
Shen Long kemudian masuk ke dalam ruangan tersebut dan melihat sekelilingnya ada banyak tumpukan pedang terkubur di dalam ruang tersebut.
“Masih ada ruangan satu lagi dari petunjuk peta ini. Dan itu terletak di dinding sebelah kiri”
Kembali Shen Long mengerahkan tenaganya untuk menghancurkan dinding sebelah kiri ruangan pedang itu. Ketika dinding itu dijebolkan oleh Shen Long, angin yang kencang bertiup dari dalam ruang tersebut.
“Ini adalah lokasi akhir yang ditunjukkan oleh peta tersebut” gumam Shen Long
Shen Long melihat sekelilingnya, pada dinding ruangan itu terdapat tulisan dan gambar formasi dewa.
“Ruangan ini penuh oleh formasi Dewa” wajah Shen Long menjadi tertarik setelah melihatnya. Kemudian dia mempelajari formasi Dewa tersebut dengan duduk bermeditasi dan mengikuti petunjuk dalam dinding formasi tersebut.
Ketika Shen Long berhasil mempelajari dan memecahkan formasi itu, tiba-tiba ruangan itu bergetar dan keadaan sekelilingnya berubah. Dan saat Shen Long membuka mata, dia telah berada di sebuah ruangan lain.
“Rupanya aku telah masuk ke dalam formasi dalam ruangan ini” gumam Shen Long.
“Siapa yang telah membangunkanku dari tidur yang panjang ini” tiba-tiba sebuah energi yang kuat berbentuk naga berwarna sisik biru langit dengan cahaya keemasan bersuara.
“Maafkan aku Dewa Naga karena mengganggu tidurmu. Aku Shen Long sedang mencari buah Dewa Bumi untuk pergi ke dunia bawah menyelamatkan guruku. Aku mohon bantuanmu” kata Shen Long dengan polosnya.
“Hahaha... hanya seorang manusia. Apa yang membuatmu layak mendapatkan buah tersebut?” tanya naga biru langit itu kembali
“Aku tidak tahu apakah diriku layak untuk itu atau tidak, aku hanya menjalankan sesuai petunjuk yang aku dapatkan” sahut Shen Long kembali.
“Baiklah, aku akan memberimu dua buah benda. Satunya buah Dewa Bumi dan satu lagi buah Dewa Langit. Tetapi kamu harus menukarkan sesuatu denganku” kata Dewa Naga tersebut.
“Apa yang harus aku tukarkan untuk mendapatkan kedua benda tersebut?” tanya Shen Long.
“Energi kultivasimu” jawab Dewa Naga itu singkat.
“Apa? Jika aku memberikan energi kultivasiku, bukankah aku akan menjadi orang biasa lagi?” sahut Shen Long.
“Benar. Karena aku sangat suka memakan energi kultivasi untuk menambah kekuatan dan umurku. Bagaimana?” tanya Dewa Naga itu kembali
__ADS_1
Shen Long berpikir keras untuk mengambil keputusan itu. Dia tidak ingin kehilangan energi kultivasinya, namun dia harus mendapatkan buah Dewa Bumi itu.
“Bagaimana jika aku menolaknya” tanya Shen Long.
“Maka kamu tidak akan pernah mendapatkan buah tersebut. Hahaha... ” sahut Dewa Naga itu tertawa.
“Jangan membuang-buang waktuku, cepatlah memilih” lanjut Dewa Naga tersebut.
“Baiklah, aku akan memberikan energi kultivasiku padamu. Tapi bagaimana aku bisa mempercayaimu” sahut Shen Long
“Hahaha... baiklah. Ini kedua benda itu” kata Dewa Naga sambil memuntahkan dua buah benda dari dalam mulutnya.
Dua buah benda keluar dari mulut Dewa Naga tersebut, kulit kedua benda itu bersisik seperti sisik Naga. Satunya berwarna merah dan satunya lagi berwarna emas.
“Sekarang serahkan energi kultivasimu padaku” kata Dewa Naga tersebut.
“Baiklah” sahut Shen Long dengan polosnya.
Shen Long segera mengerahkan seluruh kekuatan kultivasinya dan memberikannya pada Dewa Naga. Mulut Dewa Naga segera menyerap seluruh energi kultivasi Shen Long. Hingga Shen Long berubah lagi menjadi orang biasa.
