Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 297 | Harga diri Zen Luo


__ADS_3

Berbeda dengan dunia bawah, keadaan Alam Neraka tengah mengalami perebutan kekuasaan setelah menghilangnya Kaisar Dewa Iblis.


Shang Ti yang datang dari Loka lain merasa senang berada di Alam Neraka. Dia bebas menggunakan kekuatan dari Alam Neraka untuk meningkatkan kekuatannya sendiri.


“Hahaha... pantas saja kekuatan Dewa Kehancuran begitu kuat. Dia mendapatkan kekuatan dari Alam Neraka yang begitu berlimpah,” seru Shang Ti. Mata Shang Ti berbinar setelah berhasil meningkatkan kekuatannya berkali-kali lipat sejak dia tinggal dan berlatih di Alam Neraka.


Saat Shang Ti tengah bergembira setelah berhasil meningkatkan kekuatannya, tiba-tiba Zen Luo muncul di Alam Neraka. “Siapa kamu?” tanya Zen Luo dengan tatapan tidak senang di wajahnya melihat Shang Ti duduk di singgasana Alam Neraka.


“Aku penguasa baru Alam Neraka. Siapa kamu berani datang ke tempat ini?” Tanya Shang Ti pada Zen Luo dengan wajah merah karena marah.


“Cih, beraninya kamu duduk di tempatku,” aku Zen Luo pada Shang Ti.


Wajah Shang Ti tertegun melihat Zen Luo, “Hahaha... kamu bukan Dewa Penghancur. Kamu hanya semut yang mengaku penguasa Alam Neraka,” cibir Shang Ti kepada Zen Luo.


“Dewa Penghancur? Siapa itu? Aku adalah Putra Iblis, anak angkat dari Kaisar Dewa Iblis. Selama Kaisar Dewa Iblis belum kembali, akulah yang berhak duduk di singgasana itu,” kata Zen Luo


“Di Alam Neraka, kekuatanlah yang berkuasa. Buktikan kalau kamu memang pantas berkuasa disini,” lanjut Shang Ti dengan tenang.


Wajah Zen Luo berubah mendengar kata-kata Shang Ti. Dia segera mengerahkan kekuatannya yang berada di alam bintang lalu menyerang ke arah Shang Ti. Melihat serangan Zen Luo, Shang Ti menyipitkan matanya. “Lemah sekali. Kekuatanmu sangat lemah. Kamu tidak pantas menjadi penguasa Alam Neraka.”


PLAKK...


Shang Ti menampar wajah Zen Luo saat dia menyerang dan berada dekat dalam jangkauan Shang Ti. Tubuh Zen Luo terbanting ke tanah karena tamparan tersebut. Tampak beberapa giginya terlepas oleh tamparan tersebut dan sudut bibirnya mengeluarkan darah. Shang Ti bahkan tidak bangkit dari tempat duduknya saat melancarkan serangan itu.


Wajah Zen Luo tampak menjadi geram merasakan tamparan tersebut yang membuat hatinya bertambah sakit. Dia lalu bangkit untuk menyerang kembali. Kali ini Zen Luo meningkatkan kecepatan dan kekuatannya untuk melawan Shang Ti.

__ADS_1


Zen Luo sudah berada di depan Shang Ti. Dia mengerahkan kekuatannya untuk meninju wajah dari Shang Ti. Namun Shang Ti tetap tidak bergerak, Dia hanya mengangkat tangannya untuk menangkap tinju dari Zen Luo.


BUMM...


Hempasan angin berkekuatan dahsyat menyebar ke sekeliling Alam Neraka setelah kekuatan tinju Zen Luo berbenturan dengan telapak tangan Shang Ti. “Sial, orang ini benar-benar tidak omong kosong. Kekuatanku tidak ada arti di depannya.” gumam Zen Luo dalam hatinya


Meskipun demikian, Zen Luo tidak berhenti sampai disitu, dia tidak menyerah untuk menyerang Shang Ti. Zen Luo mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk memukul dengan telapak dan tinjunya ke arah Shang Ti, namun Shang Ti berhasil menghindarkan seluruh serangan Zen Luo.


Tepat ketika serangan Zen Luo berhasil dihindari, Shang Ti melancarkan kibasan tangannya lagi yang mengenai wajah Zen Luo kembali.


PLAKK...


PLAKK...


