Zeeta Dan Dunia Sihir

Zeeta Dan Dunia Sihir
Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 1


__ADS_3

[Kerajaan Aurora....]


Di kerajaan ini, telah terjadi banyak sekali ancaman-ancaman yang membahayakan nyawa para penduduknya secara merata. Dari sekian banyaknya ancaman tersebut, memang ada jumlah korban jiwa yang tidak sedikit.


Oleh sebab itu, sejak kemunculan Zeeta di hadapan publik sembilan tahun silam—saat dirinya masih delapan tahun dan belum tahu apapun tentang siapa dirinya sendiri—kerajaan ini telah merombak pertahanannya beberapa kali.


Yang terbaru dilakukan untuk memperkuat pertahanan kerajaan ini, berbagai ras yang telah bersekutu dengan mereka turut membantu. Ras-ras tersebut adalah Dwarf, Naga, dan Raksasa.


Selain Myra, Sang Putri Keturunan Naga Penempa Schrutz, dan Si Penempa Dwarf, Axel, keduanya memberikan pengetahuan tentang senjata-senjata yang bisa dipakai oleh para prajurit. Sementara itu, Sang Raksasa, Ozy, sebagai satu-satunya Raksasa yang berpihak pada kerajaan ini, tidak hanya memberikan sebagian kekuatan Rune-nya saja, dirinya pin membagikan sedikit ilmu tentang perlindungan yang dimiliki para Elf dari Grandtopia. Tentu saja, hal itu dilakukannya usai mendapatkan izin dari Tetua Hugo.


Melalui bantuan dari mereka itulah, kini kerajaan Aurora memiliki beberapa pilihan untuk berlindung dari ancaman terbaru dan yang paling mematikan dari semua ancaman yang telah dilalui—Ragnarok.


Yang pertama; adalah dengan menggunakan kekuatan dari sang ratu—Alicia Aurora XX—yang seperti biasanya memindahkan mereka ke dalam dunia dimensi buatannya. Tetapi dengan cara ini, ada kelemahan yang sangat fatal. Yakni, apabila Alicia terluka dan mana-nya tidak terkontrol dengan baik, dimensi ini akan lenyap—bahkan bisa dijebol oleh Manusia biasa sekalipun.


Yang kedua; adalah dengan metode medan pelindung yang terbuat dari gabungan kekuatan para bangsawan dari seluruh kerajaan, serta tambahan Rune dari Ozy. Para penduduk akan dibiarkan tetap di kerajaan, apapun yang terjadi. Cara ini ampuh—jika lawannya adalah Hollow dan Phantasmal. Tetapi kini ... Alicia dan Hazell pun tahu cara ini takkan bisa efektif.


Disinilah cara terakhirnya hadir; yaitu dengan menggunakan ilmu yang telah dibagikan oleh Ozy. Ini adalah cara yang hanya Elf ketahui ... sebagaimana akar keturunannya berasal pun ketahui—yaitu Peri.


......................


Di bawah tanah kerajaan, sebelumnya terdapat tempat perlindungan yang diciptakan oleh para leluhur anggota kerajaan untuk para rakyatnya. Tempat perlindungan ini merupakan gua berliku-liku yang memiliki beberapa tempat/kamar untuk diisi oleh mereka yang membutuhkan.


Kendati tempat perlindungan tersebut bisa saja dikatakan sebagai bunker, tetapi di sini tidaklah pengap. Sirkulasi udaranya tetap terjaga berkat para leluhur, serta seorang bangsawan yang terus menjaga tempat ini.

__ADS_1


Nama keluarga bangsawan tersebut adalah Ophenlis dan nama tempatnya adalah Labirin Cremlyn.


Namun, setelah terjadinya perlawanan antara para Peri dengan Zeeta, peta kerajaan jadi berubah, sehingga menyebabkan Labirin Cremlyn tak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, para bangsawan utama mengakali bekas Labirin ini, sekaligus menjadikannya sebagai tempat dimana ilmu dari para Elf akan digunakan.


Semua bangsawan di Aurora, mengecualikan Zeeta, juga tanpa ada rakyat yang tahu tentangnya, di daerah yang lebih luas dari sebuah stadion lapangan sepak bola yang berada di balik tanah ini, tersimpan sebuah orb raksasa yang berguna untuk menangkal sihir sekelas sihir kuno Rune dan kekuatan sihir Naga—termasuk semburan api dari mulut yang merupakan ciri khas mereka.


Ozy dan para Elf menyebut orb ini sebagai Töfrahnöttur—orb yang menyimpan sihir.


