
Setelah mengambil nafas sebentar, Chen Mulan memulai menceritakan penyebab masalah hingga dia sakit seperti ini.
“Kakak Shen, sewaktu di alam rahasia aku menemukan sebuah batu permata di dalam gua mistika dan hendak direbut oleh dua orang yang kemudian bertemu denganmu” kata Chen Mulan
Chen Mulan lalu mengambil sebuah kotak tempat dia menyimpan batu permata tersebut dan memperlihatkannya pada Shen Long. Sebuah batu berwarna merah darah berbentuk bulat memancarkan cahaya dengan energi negatif yang sangat kuat.
“Ini benih iblis!” bisik Yan Luo.
“Benih Iblis?” gumam Shen Long.
“Benar kak. Ini yang dikatakan benih iblis. Menurut sebuah buku yang pernah diberikan oleh guruku, benih iblis ini jika bisa mengendalikannya akan memberikan manfaat yang baik dan meningkatkan kultivasi dengan cepat” sahut Chen Mulan.
“Itu benar, namun tidak semua energi dalam tubuh manusia yang berkultivasi bisa selaras dengan energi benih iblis ini” sahut Shen Long.
“Iya kak, itulah menyebabkan aku terluka olehnya sejak mencoba menyerap dan memurnikannya” sahut Chen Mulan menyesalinya.
“Ilmu bela diri dan basis energi kultivasi yang kamu latih sejak kecil tidak bisa selaras dengan energi benih iblis ini. Jika kamu ingin melatih benih iblis ini, kamu harus melenyapkan terlebih dahulu basis kultivasimu yang sejak kecil telah kamu latih” lanjut Shen Long.
Chen Mulan merenungkan hal ini membuat pilihan apa yang harus dia lakukan.
“Apakah benda spiritual ini berguna untukmu?” tanya Chen Mulan selanjutnya.
“Aku sebelumnya tidak memiliki basis kultivasi, kemudian mendapat keberuntungan melatih ilmu pemurnian serap jiwa. Jadi tentu bisa menyerap energi negatif seperti ini dan selaras dengan basis kultivasi yang aku latih” sahut Shen Long.
“Jika demikian, aku berikan benih iblis ini pada kakak Shen. Lagipula kakak lah yang telah menyelamatkan aku hari ini” kata Chen Mulan.
“Aku tidak bisa menerima hal besar ini darimu nona Chen. Jika ada sesuatu yang bisa aku lakukan untukmu. Katakan saja” sahut Shen Long.
Chen Mulan menubruk tubuh Shen Long lalu terisak, “Tolong bantu aku selamatkan guruku kakak Shen” katanya.
“Apa yang terjadi pada gurumu?” tanya Shen Long sambil mendorong tubuh Chen Mulan dengan lembut.
“Guruku adalah seorang tabib yang juga membuat pil obat bernama tabib Mo Chin” sahut Chen Mulan.
“Sekitar enam bulan yang lalu, guruku menghilang. Aku mencarinya kemana-mana namun tidak menemukannya. Aku ikut masuk ke alam rahasia berharap dapat menemukan petunjuk tentang menghilangnya guruku” lanjutnya
__ADS_1
“Tidak disangka aku menemukan benih iblis dan juga kakak Shen. Jadi aku harap kakak Shen bisa membantuku menemukan guruku” sahut Chen Mulan sambil menyerahkan benih iblis pada Shen Long.
“Jika kakak Shen dapat menemukan guruku, aku akan memberikan apapun yang kakak inginkan” sahutnya dengan wajah memerah lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Shen Long yang berubah menjadi merah mencium baru harum dari tubuh Chen Mulan.
Brak!
“Ehem...” tiba-tiba pintu kamar Chen Mulan di buka oleh kakaknya Chen Shen yang kemudian berdehem dan menundukkan kepalanya.
“Kakak!” teriak Chen Mulan dengan wajah merah karena malu.
“Adik, ayah ingin mengundang tabib dewa Shen untuk makan bersama sebagai ucapan terima kasih” sahut Chen Shen melirik ke arah adiknya yang wajahnya tersipu.
