Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 482 | Benih Brahma


__ADS_3

Naga Penghancur dalam tubuh Shen Long melesat di angkasa luar menembus berbagai alam semesta dan tiba di sebuah alam yang disebut dengan Alam Penghakiman.


Di alam penghakiman, seluruh alam tampak sepi dan tandus. Tidak ada tanda-tanda kehidupan di tempat itu. Naga Penghancur lalu pergi ke sebuah gunung yang ada di alam tersebut.


Dia atas puncak gunung itu, Naga Penghancur melihat ke dalam kawah gunung. Tampak sebuah batu bulat berwarna putih yang berada di tengah-tengah kawah gunung tersebut.


Kawah gunung itu menyelimuti batu bulat tersebut dan terlihat mulai berwarna kemerahan di beberapa sisinya.


“Hahaha... sebentar lagi kamu akan lahir Brahma. Aku akan mulai bertugas setelah kelahiranmu.”


Naga Penghancur tertawa melihat batu bulat berwarna putih itu yang kemudian menyala merah karena mendengar kata-kata Naga Penghancur itu.


Kesadaran Shen Long yang terlindungi oleh sihir kuno bangsa Hsien di dalam pikirannya melihat jelas apa yang dilihat oleh Naga Penghancur.


“Rupanya ini telur Brahma yang akan lahir setelah urutan petarung alam semesta di tentukan,” batin Shen Long dalam pikirannya.


Meskipun kesadaran Shen Long terjaga, namun dia tidak bisa mengendalikan tubuhnya yang kini berada dalam pengaruh Naga Penghancur.


“Naga Penghancur, apa yang akan kamu lakukan di tempat ini?” tanya Shen Long pada Naga Penghancur.


“Hmm... kamu masih bisa memiliki kesadaran?” Naga Penghancur terkejut mengetahui Shen Long masih sadar dengan apa yang terjadi.


“Tentu saja. Aku bahkan bisa mengambil alih tubuhku ini kembali,” sahut Shen Long.


Mata Naga Penghancur mendelik mendengar kata-kata Shen Long. Dia tidak menyangka meskipun tubuh Shen Long telah dikendalikan olehnya, namun kesadaran Shen Long masih terjaga.


“Baik. Jika kamu tidak mau menjawab pertanyaanku tadi. Aku akan menyegelmu di tubuhku selamanya,” kata Shen Long yang membuat Naga Penghancur menjadi gugup.


“Ba-Baiklah... Aku akan mengatakannya,” sahut Naga Penghancur.

__ADS_1


Naga Penghancur lalu menceritakan pada Shen Long kelahirannya setiap terjadi kelahiran Brahma. Dia menjelaskan bahwa Brahma adalah benih penciptaan alam semesta, sedangkan dirinya adalah benih pemusnahan alam semesta.


Tapi tubuhnya telah digunakan oleh Shen Long untuk menciptakan alam lain, sehingga dia memerlukan tubuh yang baru. Dan dia memiliki keterikatan dengan tubuh Shen Long karena kekuatan Shen Long yang diserapnya ketika Shen Long menggunakan kekuatannya untuk memurnikan telur naga menjadi benih alam.


“Ini sudah menjadi konsekuensi dari apa yang kamu lakukan. Dengan tubuhmu ini aku akan menjalankan tugas penghancuran alam semesta saat Brahma terlahir,” kata Naga Penghancur.


Shen Long merenung memikirkan kata-kata Naga Penghancur. Dia tahu kekuatan Naga Penghancur tidak lebih lemah darinya, bahkan mungkin lebih kuat dari kekuatannya.


Jika saja Shen Long tidak menyegel kesadarannya terlebih dulu, mungkin saja dia kini tidak akan pernah tahu apa yang terjadi selamanya. Atau bisa dikatakan Shen Long akan musnah dengan tubuh yang dipengaruhi oleh Naga Penghancur.


“Baiklah. Aku membiarkanmu untuk tinggal di dalam tubuhku ini asalkan kamu mau bekerja sama denganku. Jika tidak, aku akan menyegelmu di dalam tubuhku selamanya,” kata Shen Long.


Mata Shen Long yang dikendalikan oleh kesadaran Naga Penghancur berkedut mendengar kata-kata dari kesadaran Shen Long.


