Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 391 | Berjuang untuk kebebasan sendiri


__ADS_3

Shen Long memikirkan informasi yang diterimanya dari kedua iblis itu tentang Dewa Kegelapan yang terluka sejak pertarungan terakhirnya.


“Selama dia terluka, dia tidak mungkin akan muncul ke dunia ini sebelum pulih. Aku masih punya kesempatan untuk meningkatkan kekuatanku,” batin Shen Long.


Saat ini Shen Long telah berada di alam Penebusan Semesta tahapan puncak, dia tinggal selangkah lagi untuk menerobos alam Keheningan Semesta. Namun untuk menerobos alam, diperlukan energi yang berkali-kali lipat dari saat ini.


Sementara ini Shen Long tidak perlu mengkhawatirkan Dewa Kegelapan. Dia hanya memikirkan jendral iblis MongFu yang berkuasa di dunia bawah ini. Namun Shen Long belum mengetahui bahwa jendral iblis MongFu telah berpindah ke dunia manusia saat ini.


Untuk itu Shen Long berpikir sebaiknya dia melanjutkan penyerapan energi kegelapan di Lembah Cakar Naga itu.


Saat Shen Long meneruskan penyerapan energi kegelapan, Qiongqi telah menemukan beberapa iblis alam neraka dalam perjalanannya bersama MongShui dan membunuh mereka semuanya.


Perjalanan mereka untuk menemukan para penghuni dunia bawah yang masih hidup sedikit sulit, karena dunia bawah yang begitu gelap dan hanya mengandalkan cahaya dari sayap Qiongqi. Mongshui hanya mengandalkan penciuman Qiongqi untuk melacak keberadaan para penghuni dunia bawah.


Mongshui mengajak Qiongqi ke berbagai tempat terpencil dan tersembunyi untuk menemukan para penghuni dunia bawah yang bersembunyi.


Di sebuah bukit yang disebut Bukit Tengkorak dulunya adalah tempat kediaman siluman tengkorak dan siluman api, namun kini Bukit Tengkorak telah menjadi bukit yang sepi dengan reruntuhan bangunan yang sebelumnya adalah kediaman dari para siluman.


Mongshui dan Qiongqi memandang ke arah sekeliling Bukit Tengkorak untuk mencium keberadaan para penghuni dunia bawah. Qiongqi berjalan menuju ke sebuah lembah yang terdapat jurang di dalamnya. Karena gelap, mereka tidak mengetahui kedalaman dari jurang tersebut.


Qiongqi lalu terbang menuju ke kedalaman jurang itu dengan Mongshui duduk di punggungnya. Mereka menuruni jurang dan menyinarinya dengan cahaya dari sayapnya.


Cahaya menerangi dasar jurang yang gelap, namun cahaya dari sayap Qiongqi tidak terlalu besar, sehingga hanya menerangi beberapa meter di sekitar mereka. Namun penciuman Qiongqi yang tajam bisa merasakan keberadaan beberapa penghuni dunia bawah di tempat itu.


“Keluarlah! Kami bukan Iblis dari Neraka.” Teriak MongShui dengan lantang.

__ADS_1


“Mongshui, apakah itu kamu?” tiba-tiba sebuah suara muncul dari balik kegelapan dasar jurang.


“MongHua?” Mata Mongshui melotot melihat munculnya MongHua bersama beberapa orang penghuni dunia bawah.


Mereka berdua tampak gembira dan saling menjabat tangan. MongShui juga memperkenalkan Qiongqi kepada MongHua dan teman-temannya. Melihat munculnya sosok Qiongqi di dunia bawah sudah mengejutkan mereka, namun kini temannya sendiri, MongShui memperkenalkan Qiongqi pada mereka.


Wajah para penghuni dunia bawah yang bersembunyi itu terlihat gugup dan bergidik melihat wajah Qiongqi yang sangar dan buas itu. “Tidak apa, temanku ini tidak akan bertindak sembarangan. Ya kan Qiongqi?” tanya MongShui.


“Benar, aku tidak akan mengganggu kalian.” Qiongqi tampak berjalan menjauhi rombongan penghuni yang melarikan diri itu.


MongHua lalu mempersilahkan MongShui untuk duduk berkumpul bersama para pengungsi lainnya. “MongShui, kamu bersembunyi kemana saja? Mengapa tiba-tiba muncul bersama Qiongqi?”


