3Ry Melintas Waktu (S1-S2)

3Ry Melintas Waktu (S1-S2)
THE END OF THE PAST


__ADS_3

Seharian penuh hujan es melanda negeri Es. Kondisi itu menyulitkan yang lainnya untuk melakukan pertolongan. Bukan tak mampu menggunakan kekuatan yang mereka miliki, hanya saja hujan es ini bukan sembarang hujan. Terdapat energi spiritual yang kuat didalamnya, akan sia-sia bila dipaksakan untuk menerobos.


Tak ada kata yang terucap selain hanya menatap nanar 3 pasang yang sudah tumbang ditengah derasnya hujan es. Hal ini hanya akan menjadi duka terbesar di Kekaisaran Utara, karena mereka kehilangan 3 ahli tersohor di bidangnya sekaligus.


Bai Fu Wang, Bai Lin Wang, Bai Ning Xia, dan Bai Yi Wang adalah anggota keluarga kerajaan yang tersisa. Pasangan pensiunan penguasa sebelumnya tewas saat ledakan tersebut, begitu juga Bai Min Wang dan Bai Ning Wei yang saat itu posisi keduanya cukup dekat dengan Lim Qian Fei saat meledakan diri.


Kabar duka jelas tak bisa ditutupi hingga bagai angin yang bertiup kabar itu langsung sampai ke telinga segala penjuru dunia.


Wen Shiming yang ditinggal mati suaminya baru tahu kalau dia tengah mengandung. Ini nyaris membuatnya tumbang, beruntung Bai Ning Xia berinisiatif menemaninya melewati semua ini.


Tak ada yang tidak berduka atas peristiwa tersebut.


Ye Xiao Nan dan Shin Mo Yue beserta keluarga juga tak kalah syok atas kabar yang mereka terima. Tapi, mereka bisa apa bila ini sudah takdirnya.


Keluarga Ye meski bersedih telah kehilangan pemimpin hebat seperti Ye Zi Xian dan istrinya -Ryura-, akan tetapi mereka tidak merasa kehilangan penerus sebab mereka masih memiliki pedang pusaka yang akan menentukan pengganti Ye Zi Xian.


Tapi, tidak dengan keluarga Zhilli Shin. Shin Mo Lan adalah penerus langsung, sulit bagi mereka untuk menyerahkan posisi penting ini kepada selain yang bukan penerus langsung. Hal ini membuat seluruh pihak di Akademi Zhilli memutar otak untuk mencari jalan keluar.


Sedang di Kerajaan Es sendiri, dewan pemerintahan sudah sepakat untuk mengangkat Bai Fu Wang sebagai Kaisar Agung berikutnya. Bagaimanapun dia juga terlahir dari rahim Permaisuri hingga tidak sulit untuk mengangkatnya ke tahta kerajaan.


Dan rencananya, 1 bulan kemudian setelah kematian Bai Gikwang barulah upacara kenaikan tahta dilakukan.


Sejujurnya, ini bukan yang Bai Fu Wang mau. Tapi, sebagai pilihan terakhir dia tidak memiliki kesempatan untuk menolak.


Tak ada dari mereka yang tidak menyayangkan dan menyesal atas apa yang sudah terjadi, hingga saat ini mereka hanya bisa menerima.


Sama seperti Ahn Reychan yang menyalahkan dirinya sendiri karena tidak menggunakan waktu sebaik mungkin untuk bisa menciptakan lebih banyak momen bersama satu-satunya anggota keluarga yang dia miliki.


Kepergian dua orang terpenting dalam hidupnya membuat dia tak memiliki keinginan apapun lagi. Terlebih, Kaisar Agung yang baru pastinya memiliki bawahan terpercaya sendiri. Alhasil, dia membuat keputusan untuk kembali ke negara api dan melanjutkan hidup sebagai anggota klan Ahn terakhir yang memang berasal dari sana.


Dibelahan bumi yang lain, kabar menggemparkan itu mengejutkan banyak pihak. Termasuk Li Hanzue yang baru saja berencana untuk mencari Reychu guna memberitahu mantan permaisurinya itu bahwa dia telah menemukan pendamping hidup yang baru dan juga tepat.


Calon permaisurinya itu adalah Ji Tian. Gadis yang mirip dengan Tina di kehidupan modern. Tak menduga takdir akan mengikat mereka.


Ji Tian sendiri juga sempat terkejut saat tahu kalau Ahn Reychu yang pernah dikenalnya adalah mantan Permaisuri negara Api yang memilih melepaskan posisi tersebut karena sudah tidak cocok.


Kaisar Li Hanzue sudah menceritakannya.

__ADS_1


Keduanya bersedih karena Reychu jadi tidak bisa menyaksikan upacara pernikahan mantan suaminya sesuai janji mereka. Hal ini membuat pasangan itu mengambil keputusan untuk berziarah ke makam Reychu usai pernikahan.


Dan selir kerajaan api yang berhubungan baik dengan Reychu pun juga turut berduka.


