
Shen Long merenung mendengarkan hal itu, apa yang diceritakan oleh Putri LingMei mungkin saja benar karena dikisahkan secara turun temurun. Namun menemukan pohon Akar Api di dunia yang tidak dikenalinya tentu akan lebih sulit.
Shen Long menghela nafasnya. “Terima kasih atas informasimu Putri. Bagaimana aku bisa pergi ke Gurun Api itu?” Shen Long mengkerutkan keningnya.
“Aku bisa mengantarkanmu kesana,” sahut Putri LingMei kemudian.
Setelah itu mereka menghabiskan sarapan dan bertemu dengan para tetua sekte dan anggota senior dari sekte Cahaya di aula pertemuan.
“Tidak boleh! Putri tidak boleh keluar dari alam ini!” sahut salah satu pengawal yang juga merupakan tetua sekte Cahaya.
Wajah Putri LingMei tampak menunduk sedih karenanya. Shen Long melihat ekspresi putri tersebut, dia merasa Putri LingMei seperti terkurung di alam ini meskipun alam ini jauh lebih indah dari dunia luar yang gelap.
“Putri, apakah kamu yakin?” tanya Libao padanya. Libao juga melihat ekspresi dari putri LingMei. Bagaimanapun Libao lebih senior dan lebih kuat dari semua dewa dan manusia yang ada di alam kediaman sekte Cahaya ini.
Putri LingMei tidak menyahut pertanyaan Libao, meskipun dia tidak yakin tetapi dia merasa ingin pergi untuk melihat dunia luar. Putri LingMei sudah puluhan tahun tinggal di alam dimensi ini sejak dunia ditaklukkan oleh Dewa Kegelapan.
Libao menghela nafasnya dan melihat ke arah Shen Long. Tampak Shen Long tidak berani mencampuri urusan sekte Cahaya, dia hanya melihat wajah Putri LingMei dan juga Libao sebagai temannya.
“Sepertinya kita harus menyerahkan keputusan ini pada Putri LingMei. Kita juga tidak bisa mengurung putri terus menerus di tempat ini. Sudah saatnya sekte Cahaya untuk bangkit kembali,” jelas Libao
“Tapi Guru... ,” kata-kata pengawal itu dihentikan lagi oleh Libao dengan mengangkat tangannya. Dewa itu tidak berani untuk meneruskan jika Libao sudah menentukan sikapnya.
“Putri, apa keputusanmu?” tanya Libao padanya.
__ADS_1
Putri LingMei tampak merenung dengan menatap orang-orang di sekitarnya, lalu dia menatap Shen Long dan juga Libao. Kemudian sambil menghela nafasnya dia bangkit dari tempat duduknya dan berdiri menatap kejauhan.
“Kita telah lama bersembunyi di alam ini. Meskipun alam ini lebih indah dari dunia luar, tetapi aku juga ingin melihat keadaan dunia luar yang tidak pernah aku lihat setelah puluhan tahun terakhir.”
Putri LingMei telah mengambil keputusan, dia ingin pergi sendiri untuk melihat dunia luar. Libao tersenyum melihat keputusan yang diambil oleh Putri LingMei, semangat yang telah lama hilang dari dalam diri Putri kini terlihat kembali bangkit.
Libao lalu melhat ke arah Shen Long. “Shen Long, aku titipkan keselamatan Putri kami padamu,” Libao memberi hormat pada Shen Long.
Salah seorang tetua yang tadinya tidak menyetujui hal itu merasa tidak senang karena menyerahkan keselamatan Putri LingMei kepada Shen Long. Meskipun Libao mempercayakan hal itu pada Shen Long, tetapi dirinya masih belum benar-benar yakin pada Shen Long.
Libao tahu hal itu, dia segera meminta Putri LingMei untuk mempersiapkan dirinya untuk melakukan penyamaran dan bersiap untuk pergi keluar alam ini bersama Shen Long.
Putri LingMei terlihat gembira pergi ke kamarnya untuk mempersiapkan keberangkatannya ke dunia luar sementara para tetua masih berada di aula itu bersama Shen Long.
