Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 174 | Menagih hutang pada Wang Yun


__ADS_3

Shen Long melihat sekelilingnya, tampak setelah terbunuhnya keempat pimimpin mereka olehnya semangat para penyerang sekte Pedang Harapan menjadi menurun dan dengan mudah diberantas oleh orang-orang dari sekte Pedang Harapan.


“Shen, apa yang telah terjadi?” tanya Dewi Suci padanya.


“Aku tidak tahu. Aku baru saja kembali karena mendengar kalian di serang” sahut Shen Long


“Kalian disini dulu membereskan keadaan, aku akan pergi ke Gunung Abadi melihat. Semoga belum terlambat” lanjutnya yang kemudian merobek ruang dan waktu lagi lalu masuk ke dalamnya.


Kali ini robekan ruang dan waktu terjadi di puncak Gunung Abadi. Kemudian Shen Long keluar dari dalam robekan tersebut dan terkejut melihat keadaan Gunung Abadi yang telah hancur berantakan.


Wajah Shen Long menjadi gelap karenanya, dia tidak melihat tanda-tanda kehidupan di dalam kediaman sekte Pedang Harapan. Murid-murid sekte, pasukan kerajaan Liu dan pasukan kerajaan Ming semua mati di sepanjang tempat di Gunung Abadi.


“Wang Yun. Aku akan membalas hutang ini berkali-kali lipat” teriak Shen Long dengan mata merah menyala.


Disaat Shen Long tengah berduka melihat orang-orang yang terbunuh di kediaman sekte, Guru Wang Yu datang dengan tergesa-gesa.


“Ah, aku datang terlambat” katanya dengan wajah sedih.


“Paman Guru” Shen Long menoleh pada Guru Wang Yu


“Maafkan aku Shen, aku berada di daerah barat misterius bersama muridku. Begitu aku mendengar berita ini aku langsung kemari namun terlambat” sahutnya dengan wajah sedih


“Aku juga terlambat kembali paman Guru. Apa paman tahu dimana Wang Yun, Kaisar Dewa Selatan berada?” tanya Shen Long


“Aku pernah mendengar namanya. Kalau tidak salah, dia tinggal di kota Nanjiang di dekat sungai Yangze.” sahut Guru Wang Yu


“Terima kasih paman Guru. Aku akan pergi ke tempat itu” sahut Shen Long hendak pergi ke Nanjiang


“Tunggu dulu Shen. Aku mendengar kabar bahwa muridku Putri Shui telah dikirim kembali ke dunia langit” kata Guru Wang Yu


“Apa? Putri telah kembali ke dunia langit?” Shen Long terkejut karenanya.


“Tidak seperti itu. Dia dibawa kembali oleh Mo Luo” sahut Guru Wang Yu kembali.

__ADS_1


“Pasti telah terjadi sesuatu di klan binatang saat Putri Shui pergi menemui Pendeta Tertinggi” kata Shen Long geram.


“Adikku Ming Yu bercerita padaku, dia tiba-tiba dipanggil untuk pergi ke dunia langit. Kemudian saat kembali dia melihat Putri Shui telah dikirim oleh Mo Luo ke istana Pangeran Langit” sahut Guru Wang Yu


“Jadi itu akal dari Raja Kerbau mengirim Ming Yu pergi untuk bisa menangkap Putri Shui. Tapi apa yang terjadi? Kekuatan Putri Shui jauh diatas Raja Kerbau, kenapa dia tidak waspada?” pikir Shen Long.


“Shen, aku akan kembali ke dunia langit untuk menemui muridku Putri Shui. Aku mungkin tidak akan kembali lagi ke dunia manusia. Jadi aku sekalian berpamitan padamu” kata Guru Wang Yu pada Shen Long.


“Paman Guru, Aku memiliki masalah dengan Pangeran Langit. Aku pasti akan mencarinya dan menemuimu di dunia langit nanti” sahut Shen Long


“Baiklah. Jaga dirimu baik-baik Shen. Sampai ketemu lagi” kata Guru Wang Yu yang kemudian pergi menuju daerah barat yang misterius lagi.


“Raja Kerbau, setelah aku menyelesaikan Wang Yun. Aku akan kembali untuk membalas perbuatanmu” gumam Shen Long dengan wajah gelap


Tanpa menunggu lama, Shen Long segera berangkat menuju kota Nanjiang di dekat sungai Yangze. Kota itu tidak terlalu besar jadi tempat tinggal Wang Yun sebagai ketua sekte Wang Selatan dengan mudah ditemukan oleh Shen Long.


