Selamanya Cinta

Selamanya Cinta
asisten baru


__ADS_3

agung setiawan anak pemilik setiawan grup, dia memiliki wajah tampan, badan atletis dan senyuman yg menggoda tidak heran banyak wanita tergila-gila padanya, bahkan saat dirinya masih mahasiswa banyak yg menyatakan cinta tapi dia sama sekali tidak tertarik sungguh heran dia dijuluki playboy kampus tapi tak ada satupun yg dipacarinya


saat ini dirinya sedang sibuk mengurus setumpuk kertas asisten sekaligus tangan kanannya pun heran karena selama ini dia gak pernah serius dan lebih banyak bermain


" bos ini ada berkas lainnya " ucap sang asisten


" aduh heru loe gak liat ini aja belum selesai " keluhnya


" maaf perintah tuan besar "


" ya udah taruh disitu dan ambil ini yg udah selesai kasih ke pak presdir "


" siap bos "


sementara itu rena yg masih diperjalanan tidak tahu bahwa papa nya membawa dia ke kantor setiawan grup


selama kurang lebih 1 jam perjalanan mereka pun sampai


" loh pah kita gak ke kantor " tanya rena bingung


" lah ini kan udah sampai sayang " jawab datar papa rena


" tapi ini kan ... " belum sempat rena melanjutkan ucapannya seseorang menyapa mereka di lobi


" halo besan bagai mana kabar nya " sapa papa agung


" baik-baik anda sendiri "


" sama baik juga, halo rena gimana kabarmu sayang " sapa calon mertuanya


" alhamdulillah baik pah "


" ya sudah kita naik dulu ke ruangan papah "


mereka menuju lantai 15 tempat ruangan presdir berada rena yg kebingungan hanya diam saja sementara papa dan calon mertuanya asik mengobrol


sedangkan agung yg mulai stress karena pekerjaan yg gak ada habis nya memilih untuk istirahat sejenak ia hendak menuju rooftop sesampainya di lift,


saat pintu lift terbuka betapa terkejutnya dia ternyata ada papa dan calon mertuanya yg sedang menuju lantai paling atas gedung tersebut


" loh gung mau kemana kamu ini kan bukan jam istirahat " tanya papanya


" heheehee " dia hanya nyengir seperti kuda


" ya sudah kebetulan ketemu kamu ikut keruangan papa " titahnya


" aduh mampus " gumamnya


" cepet jangan lama-lama "


agung pun akhirnya ikut keruangan papanya ua dari tadi tidak melihat rena karena kedua bapak-bapak itu menutupi tubuh mungil milik rena


" loh sayang kamu disini " bisik nya berdiri di samping rena


" disuruh ikut nggak tau mau ngapain "


" lah kamu emang mau kemana bukannya ini masih jam kerja ya " tanya rena penasaran


" rooftop pengen nyari udara segar diruangan pengap " keluhnya manja


" sayang "

__ADS_1


" hmm kenapa "


" gak deh nanti aja bahaya ada papah "


" apaan sih gaje " rena mencubit pipi agung


" ekhm ... udah keluar mau sampai kapan kalian didalem lift " ucap papa rena


" heheee iya pah ayo sayang "


" dasar anak muda " jengah papa agung


" ya begitulah ...


mereka duduk di sofa ruangan presdir rena duduk dengan papah nya begitu pula sebaliknya


entah apa tujuan dari kedua orang tua ini anak-amak mereka yg tidak tau menau pun hanya mengikuti kedua bapak-bapak itu


" jadi begini sayang papah mau kamu bekerja diperusahaan ini " papah rena memulai percakapan


" lah kenapa emang nya pah " rana masih belum mengerti apa maksud papah


nya


" biar mertuamu yg bicara karena ini permintaan beliau " ucapnya lagi


" gini rena papah mau kamu menjadi asisten sekaligus mengawasi anak papah yg nakal ini kamu mau kan sayang "


" emang kak agung kenapa pah "


" selama ini kerjanya dia hanya main-main aja papah pusing dengan sifatnya itu mungkin dengan adanya kamu disini dia bisa lebih serius " papah mertua rena benar-benar sudah kehilangan kesabaran menghadapi putra tunggalnya itu karena memang selama ini putranya enggak serius dalam bekerja bahkan dia sering menghilang dan gak pernah mau mengurus proyek yg sedang mereka kerjaaan


" sekarang ini buktinya, kamu selalu mengandalkan heru " papah agung mulai marah


" ya sudah pah jangan marah mulai hari ini rena bakal bantuin semua pekerjaan kak agung dan selalu mengawasinya " akhirnya rena menyetujui usul kedua papah nya