Para tetua dan anggota senior sekte Cahaya menundukkan kepalanya mendengar kata-kata Libao. Mereka menyadari apa yang dikatakan oleh Libao memang benar. Putri LingMei setelah perjamuan terlihat lebih bersemangat lagi seolah-olah melihat harapan datang. Mereka tidak ingin melihat putri yang selalu bersedih di alam kediaman sekte ini.
“Maafkan aku Guru, aku benar-benar tidak memperhatikan hal itu,” sahut Xushan yang menyadari hal tersebut.
“Namun kita semua tetap waspada, yang bisa kita lakukan adalah menjaganya dari kejauhan. Aku serahkan keselamatan Putri padamu Shen, jika terjadi sesuatu lepaskanlah kode ini. Kami akan bergerak menuju tempat kalian,” sahut Libao sambil menyerahkan sebuah benda yang dapat memunculkan kembang api untuk kode bantuan pada mereka.
Shen Long menerima benda itu dan menyimpannya. “Libao, tenanglah. Aku berjanji akan menjaga putri dengan baik.”
Semua orang di aula pertemuan itu kini menyerahkan keselamatan putri pada Shen Long. Mereka juga akan mempersiapkan diri untuk menjaga dari kejauhan agar saat terjadi sesuatu, mereka bisa dengan cepat tiba untuk membantu.
__ADS_1
Setelah beberapa menit, Putri LingMei lalu tampak berseri-seri menggunakan cadar menutupi wajahnya yang cantik. Dia juga sudah mengganti gaun dengan pakaian luar untuk memudahkannya bergerak di dunia luar serta sebilah pedang tampak mengantung di pinggangnya.
Putri juga mengubah gaya rambut dan juga tanpa riasan untuk tidak menimbulkan kecurigaan orang dunia luar. Shen Long tertegun saat melihat perubahan Putri LingMei dengan sebelumnya. Dia tidak menyangka Putri LingMei bisa tampil berbeda seperti itu.
“Aku sudah siap. Mari kita berangkat, aku akan menunjukkan Gurun Api padamu,” ajak Putri LingMei pada Shen Long.
Shen Long menganggukkan kepalanya lalu memberi hormat pada semua orang yang ada di aula pertemuan itu kemudian pergi bersama Putri LingMei menuju dunia luar.
Libao dan yang lainnya pun segera bersiap untuk mengikuti mereka setelah beberapa jam kemudian.
Dunia luar Loka 888 yang tampak gelap sangat jauh berbeda dengan alam dimensi kediaman sekte Cahaya. Mata manusia akan kembali menyesuaikan diri setelah memasuki tempat yang gelap dari tempat yang terang sebelumnya.
Namun dengan kekuatan Shen Long dan Putri LingMei, mereka dapat dengan cepat menyesuaikan penglihatan mereka.
Putri LingMei lalu berjalan memimpin di depan mengajak Shen Long untuk mencari kuda di kota terdekat karena Gurun Api terletak cukup jauh di wilayah bagian timur.
Setelah mendapatkan dua ekor kuda, Putri LingMei lalu berkuda bersama Shen Long menuju ke arah timur. Mereka berkuda menyusuri tanah yang gersang dan gelap sepanjang perjalanan.
Kuda-kuda di Loka 888 telah menyesuaikan diri dengan dunia yang gelap itu, mereka juga bisa memakan apapun yang diberikan oleh para mogull atau mogullian yang memeliharanya.
Setelah berkuda sekitar dua jam, mereka pun tiba di sebuah kota kecil yang cukup terpencil dengan penghuni yang jarang. Tampak juga beberapa reruntuhan bekas kota besar di sekitar kegelapan malam yang diterangi oleh penerangan samar-samar.
Penerangan yang samar-samar juga membuat penyamaran Putri LingMei menjadi sempurna sehingga para mogull dan mogullian tidak bisa melihat putri LingMei dengan jelas.
__ADS_1