Orb ini telah menyerap mana dari berbagai makhluk hidup, tanpa terkecuali. Mana yang telah terkumpul di dalam orb tersebut hanya bisa diaktifkan oleh mereka yang memiliki akses.


Caranya serupa dengan pemindaian sidik jari. Dengan menempelkan sidik tangan yang telah tercatat oleh orb-nya, kegunaan yang sesungguhnya barulah bisa bekerja.


Tetapi, cara ini bukanlah bagian dari ilmu yang diperoleh dari para Elf. Ini merupakan ilmu yang dimiliki oleh Manusia, tepatnya oleh seorang keluarga bangsawan, Alexandrita.


Metode ini hampir mirip dengan apa yang pernah dilakukan oleh Ashley pada Zeeta saat dirinya baru saja memasuki ibu kota dan mengenal siapa Ashley sebenarnya. Metode ini dicontoh dari sebuah alat yang tertanam di dalam perpustakaan yang terhubung dengan ruang kerja pribadi miliknya. Alat tersebut pernah digunakannya untuk memperlihatkan Zeeta masa lalu ibunya kala ia baru saja menjadi Ratu dan disegani rakyatnya.


Sementara itu, ilmu yang diberikan para Elf melalui Ozy adalah cara menyimpan, menggunakan, dan merawat orb tersebut agar tidak balik menunjukkan taring pada mereka—yang hanya akan meledakkan seluruh peta kerajaan—bahkan lebih luas.


"Pada dasarnya, menyimpan dan merawat orb ini tidaklah berbeda jauh ketika kalian memiliki senjata atau barang berharga." Demikianlah ucapan Ozy, kala ia berbagi ilmu dengan para bangsawan bertahun-tahun yang lalu.


"Bila ini adalah tempat tinggal para Elf, mereka tak perlu melakukan ini sebab alamlah yang melakukannya.


"Anggaplah seperti ini.

__ADS_1


"Di sebuah sungai, terdapat darah ataupun bangkai hewan yang telah mati. Tentu saja sungai itu akan tercemar, bukan?


"Namun, cemaran tersebut bisa larut dengan sendirinya oleh proses alam. Penguraian dari serangga, burung, serta binatang lain, sementara air yang mengalir terus menggerus darahnya, hingga pada akhirnya sungai menjadi bersih lagi.


"Jika ini adalah kalian, kalian memiliki kolam. Kalian menikmati aktivitas di kolam, tetapi suatu hari pasti kolam tersebut akan kotor dan seseorang harus membersihkannya dari dalam.


"Seperti itulah kira-kira.


"Jadi, setelah kerajaan ini memiliki sekutu dari banyak ras sehingga memungkinkan orb ini tercipta, maka bukanlah hal yang mustahil untuk tetap menjaganya demi ancaman yang akan datang nanti."


......................


Kendati kegunaan Töfrahnöttur tampak kuat, ada juga kelemahan yang terletak dari cara ini.


Ragnarok adalah hari dimana tiga dunia akan saling berseteru. Meskipun orb raksasa itu bisa menangkal sihir kuno Rune dan sihir para Naga, bila lawan menang jumlah, tentu saja Aurora akan kalah.


Di situlah peran para bangsawan utama serta prajurit khusus, Crescent Void, hadir. Beberapa di antara mereka memiliki kemampuan support yang sangat berguna untuk saat-saat genting.


Bukanlah kedestruktifan saja yang harus diperhatikan dalam Ragnarok nanti, bukan?


Beberapa anggota Crescent Void tersebut adalah pasangan serasi, Marcus dan Colette, Mellynda von Ophenlis IX, serta Gerda Bloomy.


Namun, saat ini, masih belum ada yang tahu kapan Ragnarok akan terjadi sebenarnya. Mereka semua hanya bisa bersiaga, ditengah persiapan mereka yang hendak menyerbu Seiryuu yang menurut informasi, hendak membuka Jötunnheim.

__ADS_1


Tapi, itu tidaklah sejalan dengan seorang bangsawan tua yang tinggal di sebuah pulau layang. Dia adalah Karim Levant. Di atas ranjangnya, dirinya ditemani oleh istri, anak, cucu, dan menantunya. Mereka semua menatap pria yang telah kembali menjadi manusia biasa tersebut dengan tatapan takut dan tak tahu harus berbuat apa, ketika Karim menunjukkan sebuah lukisan di dekat sana.


Lukisan tersebut adalah lukisan yang sebenarnya tampak biasa saja. Sebuah lukisan padang rumput dan sebuah pohon....


__ADS_2