Dua kali tamparan berhasil menjatuhkan Zen Luo hingga kesulitan untuk berdiri lagi. Mata Zen Luo terlihat kesal karena dia seperti semut yang dipecundangi oleh Shang Ti. Tamparan itu membuat harga diri Zen Luo seperti terinjak-injak, tetapi dia tidak bisa melakukan apa-apa.


“Tidak akan semudah itu,” sahut Shang Ti yang kini telah berdiri di depan Zen Luo yang berusaha bangkit. Kekuatan Zen Luo telah terkikis hampir setengahnya oleh tamparan dari Shang Ti. Dia tidak menyangka dirinya akan bertemu dengan seorang yang lebih kuat darinya selain Shen Long.


Tampak Zen Luo berlutut di depan Shang Ti setelah Shang Ti memberikan tekanan kepada Zen Luo untuk berlutut. “Jangan berdiri, atau aku akan membunuhmu!” ancam Shang Ti.


Mata Zen Luo berkedut mendengar ancaman dari Shang Ti. Dia menggertakkan giginya yang masih tersisa menatap dingin ke arah Shang Ti.


“Apa aku masih kurang menghajarmu nak?” Shang Ti menepuk-nepuk pipi dari Zen Luo yang bengkak kemudian pergi berlalu dari tempat itu.


Baru tiga langkah Shang Ti kemudian menghentikan langkahnya. “Jika aku kembali, hanya ada dua kemungkinan untukmu. Pergi dari tempat ini atau menjadi bawahanku,” kata Shang Ti yang kemudian pergi meninggalkan Zen Luo sendirian.

__ADS_1


“Hahaha... hanya seekor semut yang bermimpi menjadi penguasa,” teriak Shang Ti dari kejauhan.


Wajah Zen Luo yang bengkak berubah hitam, kerut di wajahnya tampak bertambah banyak setelah terkena tiga kali tamparan dari Shang Ti.


“Kurang ajar! Aku belum pernah mendapatkan perlakuan memalukan seperti ini,” geramnya. Sakit di wajah Zen Luo tidak separah sakit di dalam hatinya. Zen Luo benar-benar tidak bisa menerima perlakuan ini.


Zen Luo lalu berdiri dan beranjak pergi dari tempat itu. Dia sudah tidak lagi ingin berada di Alam Neraka lebih lama lagi. Zen Luo kemudian keluar kembali dari Alam Neraka menuju daerah barat yang misterius.


AARRGHHH...


Zen Luo berteriak sekuat tenaga untuk melampiaskan kekesalan atas perlakuan yang diterimanya di Alam Neraka. “Aku akan membunuhmu suatu saat nanti,” gumam Zen Luo dengan mata merah.


Zen Luo kemudian pergi dari tempat itu untuk melatih dirinya kembali agar bisa menjadi lebih kuat.


*****


Sementara itu di dunia bawah, Shen Long yang telah mengumpulkan para penghuni dunia bawah yang masih tersisa memberikan petunjuk untuk perbaikan alam dunia bawah agar bisa kembali seperti dulu.


Para raja klan dunia bawah yang masih tersisa diminta untuk membantu melindungi dunia bawah bersama dewa kuno Zhou Ti yang diminta sebagai pelindung mereka oleh Shen Long.


“Kalian para penghuni dunia bawah, bekerja keraslah membangun dunia bawah kembali untuk masa depan yang lebih baik. Aku menugaskan dewa kuno Zhou Ti untuk membantu melindungi kalian di dunia bawah,” kata Shen Long pada para penghuni dunia bawah.


“Aku akan pergi ke Alam Neraka untuk melenyapkan Shang Ti secara tuntas.” lanjut Shen Long.


Seluruh penghuni dunia bawah bersorak gembira, mereka yakin Kaisar Dunia Bawah Shen Long yang merupakan pembawa harapan bagi mereka akan berhasil mengalahkan Shang Ti.

__ADS_1


Shen Long kemudian kembali menggunakan naga YingLong untuk pergi ke dunia manusia menuju Gerbang Neraka di daerah barat yang misterius karena Gerbang Neraka di alam dunia bawah telah dihancurkan semua oleh Shang Ti.


Shang Ti hanya menyisakan satu gerbang neraka yaitu yang berada di dunia manusia. Ini memudahkan bagi dirinya untuk mengontrol kekuasaan di Alam Neraka.


__ADS_2