Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 327 | Menembus Kultivasi Alam Semesta Kecil


__ADS_3

Dewa Penghancur menggertakkan giginya merasakan dadanya sedikit sakit oleh pukulan Shen Long. Dia kemudian bangkit dan mengerahkan kekuatan maksimal Alam Bintang tingkat 9 miliknya.


Tubuhnya yang mengeluarkan asap hitam bercahaya merah dengan kekuatan Alam Neraka milik Dewa Kegelapan menyelimuti tubuhnya. Dewa Penghancur tampak kesal karena untuk pertama kali dalam hidupnya dia bisa terpukul oleh lawannya. Dan yang membuatnya lebih marah lagi adalah seorang manusia yang berhasil memukul dirinya yang seorang dewa.


Shen Long sengaja memberikan Dewa Penghancur waktu untuk membangkitkan kekuatannya agar dia sendiri bisa menyempurnakan penyesuaian kekuatan di tubuhnya. “Tinggal sedikit lagi untuk menerobos,” batin Shen Long.


Kekuatan Shen Long telah berada di ambang batas kekuatan Alam Bintang tingkat 9. Dengan pertarungan ini dia berharap bisa mendapat keberuntungan untuk berhasil menerobos ke tahapan yang lebih tinggi yaitu tingkat Alam Semesta Kecil.


Setelah berhasil mengumpulkan kekuatan maksimal miliknya, Dewa Penghancur segera bergerak dengan kecepatan kilat menyerang dengan ganas ke arah Shen Long. Shen Long juga tidak mau kalah, dia pun bergerak dengan kecepatan kilat untuk menghadang serangan dari Dewa Penghancur.


Kedua belah pihak tampak bergerak dengan kecepatan kilat dan saling berbagi pukulan di udara. Shen Long berkali-kali berhasil memukul tubuh Dewa Penghancur, demikian juga sebaliknya. Namun pertahanan masing-masing masih kokoh dan seimbang.


BUMM...


Ketika kedua tinju beradu diantara mereka, terjadi ledakan yang dahsyat hingga membuat lubang dan retakan di tanah akibat benturan kekuatan Alam Bintang tingkat 9 mereka.


Kedua tubuh Dewa Penghancur dan Shen Long terpental ke belakang akibat ledakan tersebut. Dari sudut bibir mereka berdua meneteskan darah segar, namun Shen Long tampak menyeringai senang dengan hal itu.


Benturan tersebut telah membuat beberapa nadinya seperti dipaksakan untuk mengembang lebih besar lagi. Hal ini tentu membuatnya bisa menampung kekuatan energi yang lebih besar lagi.


Berbeda dengan Shen Long yang terlihat senang dengan hal itu, wajah Dewa Penghancur menjadi jelek karenanya. Dia mengatur nafasnya untuk menenangkan dirinya dan mengerahkan kekuatannya kembali.

__ADS_1


“Manusia ini benar-benar kuat. Tapi aku adalah seorang dewa, aku tidak mungkin kalah dari manusia,” geramnya kembali


Dewa Penghancur mengerahkan seluruh kekuatannya, dia ingin segera menyelesaikan pertarungan ini. Dia kini tanpa segan-segan akan mengeluarkan jurus kegelapan kembali. Telapak tangan kanannya segera mengumpulkan energi kegelapan dan membuat lubang hitam yang semakin lama semakin membesar sehingga menghisap benda-benda disekitarnya.


Shen Long tidak memperhatikan hal itu, dia berkonsentrasi untuk segera menerobos tingkat kultivasinya. Dalam beberapa menit kemudian dia berhasil melakukan penerobosan. Badai petir menyambar lebih banyak dari sebelumnya.


Penerobosan ke Alam Semesta Kecil mengakibatkan perubahan lebih ekstrim pada lingkungan sekitarnya. Badai Petir kini mengelilingi tubuh Shen Long yang memancarkan cahaya dan asap kegelapan. Petir menyambat tubuh Shen Long berkali-kali namun tidak mempengaruhi dirinya.


Mata Dewa Penghancur terbelalak merasakan kekuatan yang dipancarkan oleh Shen Long. “I-Ini Alam Semesta Kecil.” teriaknya dengan mata melotot tidak percaya.


“Ba-bagaimana mungkin kamu bisa melampauinya dalam sekejap?” Dewa Penghancur tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Kekuatan Alam Semesta Kecil berada satu tingkat di atas Alam Bintang tingkat 9, namun perbedaan kekuatannya puluhan kali lipat. Mata Shen Long menatap tajam ke arah Dewa Penghancur. “Terimalah kematianmu ditanganku,” kata Shen Long.


