Selamanya Cinta

Selamanya Cinta
restu bunda


__ADS_3

ADITYA POV


hari ini aku memutuskan untuk memberitahu bunda kalau aku menyukai seorang gadis dan aku ingin bunda merestui hubungan ku dengannya


" semoga saja bunda setelah ini bunda tidak terus mendesakku untuk menikahi anak temannya" gumamku di kamar


setelah mandi dan berganti pakaian aku pun turun untuk sarapan dengan orang tuaku


" pagu bunda, ayah " sapaku pada keduanya


" ayah kapan pulang " tanya ku karena sudah hampir sebulan aku tidak bertemu dengannya karena urusan bisnis


" kemaren, nak ada apa emang nya kaya nya ada yg penting yg mau diomongin " anya ayah padaku


" bunda, ayah sebenarnya aku ingin mengenalkan seseorang sama kalian "


"siapa dia sayang, apa kami mengenalnya" tanya bunda


" tidak bunda, dia teman kuliah ku "


" ooohh pasti cewe kan ya gak ayah " goda bunda yg hanya dibalas senyuman oleh ayah


" sebenarnya sih ditya suka dengannya hnya saja dia sempat menolak karena perbedaan"


" perbedaan apa nak " ucap bunda sedikit khawatir


" dia hanya dari keluarga sederhana, dia merasa tidak nyaman kalau harus menjlin hubungan dengan ditya"


" kenapa memengnya ditya" ucap bunda lembut


" dia takut gak bisa bersaing dengan perempuan diluaran sana yg lebih cntik dan kaya, dia takut kalau suatu saat dia gak bisa membahagikan ditya karena perbedaan status dan ditya juga menyukainya bukan karena dia kaya atau tidak tapi karena dia gadis yg rajin dan tekun dia berbeda bunda tidak memandang orang karena latar belakangnya dia gadis yg sangat sempurna menurut ditya" ucapku panjang X lebar


" seprtinya dia gadis yg baik ya ayah, bagaimana menurut ayah"


" ya sepertinya dia gadis yg luar biasa buktinya dia bisa membuat anak ayah yg terkenal dingin dengan perempuan itu jadi tergila_gila dengannya " ucap ayah menggodaku


" ya sudah ditya kamu tentukan saja kapan waktunya, biar ayah sama bunda bisa ketemu dengannya"


" baik terima kasih ayah, bunda" ucap ku sangat senang


" ya nak ya sudah, kamu siap_ siap sana gih kan mau berangkat" ucap bunda meledek ku


" udah siap dari tadi juga kali bunda, bunda gak liat anaknya udah ganteng gini " ucapku cengengesan


" ya udah ditya berangkat dulu ya ayah, bunda ASSALAMUAILAIKUM" salam ku


" WAALAIKUMSALAM " sahut keduanya


" hati_ hati nak "


" Hari ini aku harus mengutarakan niat ku, aku ingin bisa bersanding dengan nya, Lia entah apa yg sudah kau perbuat kepadaku sampai aku bisa tergila-gila padamu" gumamku


🌸🌸🌸🌸


ALICIA POV


pagi ini setelah pamit ke bibi dan berangkat ke kampus, aku pergi ke perpus untuk mencari materi sampai seseorang mengagetkanku


"Lia " ucapnya


" paan sih ren berisik tau ini perpus bukan kantin "


" nah itu ke kantin yuk kelas masih 1 jam lagi "


" ngapain masih pagi gini, jangan bilang kamu belum sarapan "


" heheee iya tau ajh, gugup soalnya aku kira bakalan telat"

__ADS_1


" gak ah males, kamu ajh gih sana


Saat sedang asik duduk dan mendengar rena mengoceh gak jelas seseorang duduk dihadapan ku dengan senyuman yg sangat manis


"ya tuhan mimpi apa aku semalem tu anak senyum_senyum gak jelas"pikirku


"Lia, nanti kamu ada waktu gak " tanya si dia


" ada kak emang kenapa " jawab ku bingung


" bunda sama ayah mau ketemu sama kamu, nanti habis kelas aku jemput ya "


" ya kak ..


" ya udah aku pergi dulu, ouh ya aku lupa minta nomor ponsel kamu, kita belum tukaran nomor ponsel"


" ini kak nomor ku.."


" ok save, makasih ya " dia pergi meninggalkan perpustakaan


" WHAT ..Lia kuping ku ga salah denger lo mau ketemu CAMER " kaget rena setelah ditya pergi


" ssstt berisik tau ini perpus "


" ya maaf habisnya aku kaget, udah sejauh mana sih hubungan kamu sama dia " ngerocos rena panjang lebar


" ga tau ah, udah yuk masuk "


" yee ni anak malah ninggalin tunggu "


setelah kelas selesai waktu sudah siang menjelang sore niatnya aku akan pulang dulu mandi dan ganti baju tapi sebelum meninggalkan kampus kak ditya sudah menelfonku


" ya, ASSALAMUALAIKUM " salamku


" WAALAIKUMSALAM, Lia kamu dimana "


" kamu tunggu ajh di gerbang depan kamu pulang sama aku "


" oh, ok ..