“Baik. Aku akan bekerja sama denganmu,” sahut Naga Penghancur.


Naga Penghancur tertegun mendengar perkataan Shen Long. Lagipula saat ini dia belum memiliki tugas apapun. Jadi dalam pikiran Naga Penghancur, tidak ada salahnya untuk mengikuti rencana Shen Long terlebih dulu.


“Baiklah. Aku mengikuti rencanamu,” sahut Naga Penghancur.


Shen Long merasa senang karena bisa menghentikan Naga Penghancur sementara ini, jadi dia bisa mengambil alih tubuhnya kembali hingga saat kelahiran Brahma terjadi.


Setelah itu Naga Penghancur kembali dengan tubuh Shen Long ke Loka 3 dengan kecepatan kilat.


Shen Long merasakan perjalanannya antar alam semesta dengan tubuh yang dikendalikan oleh Naga Penghancur adalah suatu yang luar biasa. Dia baru mengetahui bahwa dengan kekuatan yang tinggi, dia bisa saja pergi ke alam semesta lain seperti kekuatan dari Naga Penghancur.


Hal ini membuat Shen Long menjadi lebih bersemangat untuk meningkatkan kekuatannya.


Setibanya di loka asalnya, Shen Long kemudian menyegel Roh Naga Penghancur dengan mantra sihir kuno bangsa Hsien di dalam tubuhnya. Hanya dia yang bisa membuka mantra itu, namun dia masih bisa menggunakan kekuatan Naga Penghancur yang sudah terserap dalam tubuhnya.

__ADS_1


Kekuatan Shen Long dengan adanya Naga Penghancur dalam tubuhnya menjadi berlipat. Shen Long tidak sabar ingin melihat kekuatannya sudah mencapai tingkatan apa.


Shen Long lalu duduk bermeditasi di sebuah tempat dalam hutan untuk memeriksa kekuatannya setelah adanya Naga Penghancur dalam tubuhnya.


Shen Long lalu mengerahkan kekuatannya dan merasakan tubuhnnya menjadi lebih nyaman. Aliran energinya semakin lama semakin kuat ke seluruh tubuhnya.


“Sepertinya kekuatanku sudah menerobos Alam Kesadaran Semesta Menengah yaitu Alam Kesadaran Semesta Dunia,” batin Shen Long.


Dengan wajah senang, Shen Long lalu kembali ke rumah sederhana menemui NingYue dan mengabarkan bahwa dirinya telah berhasil meningkat kembali. NingYue merasa turut senang mendengarkan hal itu.


“NingYue, aku akan kembali ke Gunung Abadi untuk melihat istriku. Apakah kamu sudah siap untuk bertemu dengannya?” tanya Shen Long.


“Kakak Shen, kamu pergilah dulu sendiri. Suatu saat aku akan ikut denganmu bertemu dengannya setelah hatiku siap,” sahut NingYue dengan tersenyum


Shen Long menganggukkan kepalanya. “Baiklah, jika demikian aku akan kembali dulu.”


Shen Long kemudian pergi menuju ke gunung Abadi untuk menemui istrinya Yun Mei. Dia pun tinggal bersamanya di rumah kediaman istrinya itu.


Keesokan harinya, Shen Long bertanya pada He Ti tentang bagaimana keadaan di Pesisir Laut Selatan.


He Ti menjelaskan bahwa mereka berhasil mengalahkan para bajak laut yang telah merebut dan membuat buruk nama sekte Pedang Harapan di mata penduduk kota Pesisir Laut Selatan.


Ketua sekte Shen Wu pun telah mengangkat ketua sekte cabang yang baru di daerah Pesisir Laut Selatan.


“Bagus! Aku percaya kalian bisa menangani permasalahan ini dengan baik. Katakan pada Shen Wu agar dia selalu memeriksa seluruh sekte Pedang Harapan di dataran tengah. Aku tidak ingin ada orang yang menganggap buruk nama sekte kita gara-gara beberapa orang yang memanfaatkannya,” kata Shen Long.


He Ti pun menganggukkan kepalanya lalu pergi menemui Shen Wu untuk menyampaikan pesan Shen Long padanya.


Ketika Shen Long tengah berdua dengan Yun Mei, tiba-tiba sebuah cahaya berkelebat dari atas langit lalu turun di halaman rumah mereka.

__ADS_1


__ADS_2