
Menjelang malam, Shen Long tiba di rumah Putri Shui bersama rombongan pasukan Jendral Liu. Disana mereka bertemu dengan permaisuri Qin dan Putri Shui.
“Putri, Permaisuri Qin” sapa Shen Long yang disambut senyuman oleh Putri Shui dan permaisuri Qin yang hampir berlari untuk memeluknya, namun dia mengurungkan niatnya karena ada banyak orang yang datang.
“Yang Mulia” kata para pasukan sambil berlutut begitu melihat permaisuri Qin
“Yang Mulia” Jendral Liu memberikan hormat sambil menundukkan kepalanya pada permaisuri Qin
“Bangunlah kalian semua” sahut permaisuri Qin terharu atas kesetiaan pasukan Jendral Liu padanya.
“Yang Mulia, kami senang Yang Mulia baik-baik saja” kata Jendral Liu
“Aku baik-baik saja berada dalam lindungan Putri Shui” sahutnya
“Terima kasih Putri Shui telah melindungi Yang Mulia” kata Jendral Liu sopan
“Ah, tidak apa-apa” senyum manis Putri Shui.
“Bagaimana rencana Jendral Liu?” tanya permaisuri Qin pada Jendral Liu.
Jendral Liu kemudian saling menoleh dengan komandannya lalu mereka berlutut semua kepada Shen Long.
“Jendral Liu dan pasukan memohon bantuan tuan Shen Long untuk membantu menegakkan keadilan kerajaan Liu” teriak mereka hampir bersamaan.”
Shen Long terkejut dan gugup oleh mereka yang tiba-tiba berlutut di depannya, sementara Putri Shui tersenyum dan mengangguk padanya.
“Shen Long, kamu masih berhutang padaku. Kali ini aku ingin menagih bantuanmu untuk membalaskan kematian suamiku Raja Liu” pinta permaisuri Qin dengan hormat pada Shen Long.
“Ah, Baiklah. Kalian bangun dulu semua. Aku pasti akan membantu kalian” sahut Shen Long yang masih gugup karenanya.
“Terima kasih tuan Shen Long”
“Aku masih perlu untuk pergi ke Sekte Pedang Suci terlebih dahulu. Kalian sebaiknya beristirahat dulu di dekat sini. Setelah urusanku di sekte Pedang Suci berakhir, Aku akan kembali untuk membantu kalian” kata Shen Long.
“Baik. Kami menunggu tuan Shen Long” kata Jendral Liu bersama pasukannya
“Tolong bantu jaga keselamatan permaisuri Qin” lanjut Shen Long menoleh ke arah permaisuri Qin yang memandangnya dengan tatapan penuh arti.
Setelah itu Shen Long segera berangkat menuju kediaman Sekte Pedang Suci. Keadaan di depan gerbang sekte berbeda dengan saat dia pertama kali datang yang penuh dengan orang yang ingin menjadi murid sekte.
__ADS_1
Saat ini depan gerbang sekte sepi oleh orang yang bahkan datang untuk berkunjung.
“Ada apa disini?” pikirnya
Dua penjaga yang melihat Shen Long segera menghentikannya.
“Ada keperluan apa berkunjung ke wilayah sekte Pedang Suci?” tanya penjaga tersebut.
“Aku Shen Long ingin bertemu dengan ketua Sekte, mohon untuk menunjukkan jalan” sahut Shen Long dengan sopan
Begitu mendengar nama Shen Long, wajah kedua penjaga seketika menjadi sopan. “Oh tuan Shen, maaf kami tidak mengenali Anda” kata salah satu penjaga
“Tidak apa. Bisa antar aku bertemu ketua?” tanya Shen Long
“Mari silahkan tuan” ajak penjaga tersebut dengan sopan.
Sambil berjalan mengikuti penjaga tersebut, Shen Long naik menuju kediaman sekte Pedang Suci.
“Kenapa kelihatan sekte Pedang Suci sepi tidak ada pengunjung, bahkan aku tidak melihat beberapa murid disekitar sini” tanya Shen Long.
“Ah, tuan Shen tidak tahu bahwa kerajaan Ming sedang mengerahkan pasukan untuk menyerang kerajaan Liu” sahut penjaga tersebut
“Apa? Mengapa?” tanya Shen Long kembali.