“Hahaha... aku sangat puas dengan energi kultivasimu yang tingkat Raja Dewa alam Surgawi ini” kata Dewa Naga.
“Sekarang benda ini menjadi milikmu” kata Dewa Naga memberikan kedua benda tersebut pada Shen Long.
Tanpa menunggu lama, Shen Long segera memakan kedua benda tersebut. Buah Dewa Bumi yang berwarna merah dan Buah Dewa Langit yang berwarna emas.
Setelah menghabiskan kedua buah tersebut, Shen Long lalu duduk bermeditasi untuk memurnikan kedua buah itu.
“Hahaha... Apa kamu tidak takut aku membohongimu dan memberikanmu buah palsu?” tanya Dewa Naga padanya.
“Seperti yang aku katakan tadi, layak dan tidak nya aku mendapatkan buah ini tergantung pada nasibku” sahut Shen Long.
“Hahaha... Aku menyukaimu anak muda. Kita memang berjodoh untuk bertemu disini. Setelah 5000 tahun akhirnya aku bisa kembali memakan energi kultivasi yang sangat memuaskan ini” kata Dewa Naga tersebut.
__ADS_1
Tiba-tiba tubuh Shen Long bergetar, dia merasakan tubuhnya menjadi sesak dan kesulitan untuk bernafas. Hawa tubuhnya tiba-tiba menjadi sangat panas sekali. Tubuhnya menjadi kesakitan, Shen Long merasa tersiksa karenanya.
“Apa yang telah terjadi?” pikir Shen Long sambil menahan sakitnya.
“Tubuhmu sedang disucikan oleh kedua buah tersebut” kata Dewa Naga menjelaskan
“Apa sebenarnya buah ini?” tanya Shen Long yang masih terus merasa badannya bertambah panas.
“Buah Dewa Bumi sebenarnya untuk menyucikan badan kasarmu. Dan itu bisa membuat tubuhmu mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dunia manapun kamu berada. Buah itu juga menguatkan seluruh fungsi tubuhmu”
“Sedangkan Buah Dewa Langit untuk menyucikan badan spiritmu. Itu akan membuat badan spiritmu dengan mudah menerima kekuatan energi yang lebih besar dari kapasitas spiritmu saat ini”
“Aaah.. aku hampir tidak tahan lagi karena panas ini” teriak Shen Long yang sudah hampir kehilangan kesadarannya.
“Seperti katamu sebelumnya, apakah kamu layak atau tidak menerima kedua buah tersebut, tergantung pada nasibmu” kata Dewa Naga kembali
“Aku tidak boleh menyerah. Aku harus bertahan pada siksaan ini” gumam Shen Long dalam hatinya setelah mendengar kata-kata Dewa Naga tersebut.
“Aku merasa layak untuk itu” tekad Shen Long menjadi semakin kuat.
Dari seluruh lubang di wajah Shen Long mengeluarkan api yang memancar keluar. Kemudian berangsur-angsur hawa panas di dalam tubuhnya mulai menurun. Keringat yang telah mengucur deras sebelumnya mulai menguap dan warna kulitnya yang tadi menjadi merah, perlahan-lahan kembali normal.
Setelah hawa panas tubuhnya hilang, badannya merasa sangat nyaman dan Shen Long menikmati kenyamanan tersebut.
“Kamu telah melewati tahap pertama. Bersiaplah untuk tahap berikutnya” kata Dewa Naga.
“Apa? Masih ada tahap berikutnya?” Shen Long menggigil mendengarnya.
Kini tubuhnya yang nyaman merasa dikerubuti dan digigit oleh ribuan semut. Tiba-tiba badannya terasa meledak dan mulai menguap. Tubuhnya perlahan memudar dan menghilang secara perlahan
Hingga akhirnya dia merasakan tubuhnya hanya berupa cahaya tanpa raga. Ini adalah badan spiritnya, Kesadaran Roh Jiwa nya. Shen Long tidak bisa melihat tubuhnya yang berupa cahaya mulai memancar lebih terang dan lenyap dalam kegelapan.
Beberapa menit berikutnya, cahaya itu kembali dan tubuhnya perlahan mulai terbentuk kembali dari organ dalam, tulang, otot hingga kulitnya. Hingga akhirnya tubuhnya kembali pulih seperti sedia kala.
__ADS_1