Tentu saja Shen Long dengan senang hati pergi merasa di selamatkan oleh kedatangan Chen Shen.
“Nona Chen, aku akan menyelamatkan gurumu” sahut Shen Long tersenyum
“Terima kasih kakak Shen” sahut Chen Mulan dengan gembira.
“Aku akan menyusul kalian untuk makan bersama” kata Chen Mulan kembali.
“Silahkan tabib Shen” teriak Chen Shang begitu melihat kedatangan Shen Long dengan wajah gembira.
“Benar kata suamiku, tabib Shen adalah tabib muda yang sangat berbakat” kata istri Chen Shang menimpali.
“Duduklah tabib Shen” lanjut Chen Shang mempersilahkan Shen Long mengambil salah satu mejanya. Kemudian Chen Shen turut duduk di meja sebelahnya.
Tak berapa lama, Chen Mulan muncul berpakaian cantik dengan wajah berseri-seri membuat orang tuanya senang melihat anaknya yang telah kembali sehat.
Ibu Chen Mulan segera menjajagi anaknya “Oh Mulan, bagaimana perasaanmu? tanyanya.
“Aku sudah merasa sehat ibu” sahut Chen Mulan tersenyum.
“Syukurlah, terima kasih pada tabib muda Shen telah menyelamatkan anakku” kata ibu Chen Mulan sambil menghormat pada Shen Long.
“Nyonya, Chen Mulan adalah temanku. Aku pasti akan menyelamatkannya” sahut Shen Long.
__ADS_1
Kemudian mereka melanjutkan makan bersama dan mengobrol hingga larut. Ketika Shen Long hendak kembali, Kepala kota Chen Shang menawarkannya untuk menginap malam ini karena telah larut, dan Shen Long menyetujuinya.
“Siapkan kamar tamu untuk tabib Shen dan tuan Wu” teriak Chen Shang pada pelayan mereka.
Setelah perjamuan selesai, Chen Shang masih mengajak Shen Long untuk berbicara berdua di ruang keluarga itu.
“Tabib Shen, jika boleh tahu. Darimana asalmu dan siapa gurumu?” tanya Chen Shang menyelidikinya.
“Aku berasal dari kota Yujiang dan di ajarkan oleh tabib Su Cheng” sahut Shen Long menutupi penyamarannya.
“Luar biasa, ternyata tabib Shen adalah murid dari tabib Su yang terkenal itu. Bagaimana kabar gurumu?” tanya Chen Shang kembali.
“Tuan Chen, guruku telah menghilang sekitar tiga tahun yang lalu” sahut Shen Long bersedih.
“Apa? Gurumu juga menghilang?” teriak Chen Shang menggertakkan giginya.
“Di kota ini yang sering membantu kami adalah tabib Mo Chin, dia juga merupakan guru dari anakku Chen Mulan. Sekitar enam bulan yang lalu dia juga menghilang” kata Chen Shang kembali.
“Entah apa yang terjadi di kerajaan Liu ini, semua tabib menghilang di setiap kota. Tabib Shen, sebaiknya anda juga berhati-hati” pesan Chen Shang.
“Terima kasih atas perhatian anda tuan Chen” sahut Shen Long.
Kemudian Chen Mulan muncul untuk menemui Shen Long mendekati mereka.
“Tabib Shen, kalian mengobrol lah dulu berdua. Aku akan beristirahat terlebih dahulu” kata Chen Shang
“Silahkan tuan Chen” sahut Shen Long melihat kepergian Chen Shang.
“Kakak Shen, mengapa menjadi tabib Shen?” tanya Chen Mulan.
“Baiklah, aku akan memberitahumu. Karena banyak tabib yang menghilang termasuk gurumu, tetua dan ketua Yun, aku kemudian menyamar sebagai tabib agar ditangkap oleh mereka dan masuk ke dalam sarang mereka” sahut Shen Long.
“Tidakkah itu berbahaya?” tanya Chen Mulan khawatir.
“Untuk menyelamatkan mereka, aku harus melakukan ini. Setidaknya aku bisa bertemu mereka jika ditangkap oleh kelompok ini” sahut Shen Long lagi
__ADS_1