“Kini Raja Liu telah tiada dan Jendral Liu menjadi buronan, kerajaan Liu menjadi lemah, sehingga kerajaan Ming bermaksud menyerangnya” lanjut penjaga tersebut
“Ah, pangeran Gu. Apakah aku akan menjadi musuhmu? gumam Shen Long dalam hatinya.
“Lalu apa hubungannya dengan sekte Pedang Suci?” tanya Shen Long.
“Sekte Pedang Suci merupakan sekte yang netral dan berada di tempat netral, namun murid-murid sekte berasal dari kerajaan Liu dan kerajaan Ming. Jadi mereka semua kembali untuk membela kerajaan mereka masing-masing” kata penjaga tersebut dengan wajah murung.
“Ini bukannya perang saudara sesama anggota sekte jadinya?” Shen Long terkejut
“Benar tuan, itulah mengapa sekte kini menjadi sepi” sahut penjaga itu kembali.
“Perang ini tidak bisa dibiarkan, aku harus segera mencegahnya” gumam Shen Long dalam hatinya.
“Silahkan tuan, ketua sekte menunggumu di dalam aula utama” kata penjaga tersebut mempersilahkan Shen Long
__ADS_1
“Terima kasih” sahut Shen Long segera memasuki aula utama sekte.
“Apa kabar Shen, apa yang membuatmu datang ke kediaman sekte ini” tanya ketua sekte melihat kedatangan Shen Long
“Tetua, aku ingin membuat pedang Surgawi untuk melawan iblis dari dunia bawah yang menculik Guruku” sahut Shen Long.
“Iblis dunia bawah?” ketua Sekte terkejut mendengarnya.
Shen Long lalu menceritakan kejadian yang terjadi di Gunung Abadi saat bertemu dengan Iblis dari dunia bawah pada ketua Sekte Pedang Suci.
Sekte Pedang Suci lalu tertegun, “Jadi seperti itu. Jangan-jangan pergolakan yang terjadi saat ini juga karena mereka”
“Kemungkinan besar seperti itu ketua. Jadi aku mohon bisa menyatukan pedang dominator menjadi pedang Surgawi untuk membunuh para iblis tersebut.” kata Shen Long kemudian.
Di saat ketua sekte masih termenung memikirkan situasi saat ini, tiba-tiba Dong Fang Yin muncul dengan wajah ceria
“Ayah, benarkah kakak Shen datang kemari?” katanya dengan dengan gembira lalu menoleh ke arah Shen Long yang tak disangkanya masih disana
“Apa kabar nona Yin” Shen Long tersenyum padanya membuat wajah Dong Fang Yin merona merah.
“Kakak Shen” Dong Fang Yin menyahut gugup
“Hahaha... anak manja. Dia sangat senang bertemu denganmu Shen” kata ketua Dong Fang Lei menggodanya.
Mata Shen Long berkedut mendengar kata Dong Fang Lei, dia masih menunggu apakah ketua sekte akan memberikan pedang dominator pusaka leluhurnya atau tidak.
“Shen, seperti yang kamu ketahui. Pedang tersebut adalah pusaka leluhur sekte Pedang Suci. Mungkin sulit untuk memberikannya padamu” sahutnya membuat Shen Long mendesah sedikit.
“Tetapi ada solusinya” kata Dong Fang Lei sambil tersenyum aneh.
“I... Ini rasanya ada yang salah” pikir Shen Long melihat senyuman Dong Fang Lei
“Ada dua hal yang harus kamu setujui untuk mendapatkannya” lanjut ketua Dong Fang Lei
“Ah, Demi Guru, aku rela melakukan apapun syarat darimu ketua” pikir Shen Long
“Pertama, kamu harus menjadi pewaris ketua sekte Pedang Suci. Jadi tidak akan melanggar aturan sekte untuk menggunakan pedang pusaka leluhur” kata Dong Fang Lei.
Shen Long tertegun mendengarnya, namun seperti pikirannya demi guru harus dia menerima syaratnya tersebut. Jadi dia mengiyakan syarat pertama menjadi pewaris ketua sekte pedang suci.
__ADS_1
“Kedua harus menjadi keluarga Dong Fang dengan menikahi putriku” katanya lagi sambil membelai rambut putrinya.
“Ayah...” Dong Fang Yin tersipu menundukkan kepala menyembunyikan wajahnya yang merah. Jantungnya berdetak kencang menunggu jawaban dari Shen Long.