Selamanya Cinta

Selamanya Cinta
Hadiah Pernikahan


__ADS_3

Kini terlihat Susan sudah duduk di pelaminan, sementara Arkana masih malas untuk keluar kamar. Barulah ketika ia di desak oleh papanya akhirnya ia mau keluar juga.


"Ayolah, jangan jadi pengecut seperti ini" ketus papanya.


"Aku ingin kabur saja pa, atau mati saja. Itu lebih baik dari pada harus menikah dengannya" ucap Arkana putus asa.


"Jangan bicara seperti itu, ayo cepat. Jangan buat papa semakin malu" bentak papanya.


Akhirnya dengan berat hati Arkana menurut dan mengikuti papanya untuk keluar menuju pelaminan yang disiapkan untuk ijab qabul.


Disana sudah ada Susan yang duduk manis menatap kearah Arkana. Sementara Arkana menatap sinis kearahnya.


Acara ijab qabul akan segera dilaksanakan, penghulu meminta Arkana menjabat tangannya seraya mengikuti kata-katanya.


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau saudara Arkana Wijaya bin Setya Wijaya dengan seorang perempuan yang bernama Erika Susanti binti Reflin Arianto dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas seberat dua puluh gram dibayar tunai"


"Saya terima nikah dan kawinnya.."


"Tunggu.." teriak Rizal memotong ucapan Arkana.


Semua mata tertuju pada Rizal yang dengan sigap berdiri di depan dinding yang sudah terpasang layar besar.


"Apa-apaan ini?" bentak Susan merasa geram.


"Mari kita melihat dulu hadiah pernikahan dari calon ayah mertuamu" ucap Rizal dengan melemparkan senyum manis namun bak menusuk hati itu.


Susan tanpa curiga langsung tersenyum senang dan mengangguk, kapan lagi dapat hadiah pernikahan sebelum menikah, pikirnya.


"Kalian semua, mulai pertunjukannya" perintah Rizal kepada anak buahnya.


Semua mata tertuju pada layar yang dipasang oleh Rizal dan anak buahnya, kemudian mulai menampilkan sebuah video dimana dalam video itu memperlihatkan percakapan Syeril, Susan dan seorang pria.


Susan yang terkejut melihatnya menjadi salah tingkah dan ketakutan bukan main.


"Gawat, gue harus kabur dari sini secepat mungkin. Mumpung mereka lagi serius melihat video itu" pikirnya.

__ADS_1


"*******" geram Arkana kemudian menahan tangan Susan tanpa menoleh padanya.


Susan kaget karena Arkana membaca pergerakannya yang berniat kabur dari sana.


"Jangan coba lari dari sini sialan, lo harus jelasin ini semua disini dan disana" ucap Arkana dengan tangan yang menggenggam tangan Susan dengan erat.


"Ma..maksud kamu disana?" tanya Susan gemetar.


"Di kantor polisi" tegas Arkana kemudian menarik lengan Susan menuju ke kamar pengantin yang tadi di tempati Susan.


"Please Ka jangan masukin gue ke penjara" rengek Susan.


Namun Arkana sama sekali tidak bergeming, ia terus menyeret Susan dengan begitu kasarnya.


Sementara Rizal dan anak buahnya mengarahkan para tamu untuk bubar dan menjaga ketat rumah Arkana.


Kini di dalam kamar itu sudah ada Susan, Arkana, Fero, Rizal, Gea, pak Setya dan kedua orang tua palsu Susan.


Arkana tadi menghempaskan tangan Susan dengan begitu kasarnya hingga ia tersungkur di lantai. Dan kini ia masih tetap duduk di lantai sambil terus menangis.


"Maafin gue, maafin saya om" pinta Susan.


"Gu..gue nggak kenal siapa mereka. Itu hanya editan doang" sanggah Susan.


"Lo jelasin disini atau di kantor polisi?" bentak Arkana.


"Jangan, tolong jangan ke kantor polisi" pinta Susan.


"Makanya lo jelasin sekarang" teriak Arkana.


"Gu..gue di bayar sama mereka berdua buat hancurin papa kamu" ungkap Susan gugup.


"Hancurin papa?" tanya Arkana lalu menatap kearah papanya meminta penjelasan.


"Jadi gini, laki-laki yang ada di video itu adalah Dipta Martino. Dia pengusaha properti, namun ia melakukan usahanya secara ilegal dan banyak merugikan perusahaan lainnya. Salah satunya om Kusuma, ia rugi besar dan bahkan jatuh miskin hanya dalam sekejap karena penipuan dan kekerasan yang dilakukan oleh Dipta Martino padanya dan keluarganya. Papa tidak sengaja melihat om Kusuma tengah berjualan roti keliling dengan berjalan kaki sore itu, hingga papa menanyakan kenapa hal itu bisa terjadi. Ia menceritakan semuanya dan papa merasa geram, hingga memutuskan untuk menuntutnya ke pengadilan. Kebetulan papa juga seorang pengacara sehingga dengan mudah memenangkan kasus ini dan mengembalikan semua aset milik om Kusuma dan pengusaha lainnya. Dipta di penjara dan mungkin itu sebabnya dia menaruh dendam pada papa" cerita papa Arkana.

__ADS_1


"Itu kapan pa?" tanya Arkana tak habis pikir.


"Dua tahun yang lalu, dan entah bagaimana caranya ia bisa secepat itu keluar dari penjara padahal hukumannya itu masih lama" papa Arkana menggelengkan kepalanya.


"Lalu bagaimana bisa bersama Syeril?" gumam Arkana.


"Me..mereka berpacaran sudah hampir dua tahun" sahut Susan.


"Kamu tidak perlu menyambung pembicaraan kami" ketus Arkana.


"Maafkan gue Arka, bukan maksud gue menjebak lo seperti ini. Tapi gue juga nggak bisa nolak saat diberi imbalan sebanyak itu dari mereka" tutur Susan.


"Om dan tante sudah lihat kan kelakuan anak kalian seperti apa?" Arkana malah berbicara pada kedua orang tua itu.


Keduanya terlihat gugup karena tidak tabu harus berkata apa lagi.


"Mereka bukan orang tuaku, mereka hanya di bayar untuk berpura-pura menjadi orang tuaku" ucap Susan.


"Kalau begitu kalian berdua pergi secepatnya dari rumah saya" usir Arkana merasa sangat kesal.


Keduanya segera keluar dengan perasaan begitu takut, namun lega karena mereka mengira akan terseret juga ke dalam penjara.


"Lo masih berhutang banyak penjelasan ke gue. Sekarang lo harus minta maaf dan jelasin semua ini pada Qania" tegas Arkana.


"Untuk apa?" tanya papanya yang sebenarnya menahan tawanya.


"Untuk memperbaiki hubungan kami lah pa, kalau aku yang bicara dia mana mau percaya" kesal Arkana.


"Percuma" ucap papanya.


"Kenapa pa?" tanya Arkana panik.


"Lah video ini berasal dari dia, untuk apa juga jelasin lagi. Orangnya udah tahu lebih dulu daripada kita, hahaha" akhirnya tawa papanya pecah begitu pun dengan Rizal yang ikut tertawa.


"APAA?" Arkana terkejut bukan main.

__ADS_1


........


Mohon maaf jika upnya lambat ya, soalnya authornya lagi sibuk buat skripsi. Sekali lagi maaf ya dan terima kasih sudah membaca karya saya, salam manis semuanya 😊😊😊


__ADS_2