Jurus kegelapan yang dikerahkan oleh Dewa Penghancur menghilang oleh imbas dari jurus yang dikerahkan oleh Shen Long yang lebih kuat. Keringat dingin mengucur deras di tubuh Dewa Penghancur, dia merasa ketakutan dan bergidik melihat kedahsyatan tingkat Alam Semesta Kecil yang dikerahkan oleh Shen Long.


Sesaat Dewa Penghancur berpikir untuk melarikan diri, namun kekuatan Shen Long tidak membiarkannya untuk melarikan diri. Shen Long mengunci gerakan Dewa Penghancur.


Melihat dirinya tidak bisa bergerak oleh kekuatan Shen Long, Dewa Penghancur merasa putus asa. Matanya seperti hendak melompat dari kelopaknya, bibirnya gemetar dan lidahnya merasa kelu oleh rasa ketakutan itu. Untuk pertama kalinya Dewa Penghancur merasakan ketakutan dalam hidupnya ini.


Dengan kekuatan jurus kegelapan, Shen Long menarik dan menghisap Dewa Kehancuran untuk masuk ke dalam lubang hitam yang terbentuk di telapak tangannya. Dewa Penghancur berusaha keras untuk melawan daya hisap dari jurus kegelapan itu. Dia tahu bahwa dirinya akan segera hancur dan musnah apabila masuk ke dalam lubang hitam di tangan Shen Long.

__ADS_1


Di tengah ketakutan dan kepanikan yang melanda dirinya, Dewa Penghancur melihat kembali bayangan masa lalu yang telah dia lakukan selama ini. Tindakan semena-mena dengan mengatasnamakan Dewa Penghancur telah membuatnya menjadi sombong dan merasa tidak terkalahkan.


Kini dirinya tidak berdaya menghadapi seorang manusia yang dianggapnya selama ini lebih lemah dari ras dewa. Dia tidak menyangka kedatangannya ke Loka ini akan menyebabkan kematian pada dirinya.


“Tidakkk... “ Dewa Penghancur berteriak untuk terakhir kalinya sebelum tubuhnya menjadi serpihan masuk ke dalam lubang hitam di tangan Shen Long.


“Maaf, hanya boleh ada satu Dewa Penghancur di Loka kami,” sahut Shen Long dengan tegas.


JLEBB...


Seluruh tubuh Dewa Penghancur akhirnya masuk dan hancur di dalam lubang hitam yang terbentuk di tangan Shen Long dengan menggunakan jurus kegelapan. Shen Long kemudian menghentikan pengerahan jurus kegelapan itu agar tidak menghisap alam dimensi itu ke dalamnya.


Kini hanya Shen Long yang tampak berada di alam dimensi tersebut. Keadaan alam sekitarnya telah berangsur-angsur tenang kembali. Badai petir telah hilang bersama awan hitam dan getaran gempa bumi telah lenyap bersama berhentinya gunung berapi yang meletus.


Shen Long melihat kedua tangannya, dia tidak menyangka akhirnya bisa menerobos ke tahapan kultivasi yang lebih tinggi dari pertarungannya dengan Dewa Penghancur.


“Kaisar Dewa Iblis, aku berhasil mengalahkan Dewa Penghancur.” kata Shen Long dalam pikirannya.


Kaisar Dewa Iblis yang tengah bersantai dalam liburannya di pikiran Shen Long menjawab perkataan Shen Long dengan santainya. “Aku tahu kamu pasti bisa mengalahkannya. Ingat janjimu Shen. Kamu harus menepatinya dan menjadi penguasa Alam Neraka menggantikanku,” kata Kaisar Dewa Iblis.


Shen Long tersenyum mendengar kata-kata Kaisar Dewa Iblis. “Tenanglah Kaisar, setelah ini aku akan pergi ke Alam Neraka dan menjadi penguasa disana melakukan tugas-tugasmu. Kamu bisa bebas keluar dari pikiranku kapan saja kamu mau,” sahut Shen Long kemudian.

__ADS_1


Setelah itu, Shen Long segera mengerahkan kekuatan Alam Semesta kecil lalu menggunakan kekuatan pikirannya untuk merobek alam dimensi itu dan kembali ke alam dunia manusia tempat dimana dia bertempur di kediaman sekte Penjaga Makam.


__ADS_2