Kediaman sekte Wang Selatan cukup besar, karena sekte ini cukup terkenal di wilayah selatan dikarenakan kekuatan Wang Yun yang tinggi mencapai alam Surgawi tingkat Kaisar Dewa.


“Wang Yun, keluarlah!” teriak Shen Long dengan suara lantang di depan gerbang sekte Wang Selatan.


Beberapa penjaga sekte keluar dari gerbang sekte dengan senjata terhunus menghadang di depan Shen Long.


“Siapa kamu datang mencari masalah di sekte kami?” tanya para penjaga tersebut.


“Suruh Wang Yun keluar menemuiku, jika tidak ingin aku menghancurkan kediamannya ini” kata Shen Long tanpa ekspresi


“Kurang ajar. Kamu benar-benar datang mencari masalah” teriak penjaga itu lalu menyerang ke arah Shen Long bersamaan


Shen Long tidak banyak bergerak, dia hanya mengibaskan satu tangannya untuk menghalau para penjaga tersebut.


Serangan energi yang dahsyat langsung mementalkan seluruh penjaga hingga menabrak dinding tembok gerbang dan pintu gerbang lalu jatuh dengan memuntahkan darah.


“Wang Yun, jangan menjadi pengecut. Keluarlah temui aku. Atau aku harus mengobrak abrik tempatmu untuk menemukanmu” teriak Shen Long lagi

__ADS_1


“Siapa yang datang mencari masalah dengan ketua” tiba-tiba dua orang muncul dengan tingkat alam Pendeta menghadapi Shen Long.


“Siapa kamu” tiba-tiba muncul lagi seseorang yang berdiri di atas gerbang sekte Wang Selatan.


“Apa kamu Wang Yun?” tanya Shen Long pada orang yang berdiri di atas gerbang sekte.


“Kurang ajar, kamu tidak menghormati ketua” teriak salah satu murid alam pendeta itu.


“Ya. Aku Wang Yun. Siapa kamu berani mencari keributan disini?” tanya Wang Yun yang berdiri di atas gerbang sekte


“Aku Shen Long datang menagih hutang dari Gunung Abadi padamu” sahut Shen Long dengan wajah gelap


“Kurang ajar!” teriak dua orang alam pendeta yang segera menyerang ke arah Shen Long.


Shen Long tidak memandang kedua orang yang datang menyerangnya, dia hanya kembali mengibaskan tangannya memukul kedua orang itu.


Energi pukulan Shen Long langsung membuat kedua orang itu terpantal hingga menghancurkan pintu gerbang sekte.


Mata Wang Yun berkedut melihat kekuatan Shen Long. Dia tidak menyangka Shen Long hanya dengan mengibaskan tangannya bisa memantulkan muridnya yang berada di alam Pendeta.


“Katakan mengapa kamu menghancurkan sekte Pedang Harapanku?” tanya Shen Long


“Hahaha... kenapa aku harus menceritakan alasanku padamu?” tawa Wang Yun mendengar pertanyaan dari Shen Long.


“Kenapa? Karena aku akan mengampunimu, dengan membunuhmu cepat tanpa rasa sakit jika kamu mau menceritakannya” sahut Shen Long yang sudah melayang di hadapan Wang Yun sambil mengarahkan telapak tangannya ke dada Wang Yun


BUMM!


Wang Yun terkejut tidak menduga kecepatan Shen Long sudah berada di depannya dan langsung menyerangnya. Tanpa sempat bertahan dan menghindar Wang Yun terpental karena di pukul oleh telapak Shen Long yang masih menahan kekuatannya.


Saat Wang Yun terjatuh berlutut dia memuntahkan darah segar dari mulutnya. Lalu begitu dia menoleh, tak diduga Shen Long sudah berdiri lagi di depannya dengan telapak yang sudah mengarah ke kepalanya.


Tekanan energi yang diberikan oleh Shen Long tidak bisa membuat Wang Yun berdiri. Dia dipaksa untuk tetap berlutut oleh Shen Long.

__ADS_1


“Katakan. Maka aku akan membunuhmu tanpa rasa sakit” kata Shen Long.


__ADS_2