
Ketika Shen Long tengah tertegun melihat keadaan kota di Loka 666, kemudian muncul dua orang mendekatinya dengan menggunakan sepatu roda sambil membawa sebuah alat di tangan mereka.
“Apakah kamu datang dengan menggunakan token undangan?” tanya salah satu dari mereka.
“Benar,” sahut Shen Long sambil memperlihatkan token miliknya kepada kedua orang itu.
“Siapa namamu? Dari loka mana?” tanya mereka kembali.
“Namaku Shen Long dari Loka 3,” sahut Shen Long kemudian.
Lalu kedua orang itu mencatat nama dan asal Shen Long di sebuah alat yang mereka bawa.
“Baik, sekarang kami akan mengecek kekuatanmu,” kata salah satu dari mereka.
Kemudian salah satu dari mereka mendekatkan alat itu ke tubuh Shen Long. Lalu alat tersebut berbunyi dan muncul tulisan Kesadaran Semesta Awal yang membuat mata kedua orang itu berkedut karena tidak menyangka akan kekuatan Shen Long.
“Apa ada yang salah?” tanya Shen Long.
“Ti-tidak... Mari kami antarkan ke tempat peristirahatan yang telah di tentukan untuk para undangan,” sahut salah satu dari mereka dengan gugup.
Setelah itu, kedua orang itu mengantarkan Shen Long menuju ke sebuah bangunan yang tinggi lalu mempersilahkan Shen Long untuk masuk ke dalam bangunan tersebut.
__ADS_1
Bangunan tinggi itu merupakan tempat penginapan di kota ini. Shen Long termangu memandang kondisi bangunan itu yang tertata dengan rapi. Dia merasa kagum dengan tingginya bangunan itu.
“Benar-benar pengalaman yang luar biasa bisa mendatangi kota di loka 666 ini,” gumam Shen Long.
Shen Long diantarkan oleh mereka menuju ke bagian depan penginapan itu yang bertuliskan ‘Hotel Praud’ di depannya. Kedua orang petugas itu lalu mendaftarkan nama Shen Long dan memberikannya sebuah kamar sesuai peringkat kekuatan para peserta.
Hotel Praud memiliki 1500 kamar yang terdiri dari 31 lantai, dan masing-masing lantai memiliki 50 kamar. Di bagian lantai 31 teratas hanya terdapat satu buah kamar yang merupakan kamar terbesar yang mereka sebut dengan ‘Penthouse’ yang merupakan tempat tinggal yang akan diperebutkan oleh para peserta seleksi saat ini.
Hanya peringkat pertama yang merupakan pemenang dari para petarung hasil seleksi yang akan menempati kamar terbesar di puncak tertinggi itu. Berdasarkan hasil pemeriksaan kekuatan yang telah di lakukan, Shen Long berada di urutan ke 32 dan berada di lantai 30 saat ini.
Kedua orang yang mengantarnya itu merupakan bagian dari panitia penyelenggara dari seleksi antar alam semesta ini.
“Tuan Shen, silahkan mengikuti temanku Yong ini untuk pergi ke kamar yang telah disiapkan untukmu,” kata salah satu dari mereka yang bernama Gong sambil menunjuk pada teman yang dipanggilnya Yong.
“Hmm... lumayan menghemat tenaga untuk terbang menuju ke atas,” batin Shen Long.
Kemudian panitia Yong itu mengantarkan Shen Long menuju kamar yang bernomor 32 dan mempersilahkannya untuk masuk ke dalamnya.
Di dalam kamar tersebut tampak ruangan yang cukup luas dilengkapi dengan ranjang tidur yang besar serta ruang pemandian yang juga mewah. Perabotan dalam kamar juga terlihat mewah seperti kamar seorang raja.
“Benar-benar tempat yang unik dan menarik. Seandainya aku bisa mengajak ketiga istriku untuk datang kemari suatu saat nanti,” pikir Shen Long memikirkan ketiga istrinya.
__ADS_1
Shen Long kemudian merebahkan tubuhnya di atas ranjang yang empuk dan membuatnya merasa nyaman memejamkan matanya. Namun Shen Long tiba-tiba tertegun memikirkan dirinya yang berada di peringkat 32 karena hasil seleksi kekuatannya dengan menggunakan alat itu.
“Sepertinya masih ada 31 orang lainnya yang memiliki kekuatan di atas diriku. Aku tidak bisa duduk bersantai saja. Aku harus bisa menjadi urutan pertama untuk mewakili alam semesta ini,” gumam Shen Long.
Setelah itu Shen Long bangkit dari atas ranjang dan pergi ke bagian jendela. Shen Long memandang ke arah kota dari ketinggian. Ini bukan pertama kalinya Shen Long melihat kota dari arah ketinggian. Shen Long biasa terbang melintasi kota selama hidupnya. Tapi ini baru pertama kalinya dia melihat kota yang dipenuhi oleh gedung-gedung tinggi seperti ini.
“Aku tidak bisa hanya berpangku tangan saja. Aku harus terus melatih kekuatanku untuk mencapai puncak,” batin Shen Long.
Shen Long kemudian mencari gedung tertinggi yang dia lihat dari jendela kamarnya. Lalu matanya melihat ke arah gedung tinggi yang berada di sebelah kanan hotel tempatnya menginap itu.
Bangunan gedung itu terlihat sangat unik dengan bentuk seperti piringan yang lebar di bagian atasnya. Jika melihat dari kejauhan, gedung itu mirip seperti jamur yang tinggi.
“Aku harus pergi ke tempat itu untuk bermeditasi di atasnya,” batin Shen Long.
Kemudian Shen Long keluar dari kamarnya menuju ke ruang kecil di bagian ujung lorong itu lalu menekan tanda turun yang ada di dalamnya. Ruang kecil itu kemudian turun kembali menuju ke bagian depan dari hotel itu yang berada di lantai 1 yang merupakan tempat penerimaan tamu.
Ketika ruang kecil itu tiba di lantai 1, Shen Long lalu bergegas meninggalkan hotel itu dan berjalan ke arah bangunan yang mirip pohon jamur itu. Kemudian Shen Long menatap ke arah puncak dari gedung itu dengan tersenyum.
Wusshh...
Shen Long kemudian terbang menuju bagian atas dari gedung yang berbentuk piringan itu. Lalu dia mendarat di atas atap gedung yang berbentuk piringan itu dan mulai mencari tempat yang cocok untuknya bermeditasi.
__ADS_1
Setelah itu Shen Long mulai duduk bersila untuk bermeditasi melatih kekuatannya sesuai petunjuk yang diperolehnya dari PangYu.