa yang sudah terjadi padanya.


Dia baru saja melintasi ruang dan waktu hingga tiba di dunia yang masanya disebut modern.


Tidak ada respon lain di wajahnya selain senyum sumringah yang perlahan mengembang. Kebahagiaan jelas tercetak diwajahnya.


"Aku disini!" batinnya senang bukan main.


Ini adalah dunia yang istrinya -Rayan- pernah ceritakan. Dia tak mungkin salah.


Tapi, dia -Shin Mo Lan- tahu, meskipun dia senang bukan berarti dia lupa satu hal yang mesti ia lakukan sebelumnya untuk bisa menetapkan pijakan pada tubuh barunya ini.


Berdasarkan ingatan pemilik tubuh ini, tubuh pemuda yang dia masuki bernama Shin Da Ming. Rupanya, dia dan pemilik tubuh memiliki marga yang sama.


Tak hanya itu, ternyata Shin Da Ming juga adalah anak kedua dari 3 bersaudara dari cabang pertama keluarga dengan sejarah kedokteran yang terkenal dihormati. Kenyataan itu membuat Shin Mo Lan puas.


Orang tua masih ada, memiliki satu kakak laki-laki dan satu adik perempuan. Ada sepupu juga paman dan bibi.


Benar-benar keluarga yang lengkap!


Dengan begitu, dapatkah dia mengatakan kalau ini bisa jadi memang keturunan klan Zhilli Shin dari masa lampau?


Tak hanya marga, bidang keahliannya pun sama!


Melalui ingatan Shin Da Ming juga, dia akhirnya tahu bahwa pemilik tubuh adalah seorang pemuda berusia 20 tahun yang sedang belajar kedokteran di universitas ternama yang ada di ibukota. Shin Da Ming sendiri memiliki karakter yang serius dan cekatan hingga sulit diganggu. Ini memudahkan dia untuk beradaptasi dengan tubuh barunya, karena bagaimanapun hal yang paling mengganggu saat mengambil alih sesuatu yang asing adalah ketidaksesuaian dengan diri sendiri.


Maka dari itu, fakta ini sangat membantunya.


Akan tetapi yang menurutnya lucu adalah bagian dimana pemilik tubuh mati dalam kecelakaan usai pergi meninggalkan apartemen kekasihnya. Ternyata, disana dia tak sengaja memergoki kekasihnya berselingkuh dengan rivalnya di kampus. Itu membuat pemilik tubuh benar-benar berang.


Dia -pemilik tubuh- marah apalagi melihat kekasihnya yang dengan tak bersalahnya malah menyalahkan pemilik tubuh karena terlalu cuek dan acuh pada kekasihnya. Padahal menurut ingatan, pemilik tubuh sangat mencintai kekasihnya dan alasan dia cuek, karena berpikir mereka masih berpacaran jadi tak perlu terlalu romantis.


Tapi, siapa yang menduga.


Hal itu membuat pemilik tubuh angkat kaki dan pergi dari apartemen kekasihnya. Dia kehilangan kata-kata saat itu, sebab dia tahu kalau apa yang dikatakan kekasihnya benar. Dia terlalu acuh dan cuek. Akan tetapi, bisakah hanya alasan itu dia harus dikhianati?


Ini jelas bukan pokok permasalahannya!

__ADS_1


Namun sayang, dia terlanjur dikuasai oleh amarah hingga memilih pergi meninggalkan apartemen kekasihnya dengan mobil tanpa peduli betapa kencangnya dia membawa mobilnya kearah manapun yang penting pergi, karena amarah yang menyelimuti membuat dia tak fokus berkendara dan akhirnya menabrak bus yang melintas dari jalur lain karena menerobos lampu merah.


Akibatnya, mobil terpelanting saat dia sadar dan mencoba banting setir untuk menyelamatkan diri. Tapi, pada akhirnya dia berakhir di rumah sakit dan digantikan oleh jiwa Shin Mo Lan usai penanganan darurat di UGD.


