Selamanya Cinta

Selamanya Cinta
merajuk


__ADS_3

malam hari


malam ini pesta resepsi pernikahan amel dan ditya banyak tamu yg datang mulai dari kolega kedua orang tua mereka sampai teman kampus mereka


banyak yg bertanya-tanya kenapa alicia putri merubah namanya menjadi amelia agata dan ada apa dengan wajah nya apa yg telah terjadi selama 5 tahun terakhir


dan bisik - bisik yg terjadi pun dibungkam dengan adanya sebuah video yg menampilkan semua kenangan keduanya diawal pertemuan, kecelakaan 5 tahun lalu dan perjuangan ditya untuk bisa mendapatkan kembali hati sang pujaan


semua diputar sampai ke hal yg terkecil semua mata menyaksikan bagaimana perjalanan cinta mereka sungguh perjalanan yg sangat panjang


semua tamu pun bertepuk tangan begitu kedua mempelai memasuki ruangan pesta, sangat cantik dan tampan benar-benar seperti pangeran dan putri di negeri dongeng


sementara pasangan rena dan agung sedang perang dingin


beberapa jam sebelum pesta


saat rena sedang menuruni tangga dan hendak menghampiri sang kekasih


" ya, nanti kita bicarakan lagi " ucap nya mengakhiri panggilan telfon


" telfon dari siapa kaka " tanya rena penasaran


" dari bawahan membahas proyek "


" oh gitu "


" kamu tadi kemana aja kenapa di chat gak dibales telfon juga gak diangkat, habis ngapain" tanya agung to the point


" mandi kenapa emang" rena hanya mengangkat bahu ia tahu agung sedang kesal


" kenapa apa nya kamu nih ya " sebenernya tujuan agung kemari hendak mengajak rena jalan sebelum pergi ke pesta tapi karena telfon kantor dia jadi kesal dan melampiaskannya kepada sang kekasih yg mengabaikan dirinya dari tadi pagi


" kamu tuh kenapa sih kalau mau kesini cuma buat marah-marah nending gak usah kesini deh, sana pulang aja " rena yg malas berdebat pun pergi kekamar tanpa memperdulikan lagi kekasihnya


" ren, renata .."


panggilan dari agung tak digubris oleh rena dia melanjutkan kekamar serta mengganti bajunya setelah selesai ia turun kebawah lagi


" ayo buruan kamu kan tadi ngajak pergi bareng " kesal rena

__ADS_1


selama perjalanan mereka hanya diam rena lebih memilih mendengarkan lagu lewat earphone nya sedang kan agung fokus kejalan


mereka masih sama-sama diam mama agung yg melihat anak dan calon mantunya yg sedang perang dingin pun menghampiri mereka


" kalian kenapa berantem " tanya mama pada pasangan tersebut


" gak kok mah " kilah agung sedangkan rena hanya diam saja


" gini ya sayang kalian kan mau jadi pasangan suami istri tolong turunkan sedikit ego kalian, mama tau kalian sama-sama masih muda tapi coba kalau ada sesuatu omongin baik-baik ya mama yakin kalian sama-sama paham apa maksud mama, ya sudah mama kembali ke kursi papa lagi ya " sekian wejangan dari mama agung


setelah mendengarkan wejangan dari sang mama agung pun paham harusnya tadi dia tanya baik-baik rena sedang apa bukan nya malah emosi gak jelas


" ren kita baikan ya gak enak tau diem-dieman gini " bujuk agung agar sang pujaan agar luluh hatinya


" aku tau tadi salah udah marah gak jelas sama kamu aku minta maaf ya, aku juga tau kalau akhir-akhir ini kita jarang ketemu bukan karena aku mau menghindari kamu tapi aku sedang mempersiapkan untuk masa depan kita, mau ya maafin aku " ucapnya lagi meyakinkan rena agar mau memaafkannya


