Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 281 | Dewa Purba


__ADS_3

KRETEKK...


KRETEEK... KRETEKK...


Perubahan tubuh Liang Ti sangat mengerikan, suara tulangnya gemeretak disekujur tubuhnya, otot-ototnya mengembang hingga tubuhnya membesar tiga kali tubuh manusia dewasa.


Rambut Liang Ti memanjang dan berwarna putih hingga ke bahunya. Kulit tubuhnya berwarna merah gelap karena darah yang terpompa deras ke sekujur tubuhnya. Pakaian yang dia kenakan adalah pakaian elastis yang memang dibuat khusus olehnya saat mengeluarkan jurus ini.


“Dewa Purba!” He Ti berteriak melihat perubahan Liang Ti. Shen Long menatap He Ti karena tidak mengerti maksud dari kata-katanya.


“Dalam kelompok 13 kami, dikatakan ada 3 dewa kuno yang dulunya adalah dewa purba. Aku baru mengetahui hari ini bahwa Liang Ti adalah salah satu dari tiga dewa kuno tersebut.” He Ti gemetar ketakutan dan tanpa sadar mundur menjauh.


Saudaranya Che Ti sudah sejak tadi menjauh ketika melihat perubahan pada tubuh Liang Ti. Tanpa perubahan tubuh ini pun He Ti dan Che Ti tidak bisa mengalahkan Liang Ti meskipun mereka berdua bergabung melawannya bersama-sama.


Shen Long menatap kagum dengan perubahan tubuh Liang Ti yang membesar tiga kali tubuh manusia dewasa itu. Dia tanpa sadar tersenyum dan bersemangat untuk melawannya.


“Bagus! Kekuatan yang luar biasa,” gumam Shen Long bersemangat.


Kekuatan yang terpancar dari tubuh dewa purba Liang Ti sungguh luar biasa. Kekuatan ini berada di luar alam Bintang dunia langit. Melihat kekuatan dari perubahan Liang Ti membuat mata Shen Long menjadi makin berbinar. Dia segera bersiap untuk melawan Liang Ti.


Mata Liang Ti yang berwarna merah menatap tajam ke arah Shen Long. Tubuh Liang Ti memancarkan aura berwarna putih kekuningan yang membuat suhu udara sekitarnya menjadi panas.


Dari kediaman istana kekaisaran telah tampak Kaisar Naga saat ini Liu Shang menonton pertarungan itu dari kejauhan didampingi oleh para jendral disisinya yang melindungi.


Shen Long tidak mempedulikan kehadiran kaisar di kejauhan. Dia lebih tertarik dengan perubahan Liang Ti dalam wujud Dewa Purba ini.


“Kamu membuatku mengeluarkan seluruh kemampuanku. Kamu akan menyesalinya,” kata Liang Ti pada Shen Long dengan tatapan tajam.


“Aku menantikan seranganmu.” Shen Long telah bersiap dengan mengerahkan kekuatan Iblis Purba miliknya menanti serangan Liang Ti.

__ADS_1


BUMM...


Gerakan secepat kilat Liang Ti meledakkan udara di sekitar halaman istana kekaisaran itu. Meskipun tubuhnya lebih besar tiga kali dari sebelumnya, namun kekuatan dan kecepatannya meningkat puluhan kali.


Shen Long menyipitkan matanya melihat serangan tiba-tiba itu, dia tidak menyangka Liang Ti sudah berada di belakang dirinya. Shen Long secepatnya menghindari saat Liang Ti mengayunkan kakinya ke arah Shen Long.


Tendangan Liang Ti mengenai tempat kosong karena Shen Long terlebih dulu menyadarinya. Namun Liang Ti menghilang, kini dia sudah berada lagi di atas kepala Shen Long dan bersiap melayangkan pukulan ke arah kepala Shen Long.


Kali ini Shen Long tidak bisa mengelak, dia hanya menggunakan kedua tangannya untuk memblokir serangan dari Liang Ti.


BAMM...


Tubuh Shen Long yang berada di udara terpental jatuh ke tanah setelah benturan kekuatan tersebut. Beruntung Shen Long masih sempat mendarat dengan kedua kakinya. Kedua lengannya terasa kebas akibat benturan tersebut.


Shen Long mendongakkan kepalanya ke atas namun tidak melihat Liang Ti disana. Tiba-tiba dia merasakan desiran hawa panas di punggungnya.