Shin Mo Lan yang kini menjadi Shin Da Ming tidak bisa menahan kekehan. Geli sendiri rasanya saat melihat kedalam ingatan pemilik tubuh sosok seperti apa gadis yang disukai pemilik tubuh. Setelah dilihat, ternyata masih unggul istrinya.


Bicara soal istri yaitu Rayan. Shin Mo Lan tak bisa menahan rindu.


Sambil menatap keluar jendela dengan tatapan menerawang, ia bergumam. "Aku sudah disini, sayang. Aku merindukanmu."


Shin Mo Lan berpikir dia akan segera mencari istrinya begitu dia keluar dari rumah sakit, tapi tentunya setelah mengamati sekitar tentang bagaimana cara kerjanya dunia ini. Karena, meskipun memiliki ingatan pemilik tubuh tetap bukan Shin Mo Lan yang melakukan semua itu sehingga dia butuh beradaptasi.


Juga memastikan kalau dunia ini lebih damai daripada dunianya yang dulu.


Ceklek!


Di tengah-tengah lamunannya, pintu kamar rawat inap nya dibuka membuat dia merespon cepat. Bagaimanapun dia adalah seorang ahli alkimia juga seorang kultivator tingkat tinggi. Berarti cukup peka pada sekitarnya.


Dia tahu orang yang masuk tidak memberinya rasa bahaya, jadi dia sedikit lebih santai.


Segera dilihatnya seorang pria berjas putih khas dokter memasuki kamarnya, rupa pria itu seperti yang ada dalam ingatannya.


Ternyata, pria itu adalah kakak laki-laki pemilik tubuh, namanya Shin Da Zhuo berumur 25 tahun dengan profesi saat ini adalah seorang kepala rumah sakit yang juga berperan sebagai dokter ahli bedah dan penyakit dalam paling muda di rumah sakit pusat keluarganya yang sekarang ia tempati.


Hey, dia memiliki kakak laki-laki yang bila menilik ingatan pemilik tubuh kakak laki-lakinya adalah orang yang dingin dengan tatapan tajam seperti selalu mencurigai siapapun yang dilihatnya meski sebenarnya tidak demikian. Sepertinya, kakak laki-laki pemilik tubuh terlalu sering melihat organ dalam manusia dan darah hingga hatinya mendingin jadi seperti tidak memiliki perasaan.


"Kau sudah merasa baikan?" tanya Shin Da Zhuo datar sedatar-datarnya, namun masih terasa jejak kepedulian didalamnya.


"Ya, sudah lebih baik." jawab Shin Mo Lan seadanya. Sang kakak mengangguk saja.


Ditatapnya sang adik dalam. "Sekarang beritahu aku. Apa yang membuat mu sampai mengalami kecelakaan seperti itu? Apa kau tahu kau nyaris mati!" terdengar jelas betapa marahnya sang kakak mengetahui adiknya kecelakaan karena membawa mobil dengan kecepatan tinggi.


Dia memeriksa semua kemungkinan yang terjadi, takut-takut kalau adiknya diserang oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Sudah cukup baik bukan dia sebagai seorang kakak?


Ini adalah situasi baru yang Shin Mo Lan rasakan. Tapi, dia tak bisa bertindak gegabah atau pria bermata tajam didepannya ini akan curiga.


Shin Mo Lan mulai bersandiwara. "Aku pergi untuk menemui kekasih ku. Tapi, aku malah melihatnya berselingkuh. Jadi, aku pergi dengan marah dalam perjalanan pulang. Siapa yang tahu kalau akhirnya akan mengalami kecelakaan..." nadanya dibuat sesedih mungkin persis seperti orang yang patah hati.


Dia hanya menirukan perasaan Shin Da Ming saat dikhianati sebelum kematiannya.