" ya kak aku maafin tapi tolong jangan gitu lagi ya, aku gak mau ditinggal lagi, aku juga gak mau cuma jadi pelampiasan kamu aja " rena menahan tangisnya


" ya aku janji gak akan kaya gitu lagi " agung pun memeluk rena agar rena tenang


sebelum acara selesai agung meminta izin pada calon mertua nya


" ya udah hati-hati ya "


" ya kami percaya kalian gak bakalan ngelakuin hal yg bakalan kalian sesali " ucap papa rena


setelah mendapat izin mereka pun pergi menuju taman air mancur yg ada di pusat kota, setelah sampai mereka duduk melihat pertunjukan air mancur menari


" ren kamu masih ingat gak 5 tahun lalu "


" 5 tahun lalu, jangan bilang tentang ...


" ya kamu sedang menangis disini disaat yg lain tertawa bahagia hanya kamu yg menangis menyaksikan air mancur menari ini ..


5 tahun lalu


malam ini sama seperti malam sebelumnya rena duduk seorang diri menyaksikan air mancur menari ia selalu teringat akan sahabatnya yg begitu bahagia bisa datang kesini walau sebentar


" Lia kapan kamu akan sadar kamu pernah bilang mau ngajak gw kesini tapi kenapa kamu gak bangun-bangun " tangis rena pecah saat mengingat sahabatnya yg masih terbaring tak berdaya dirumah sakit

__ADS_1


" loe tu ya orang lain seneng liar pertunjukan cuma loe doang yg nangis sesenggukan disini " ucap seseorang duduk disebelahnya


" loe .. ngapain disini " sinis rena sia gak begitu suka dengan kehadiran orang tersebut


" ya gak ngapa-ngapain cuma duduk liat pertunjukan


" ya udah kalau emang kak agung mau liat pertunjukan gak usah peduliin gw tinggal liat aja sih kok repot "


pria yg menghampiri rena adalah sobat karib aditya, dia sebenarnya mengikuti rena karena merasa khawatir terjadi sesuatu pada gadis tersebut


dia tahu rena merasa sangat terpukul akibat kecelakaan yg menimpa sahabatnya apalagi beberapa hari terakhir rena enggan berangkat kuliah dan selalu dirumah sakit


" ren gw tau loe sangat sedih dan merasa sangat bersalah atas apa yg menimpa lia, loe mungkin selalu bertanya sama diri loe sendiri, kenapa waktu itu bukan loe aja yg nganterin lia pulang untuk bertemu keluarganya " agung menghela nafas dia juga seperti bisa merasakan sesak seperti yg rena rasa


" lebih baik loe sholat dan berdo'a agar lia bisa cepet sembuh, dia juga pasti gak mau liat loe begini dia juga bakalan sedih liat sahabatnya yg sudah seperti saudaranya ini terpuruk terus begini "


setelah pertemuan itu rena sengaja menjauhi agung lebih tepatnya dia malu karena menangis didepannya


setelah beberapa bulan keadaan lia tak kunjung membaik rena pun memberanikan diri meminta kepada kedua orang tuanya untuk membawa lia berobat diluar negeri, orang tuanya pun setuju dan mengurus semua prosedur nya


sebelum berangkat rena ingin berpamitan pada agung agar kating nya itu tidak terus-terusan mengejarnya


taman kampus


" ada apa nih tumben loe ngajak gw ketemuan " tanya agung ia sangat penasaran


" gini kak gw mau pindah kuliah " jawab lesu rena


" HAH .. seriusan loe mau pindah lah terus lia gimana " tanya agung terkejut dengan keputusan rena


" gw gak tau, kata dokter ....


belum sempat rena melanjutkan bicaranya dia dapet telfon dari rumah sakit yg mengabarkan bahwa alicia putri meninggal dunia


____________________________________


lanjut bab selanjutnya ya


SEE YOU SOON

__ADS_1


__ADS_2