" ya sudah, kamu anak nakal antar nak rena keruangan mu dan ruangan asisten biar dia membantu mengerjakan semua pekerjaan yg kamu tinggal"


setelah drama yg panjang diruangan presdir itu pasangan muda itu memilih pergi dan menuku ke ruangan agung posisi dia dikantor ini adalah direktur perancangan, memang papah agung pernah bilang jika lulus kuliah kamu harus memulai semua dari bawah dan dalam waktu 5 tahun dia sudah membuktikannya


papah agung sempat ragu dengan putranya itu karena dia kerjanya hanya main-main saja, tapi sang putra justru membuatnya bangga dia merasa aman jika nanti dia pensiun menyerahkan perusahaan pada putra tunggalnya itu


" selamat datang nyonya setiawan " godanya pada sang kekasih


" belum gak usah aneh-aneh deh kak " jawab rena sedikit malu


" gak aneh sayang kan emang bener " godanya lagi


tok .. tok ..


" bos ini ada berkas lagi dari tian besar " heru yg gak tau pun hanya malu memergoki bos nya sedang bermesraan


" maaf saya gak tau ada tamu " ucapnya lagi


" heru tunggu " cegah bos nya


" kamu mau kemana " tanya nya lagi


" kembali keruangan " jawab heru kikuk


" nanti dulu kenalin dulu ini rena mulai hari ini dia akan bekerja bareng kamu "

__ADS_1


" alhamdulillah akhirnya ada yg bantuin aku pikir sifat manusiawi anda udah hilang " ledek heru


" HERU "


" maaf, jadi saya harus memanggil nona atau ...?" heru bingung harus memanggil rena apa karena yg dia tau rena adalah tunangan bos nya


" rena saja kita rekan bukan bos dan karyawan " jawab rena tersenyum


' tuhan kenapa ENGKAU kirimkan malaikat sepertinya untuk bos ku yg setengah ini ' batin heru


" heru kok diem " suara keras agung membuyarkan lamunan heru


" sorry bos


" ya udah pak agung setiawan saya keruangan dulu anda lanjut kerja lagi " ucap rena hendak meninggalkan ruangan agung


" tunggu kamu hari ini disini dulu aja sayang bantuin aku mengurus semua ini mau ya " rengek nya seperti anak kecil


" ya udah aku disini cuma untuk hari ini


hari-hari pun berlalu rena yg sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan barunya pun tidak mengalami kesulitan lagi dan untuk kekasihnya agung setiawan dia sedikit demi sedikit mulai serius dengan pekerjaan nya menghandle semua proyek besar yg mendulang kesuksesan, orang tua nya pun semakin bangga padanya mereka juga bangga pada calon mantunya yg sudah mau berusaha membuat putra mereka serius bekerja dan memenuhi tanggung jawabnya sebagai laki-laki


hari ini seperti biasa rena berangkat kekantor bersama pangerannya,


" sayang " ucap agung memulai percakapan mereka


" ya kak kenapa " jawab rena dengan tersenyum


" kamu mau konsep seperti apa buat pernikahan kita "


" emmm gimana ya, aku gak tau sih pengen yg kaya gimana " jawabnya, rena memang dia nggak memikirkan akan seperti apa konsep pernikahan mereka karena baginya apapun ini yg penting pernikahan mereka sah secara agama dan negara


" kamu tuh lucu banget sih, biasanya tuh ya cewe paling excited banget kalau ditanya seperti itu tapi kamu mah malah gak tau, bener-bener istri solehah "


gemasnya agung mencubit hidung rena


" iihh ..apaan sih kak sakit tau " rena ngambek


" gitu aja manyun, maaf deh tuan putri


setelah sampai kantor rena bergegas turun meninggalkan prianya itu, rena ingin memberikan sedikit pelajaran pada agung karena terus-terusan meledeknya selama perjalanan, agung yg dibuat panik pun langsung mengejar sang kekasih dan berusaha membujuknya agar tak marah lagi


" sayang tunggu dulu dong " ucapnya sedikit berlari


" renata tunggu .." berkali-kali agung memanggil wanitanya tapi tak digubris bahkan dia segera memencet tombol agar pintu lift tertutup


agung yg kalah cepat pun hanya mendengus kesal


" sial " dia kesal karena kalah cepat


sementara itu tanpa meraka sadari ada sepasang mata seorang permpuan yg memperhatikan


" aku pasti bisa mendapatkan kamu agung setiawan " ucap sang wanita


______________________________________


hai, hai maaf telat update nya author beberapa hari ini sedang kurang enak badan harap pembaca masih setia disini


ok kalau begitu sampai ketemu lagi bye .. bye


SEE YOU SOON

__ADS_1


__ADS_2