"Bodoh!" untuk pertama kalinya Shin Mo Lan merasa terhina dengan umpatan tersebut.


"Aku tak akan mengulanginya lagi."

__ADS_1


"Apa aku bisa mempercayainya? Jangan lupa sebelumnya kau teguh mengatakan betapa cintanya kau padanya." sarkas sang kakak tidak tanggung-tanggung.


"Aku tahu. Aku sudah memikirkannya. Aku akan mengakhiri hubungan kami." Shin Mo Lan terus bersandiwara hingga bab cinta pemilik tubuh selesai sampai disini.


Dia tak mau ada kotoran yang menodai hubungannya dengan Rayan baik saat ini atau nanti. Cintanya hanya untuk Rayan dan dia tak akan mengkhianati cintanya.


"Baguslah kalau begitu. Jadi, aku tidak perlu mengingatkan mu lagi apa yang baik buat mu." matanya menyipit dengan kilatan mengejek. "Akhirnya kau kena batunya bukan?" Shin Mo Lan yang berada dalam tubuh Shin Da Ming menatap Shin Da Zhuo setelah merasa diejek karena kebodohannya.


Ini pertama kalinya dia diejek. Padahal ini jelas-jelas bukan salahnya. Tapi, bisakah dia membongkar jati dirinya?


"Aku sudah memperingatkan mu kalau pilihan mu itu tidak tepat, tapi kau dengan teguhnya tetap memilih bersama dia. Ku pikir saat itu otakmu sedang mengalami kerusakan. Aku sampai berencana untuk memeriksanya agar aku bisa mengembalikan mu ke keadaan semula." kata-katanya benar-benar menusuk dan Shin Mo Lan yang harus menanggungnya.


"Maafkan aku, kakak. Karena, tidak mendengar mu sebelumnya. Sekarang aku sudah menyadarinya." hanya itu yang bisa dia lakukan untuk melepaskan diri dari masalah yang satu ini.


Hatinya hanya untuk Rayan, bagaimana bisa dia dibandingkan dengan yang lain.


Shin Da Zhuo mengangguk puas. "Itu sudah seharusnya. Mulai sekarang, lebih baik kau fokus pada pendidikan mu. Setelah pijakan mu kuat dan kau sudah menjadi lebih dewasa. Tidak akan ada yang melarang mu memiliki hubungan dengan seorang gadis. Saat itu kau bahkan akan di tuntut untuk segera menikah." terang Shin Da Zhuo menasihati adiknya dengan gayanya yang gamblang.


Mendengar itu membuat Shin Mo Lan mengingat Reychu kekasih sahabatnya. Kakak pemilik tubuh benar-benar 11-12 dengan Reychu.


Shin Mo Lan yang menjadi Shin Da Ming mengangguk patuh saja agar segalanya cepat selesai.


"Jadi, kapan aku bisa keluar dari sini?" tanya Shin Mo Lan akhirnya setelah menemukan selah.


"Biarkan dokter yang merawat mu memeriksa mu lebih dulu sebelum memutuskan apakah kau sudah bisa keluar atau belum."


Shin Mo Lan dibuat bingung oleh kakak pemilik tubuh. Bukankah dia seorang dokter? Apa salahnya membantu adiknya.


"Kenapa tidak kakak saja?" tanya Shin Mo Lan lagi dengan tidak sabar. Ini benar-benar bukan gayanya.


Shin Mo Lan tak bisa bila tidak mengumpat dalam hati. "Sial! menjadi orang lain benar-benar merepotkan!"


Shin Da Zhuo menatap malas adiknya dengan sebelah alis terangkat, lalu meluncurkan dua kata yang terdengar sungguh menyebalkan.


"Aku sibuk!"


Shin Mo Lan merasa harga dirinya dipertanyakan. Ini benar-benar...


Huh!



selamat datang kembali ke zaman modern cayang2nya author!!!๐Ÿ˜Ž

__ADS_1


__ADS_2