MongShui lalu menceritakan tentang kepergiannya bersama yang lain ke dunia manusia pada para pengungsi dunia bawah tersebut. Dia juga menceritakan bahwa saat ini dia sedang melayani tuan yang sakti yang akan membebaskan dunia bawah dari para iblis.


“Jadi Qiongqi itu bawahan tuanmu itu?” MongHua tampak tertegun mendengar cerita MongShui


Semua pengungsi di tempat itu terlihat diam dan saling memandang satu sama lain, meskipun mereka mempercayai ucapan MongShui. Tetapi mereka bukan saja memikirkan tentang jendral iblis, melainkan tuannya yaitu Dewa Kegelapan.


“MongShui, meskipun tuan Shen Long bisa mengalahkan jendral iblis. Apakah dia akan bisa mengalahkan Dewa Kegelapan?” tanya salah seorang dari pengungsi itu.


Wajah MongShui tampak tertegun mendengar pertanyaan itu. Dia merenungkan sesaat hal itu. MongShui yakin kekuatan Shen Long tentu akan bisa mengalahkan jendral iblis, namun mengalahkan Dewa Kegelapan dia pun masih tampak ragu.


Melihat keraguan di wajah MongShui, para pengungsi itu pun mende-sah hampir bersamaan. Mereka menundukkan kepala merenungkan hal tersebut.


Tiba-tiba Qiongqi datang dengan wajahnya yang marah. “Kalian benar-benar penghuni dunia bawah yang tidak punya harapan.”

__ADS_1


“Seorang manusia yang bukan bagian dari dunia bawah, bahkan dia berasal dari Loka lain telah datang dan bermaksud membantu membebaskan kalian. Tetapi kalian sendiri hanya ingin semua diselesaikan olehnya tanpa membantu sama sekali.”


Qiongqi menatap para pengungsi yang menunduk malu satu persatu di dasar jurang itu.


“Apa kalian tidak punya semangat sedikitpun untuk diri kalian sendiri? Sungguh memalukan!”


“Kebebasan kalian, hanya diri kalian sendirilah yang harus memperjuangkannya. Tapi kalian hanya mengandalkan orang lain untuk membantu demi keuntungan kalian sendiri. Aku meskipun bukan bagian dari semua dunia. Aku tetap akan membantu tuan Shen Long sampai nafas terakhirku.”


Kata-kata keras Qiongqi membuat wajah para pengungsi itu menjadi merah karena malu. Mereka tidak berani menatap mata Qiongqi yang membara karena marah.


“Pikirkan kata-kataku ini. Tuan Shen Long hanya akan menaklukkan jendral iblis dan Dewa Kegelapan. Para iblis rendahan lainnya, kalian sendiri yang berjuang untuk itu.”


Qiongqi lalu pergi meninggalkan para pengungsi itu termasuk MongShui yang wajahnya pun menjadi merah karena malu.


MongShui yang diberikan tugas ringan oleh Shen Long untuk mengumpulkan para pengungsi agar bersatu melawan para iblis alam neraka. Tetapi dia sendiri justru menjadi bimbang untuk melakukan perjuangan.


Semua penghuni dunia bawah menyadari kekuatan Dewa Kegelapan termasuk MongShui, dan dia merasa bersalah karena telah menyangsikan perjuangan Shen Long yang sedang berusaha meningkatkan kekuatannya demi melawan Dewa Kegelapan.


“MongHua, aku memang sama pengecutnya seperti kalian jika memikirkan untuk melawan Dewa Kegelapan. Kata-kata Qiongqi barusan menyadarkanku, aku tidak bisa hanya berpangku tangan tanpa membantu sama sekali.” MongShui bangkit dari duduknya hendak berbalik pergi.


“Kalian pikirkanlah semua, apakah kalian akan bersembunyi seperti ini terus atau melawan para iblis itu. Kebebasan itu kalian sendiri yang menentukannya.”


MongShui pun pergi menyusul Qiongqi yang tidak mau lagi bersusah payah mendengarkan para pecundang yang mementingkan diri mereka sendiri itu.


Setelah kepergian MongShui, para pengungsi itu menjadi terpukul oleh kata-kata MongShui dan Qiongqi. Sebagian dari mereka menjadi bersemangat ingin berjuang demi kebebasan mereka, namun sebagian lagi masih menjadi pengecut dan bersembunyi di dasar jurang.

__ADS_1


Mereka yang bersemangat pergi bersama Qiongqi dan MongShui untuk mencari para pengungsi lainnya.


__ADS_2