Kesedihan juga dirasakan oleh kakak laki-laki Han Ryura yang tersisa. Kabar kematian gadis bernama Ryura tanpa marga itu tak bisa tidak membuatnya memiliki kepastian bahwa itu adalah Ryura yang sama dengan Ryura adiknya.


Tak percaya, kalau ini akan terjadi begitu cepat. Padahal dia sudah merenung lama untuk masalah yang terjadi di keluarga mereka dan sudah memikirkan dengan matang apa yang harus ia lakukan. Tapi, takdir berkata lain.


Keinginannya untuk berbaikan mungkin tak akan pernah terjadi.


Sementara keluarga Yu. Mereka sama sekali tak berpikir Rayan Mo yang di sebutkan adalah Yu Rayan mereka sehingga tidak ada perubahan apapun. Berbeda dengan Yan Yue yang masih ingat dengan jelas siapa gadis itu.


Tak tahu mengapa hatinya tak bisa menahan sedih mendengar kabar kematiannya. Tapi, masih tidak mengerti mengapa ia memiliki perasaan seperti itu.


Dan dalam hal ini, takdir memang menginginkan ini menjadi rahasia sampai kapanpun.


Tapi, tak ada yang tahu bahwasanya semua ini adalah jalan takdir mereka bertiga. Karena, kedatangan mereka ke zaman kuno tak lain adalah untuk mencari pendamping hidup mereka. Usai mereka mengikat hati ketiga pria yang ditakdirkan hingga tak memiliki celah untuk lepas, takdir memanggil mereka kembali.


Mati suri tiga kali berturut-turut sebelumnya adalah cara takdir menguji cinta ketiga pria itu. Semakin takut mereka untuk kehilangan 3Ry semakin kuat ikatan cinta mereka.


Dan...



Cerita pendek...


Tiga wanita hamil tengah bermain domino di rumah kaca mansion mereka. Bila dilihat dari buncitnya perut mereka, usai kandungan tidak jauh berbeda satu sama lain.


Yang memakai baju hamil berwarna biru, usia kandungannya menginjak 8 bulan.


Yang memakai baju hamil berwarna kuning pucat, usia kandungannya menginjak 6 bulan.


Dan yang memakai baju hamil berwarna merah muda, usia kandungannya menginjak 5 bulan.


Tampak mereka bermain dengan santainya tanpa beban.


"Hahahaha aku kalah lagi. Astaga... Aku akan benar-benar membuat suamiku bangkrut." celetuk wanita yang memakai baju hamil berwarna biru.

__ADS_1


"Yey... Ini yang disebut keberuntungan. Anak Mama tahu caranya membantu Mama mendapatkan hoki, ya..." sahut yang memakai baju hamil berwarna merah muda dengan menggunakan suara anak-anak seraya mengelus perut buncitnya.


Sedang yang terakhir hanya diam dan fokus pada pemainan. Namun, dia masih berujar yang sukses membuat dua wanita hamil lainnya bungkam.


"Berhenti menjadi bodoh. Main yang benar. Taruhan yang selalu aku menangkan membuat ku bingung mau taruh dimana." kalimat panjang itu sangat tidak cocok dengan ekspresi wajahnya yang datar.


"Kalau begitu mengalah lah!" kata wanita hamil dengan pakaian berwarna merah muda.


"Tidak mungkin!" sanggah yang memakai baju warna kuning pucat. Wanita sebelumnya segera memberengut.


"Jika tidak mau mengalah, kembalikan saja hasil taruhannya. Mudahkan!" usul yang memakai baju warna biru, tak lupa alisnya yang naik-turun penuh bujuk rayu.


"Tidak mungkin!" sanggahnya lagi.


"Cih. Apa gunanya mengeluh tidak punya tempat untuk meletakkannya kalau pada akhirnya dipegang kuat juga." gerutu wanita hamil berpakaian warna biru.


Akhirnya, wanita yang memakai baju warna kuning pucat itu pun melirik dua wanita didepannya.


"Tentu harus dipegang kuat. Ini caraku menambah aset untuk ku dan suamiku."


"Si*lan! Kau menjijikkan, Ryu!" nada mengutuk wanita yang memakai baju warna biru yang tak lain adalah Reychu itu benar-benar tak terhindarkan.


"Kau lebih menjijikkan, Rey!"


"Di bagian mananya? Menawan begini!"


"Dari cara kau meminta kembali barang taruhannya. Tidakkah kau berpikir itu menjijikkan."


"Astaga... Mulut Ryura kini kian pedas. Apa setiap wanita hamil mengalami perubahan emosional?" gumam wanita satunya yang adalah Rayan.


Dia hanya menyaksikan dua sahabatnya berdebat. Ini membuatnya ingat akan sesuatu...


Bukankah sebelumnya, dia yang sering berdebat dengan Reychu? Sejak kapan arus berubah?


Tapi, senyum mencurigakan pun terbentuk. "Ternyata... Beginilah rasanya melihat Reychu berdebat dengan orang lain. Setelah sebelumnya, selalu aku yang menjadi korban atas mulut busuk Reychu yang menyebalkan. Hehehe...!"


The End...

__ADS_1



sorry say pendek banget. memang buat penutup doang hehe.


__ADS_2