" ya udah aku tutup telfonnya "


setelah sambungan telfon ditutup aku izin ke rena agar pulang dulu, karena kak ditya yg akan mengantar kan ku pulang sebenarnya agak kurang nyaman sih tapi itulah syarat yg bibi ajukan sebelum kami berhubungan, semoga saja orang tua kak ditya mau menerima ku tanpa embel_embel anak orang terpandang di kota ini


" ren kamu pulang dulu ya "


" oh ya udah, semoga sukses ya dengan CAMER" ledeknya


" apaan sih ketemu ajh belum udah di bilang CAMER, Ya udah lah kak ditya dah nungguin "


" ya hati-hati sayang kuu ..


aku menghampiri kak ditya di gerbang kampus, mobil sport mutih mewah itu sudah menunggu di depan gerbang


" ya tuhan gimana ini aku gugup " pikirku setelah masuk kedalam mobil


" kenapa tegang, gugup " tanya dia


" iya kak ..


" tenang ayah sama bunda orang yg baik aku yakin mereka bisa menerima kehadiran kamu.."


dia menggenggam tangan ku dan menciumnya entah kenapa itu membuat ku tenang dan sulit untuk menahan perasaanku


" Lia, aku serius sama kamu, aku mau kamu jadi kekasih masa depan ku, tapi aku juga gak akan memaksa kamu buat menikah sekarang karena aku tau kamu masih ingin menggapai cita-cita dan membehagiakan orang tua kamu";ucapnya sambil mengusap lembut kepala ku dan mengecup kening ku


mobil pun melaju meninggalkan kampus dan menuju rumah orang tua kak ditya

__ADS_1


Rumah mewah bak istana dengan pilar-pilar besar dan taman yg luas serta bunga-bunga yg tumbuh dengan indahnya


" kak ini rumah kakak " tanya ku masih mengagumi keindahan rumah ini


" bukan tapi rumah ayah "


" udah ayo masuk jagan bengong terus " ucap nya seraya menggandeng tangan ku


" ASSALAMUALAIKUM "


" WAALAIKUMSALAM eh anak bunda udah pulang, ..


" siapa ini nak, cantiknya "


" ini lia bunda .." jawab kak ditya


" coba sini nak jangan sembunyi di belakang ditya


" iya bunda ..


kami semua duduk di sofa ruang tamu


" siapa nama kamu nak " tanya bunda lagi padaku


" nama saya alicia putri bunda panggil saja lia"


" oh lia, kuliah semester berapa nak "


" semester 2 bunda "


" kamu tinggal dimana "


" di kost bunda tapi terkadang juga tidur di tempat bibi saya "


" orang tua kamu sayang ada di mana " tanya bunda terus menerus


" bunda apaan sih nanya terus kaya lagi introgasi penjahat tau ga "


" ditya bunda kan cuma tanya, lagian nak lia nya juga gak keberatan ya kan nak "


" iya bunda, orang tua saya di kampus mereka bekerja sebagai petani "


" maaf sebelumnya kalau bunda berfikir saya kesini ada maksud tertentu , karena saya berasal dari keluarga yg biasa-biasa saja saya juga enggak bermaksud buat jadi menantu bunda hanya saja saya merasa gak sopan menolak ajakan kak ditya kesini, saya juga harus bekerja di kafe sebagai pelayan, maaf sebelumnya kalau saya mengganggu kenyamanan bunda dan keluarga" ucap ku panjang X lebar menegaskan status dan pekerjaan ku


" hahahaaaa sayang kenapa mesti tegang bunda gak galak kok, bunda tau semua dari ditya bunda cuma ingin mengetes seberapa kuat mental kamu aja menghadapi orang, ..


" ternyata ditya gak salah pilih bunda juga senang kok kalau kamu bisa jadi menantu bunda, lagian anak bunda ini gak pernah mau kalau dijodohin sama anak temen bunda katanya gak cantik lah, gak suka lah, eh ternyata pas liat kamu bunda jadi ngerti kenaa anak bunda yg bandel ini menolak perjodohan " ucap nya


" ya sudah sebelum lia pulang lebih baik lia makan maam disini dulu sebentar lagi ayah pulang


setelah makan malam dan bercengkrama sebentar kak ditya mengantarkan ku pulang


" terima kasih kak sudah mengantarkanku pulang ... Ucap ku hendak keluar tapi kak ditya menahan ku dan hendak menciumku


" eits kak ditya mau apa .. ucap ku sedikit panik


" cium kamu .. jawabnya enteng


" belum mukhrim kak gak boleh


" ya udah .. ucap nya cemberut


" ya udah aku pulang dulu ya sayang .. Goda ku sambil buru-buru keluar mobil


" Lia .. geramnya


" bye hati-hati ya ..

__ADS_1


…………………………………………………………………………………


__ADS_2