Mata Shen Long terbelalak merasakan hantaman kekuatan di punggungnya. Di saat kritis Shen Long beruntung masih sempat mengumpulkan kekuatan di punggungnya untuk menghadang serangan itu, namun tubuhnya tetap terpental oleh benturan itu dan menghantam tembok di Istana Kekaisaran Naga.


Shen Long bangkit berdiri sambil mengusap darah yang menetes di sudut bibirnya. Wajahnya tersenyum menikmati pertarungan itu. “Sudah lama aku tidak bertarung seperti ini hingga meneteskan darahku,” gumam Shen Long dalam hatinya.


Darah di tubuh Shen Long mendidih karena terlalu bersemangat, dia merasakan punggungnya sedikit nyeri oleh hantaman kekuatan tadi. Sungguh beruntung dia masih sempat menghimpun kekuatan di punggungnya, jika tidak mungkin tulang punggungnya sudah patah saat ini.


Liang Ti memandang remeh Shen Long yang bangkit dari reruntuhan tembok itu. Dia menyilangkan kedua tangan di dadanya menanti Shen Long untuk menyerangnya.


Melihat hal itu, Shen Long mengeluarkan kembali kekuatan Iblis Purbanya dan bersiap untuk menyerang menggunakan jurus ciptaannya Naga Iblis Mengguncang Langit Kesembilan.


Udara sekitarnya meraung saat Shen Long bergerak dengan kecepatan kilat ke arah Liang Ti. Namun Liang Ti masih tampak tenang tidak bergerak menanti serangan Shen Long.


Bayangan naga raksasa berwarna merah kehitaman meliuk menyerang ke arah Liang Ti dengan ganas dan siap menerkam tubuh Liang Ti.

__ADS_1


Liang Ti menyipitkan matanya saat melihat serangan Shen Long tinggal selangkah darinya. Lalu Liang Ti menggerakkan tangan kanan menghantam pukulan tinjunya ke kepala naga raksasa itu.


BAMM...


Ledakan kembali terdengar setelah benturan tinju Liang Ti mengenai bayangan kepala naga raksasa tersebut. Tubuh Shen Long menghilang dari depan Liang Ti bersama lenyapnya bayangan naga tersebut.


Kali ini Liang Ti merasakan desiran angin di belakang lehernya. Tampak Shen Long telah mengeluarkan jurus Roh Pedang Pembelah Langit yang siap menebas leher Liang Ti. Bayangan Pedang Raksasa muncul dan energinya mengarah ke leher Liang Ti.


Liang Ti mengalirkan kekuatan pada lehernya untuk membendung serangan jurus dari Shen Long tersebut.


BLARR...


Lagi-lagi ledakan terjadi di tempat itu. Bayangan roh pedang raksasa Shen Long perlahan retak tidak bisa menembus leher Liang Ti yang telah dilindungi oleh kekuatannya.


Bayangan pedang Shen Long pecah berkeping-keping dan Shen Long melompat ke belakang untuk mengambil nafas sebelum melakukan serangan lagi.


“Cih, jurus anak-anak. Melawan kekuatan absolut, jurus apapun tidak penting. Pukulan dan tendangan sederhana pun bisa membunuh lawan. Hanya kekuatan dan kecepatan yang utama,” kata Liang Ti.


Wajah Shen Long tertegun mendengar kata-kata Liang Ti. Dia merasa apa yang dikatakan oleh Liang Ti itu benar. Sekuat apapun jurus tidak akan bisa menang lawan kekuatan dan kecepatan absolut lawan.


“Lihat seranganku ini!” Teriak Liang Ti yang hanya mengerahkan tinju biasa ke arah Shen Long. Kecepatan dan kekuatan tinju Liang Ti semakin lama semakin tinggi membuat hawa panas semakin lama semakin mendekat ke arah Shen Long.


Shen Long mengerahkan seluruh kekuatannya dan mengeluarkan jurus Cermin Nirwana Sukma untuk menahan serangan tinju biasa dari Liang Ti.


BLARR...


Benturan tinju menghantam bayangan cermin yang terbentuk dari jurus Shen Long. Kekuatan tinju itu semakin tinggi membuat bayangan cermin itu retak perlahan hingga hancur berkeping-keping.


Tubuh Shen Long terpental menabrak dinding tembok kembali dan dia menyemburkan darah dari mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2