Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 292 | Membalas dendam rakyat dunia bawah


__ADS_3

Shen Long tiba-tiba berada di tengah-tengah antara Sheng Ti dan Che Ti. Shen Ti terbelalak melihat kedatangan Shen Long lalu melompat mundur dengan tatapan tidak percaya.


Dia menoleh ke arah tubuh Zhong Ti yang tergeletak tak bernyawa agak jauh dari tempatnya berdiri. Matanya bergidik melihat darah mengalir dari kepala Zhong Ti yang retak. “Ka-Kamu membunuh seorang dewa!” Sheng Ti terkejut bukan main.


“Cih, ini bukan yang pertama kalinya aku membunuh dewa sampah seperti kalian,” sahut Shen Long dengan tatapan sinis pada Sheng Ti.


Sheng Ti memalingkan wajahnya melihat wajah Shen Long yang menyeringai dingin padanya. Lututnya tampak goyah karena gemetar merasakan tekanan yang dikirimkan oleh Shen Long. Dia melihat sekelilingnya, dia melihat Shen Long bersama teman-temanya telah mengepung dirinya.


“Sial, mereka bahkan tidak membiarkanku pergi,” gumam Sheng Ti dalam hatinya.


“Jangan berpikir kamu bisa kabur dariku. Meskipun teman-temanku tidak ikut campur, kamu tetap tidak bisa mengalahkanku,” lanjut Shen Long dengan percaya diri.


Wajah Sheng Ti menjadi gelap mendengar kata-kata Shen Long. Kekuatannya setara dengan Zhong Ti jadi Shen Long bukan hanya omong kosong pada dirinya. Jika dia memaksakan diri, bukan tidak mungkin nasibnya akan serupa dengan Zhong Ti.


“Apa yang harus aku lakukan?” batin Sheng Ti.


“Tidak ada yang bisa kamu lakukan selain pergi menemui temanmu di alam sana,” teriak Shen Long sambil bergerak menyerang ke arah Sheng Ti. Mata Sheng Ti melotot, dia belum memutuskan namun Shen Long sudah terlebih dahulu memutuskan untuk dirinya. Terpaksa dia menahan serangan Shen Long dengan kedua tangannya ke depan.


BUMM...


Benturan tenaga antara Shen Long dan Sheng Ti terjadi dan membuat Sheng Ti terbang melayang ke belakang. “Akh... aku harus lari dari sini” gumam Sheng Ti dalam keadaan melayang karena terpental oleh benturan itu. Shen Long yang terdorong ke belakang melihat tubuh Sheng Ti melayang segera bergerak mengejarnya.


Sheng Ti memutar otaknya untuk melarikan diri dengan menggunakan kesempatan dari pantulan tersebut. Dia berusaha membalik badannya untuk melesat kabur.


AKHH...

__ADS_1


Sheng Ti terkejut seperti bertemu dengan hantu saat membalik tubuhnya melihat Shen Long sudah berdiri di depannya dan bersiap untuk menghantam tubuhnya. Dia berusaha menghentikan tubuhnya di udara, namun daya pantul tadi sudah terlanjur ditambah dengan kekuatannya untuk kabur.


Shen Long hanya mengacungkan tinjunya ke depan menanti tubuh Sheng Ti mendekati tinjunya itu.


AAKKHH...


“Jangan-.“


BUGH...


Suara Sheng Ti terputus karena tinju Shen Long telah mengenai wajahnya dan membuat tubuhnya kembali terpental ke arah berlawanan. Tubuh Sheng Ti benar-benar menjadi mainan oleh kekuatan Shen Long. Dia merasa kesal bukan main, sebagai seorang dewa diperlakukan seperti itu oleh manusia.


“Aku bosan. Kamu ternyata lebih lemah dari dewa lain yang pernah aku lawan. Aku menyesal buang-buang waktu melawanmu,” kata Shen Long berikutnya dengan mengerahkan tenaganya.


Shen Long berada di atas tubuh Sheng Ti yang sedang melayang. Dia mengunci gerakan Sheng Ti dengan kekuatannya. “Jangan... ampuni aku.” Teriak Sheng Ti. Shen Long tidak mendengarkan teriakan Sheng Ti, dia telah mengerahkan seluruh kekuatannya menyerang ke arah Sheng Ti dengan telapak tangannya.


KRAKK...


Kedua tangan Sheng Ti patah oleh serangan telapak dari Shen Long, namun nyawanya masih terselamatkan dengan mengorbankan kedua lengannya itu. “Akh..!”


Sheng Ti merasakan sakit yang amat sangat di kedua tangannya itu. Dia tidak bisa menggerakkan kedua tangannya kembali. “A...Aku mohon ampunan,” serunya sambil gugup gemetaran.


“Maaf, aku tidak bisa mengabulkan permintaanmu,” sahut Shen Long yang kini melakukan serangan pamungkas ke arah Sheng Ti.


“Kamu telah membuat seluruh rakyat dunia bawah menderita. Aku tidak bisa membiarkan kalian semua lari dari tanggungjawab ini,” lanjut Shen Long dengan wajah dingin.

__ADS_1


Shen Long kembali mengumpulkan kekuatan di telapak tangannya dan menyerang ke arah Sheng Ti tanpa ampun. “Sialan, kamu akan mendapatkan balasan dari seluruh kelompokku,” Teriak Sheng Ti untuk terakhir kalinya.


Telapak Shen Long menekan dada Sheng Ti yang tanpa pertahanan, kekuatan Sheng Ti telah turun setengahnya karena luka yang dideritanya. Sehingga Shen Long dengan mudah menembus pertahanan tubuhnya dan melukai organ dalamnya.


UKH...


Darah terpercik dari mulut Sheng Ti, dadanya remuk, matanya terbalik menampakkan bagian putih dan hampir melompat keluar dari kelopaknya. Saat terakhir, rasa kesal dan marah yang dirasakannya. Kematiannya benar-benar tragis dan menyisakan penyesalan dan amarah dalam hatinya.


Shen Long mengatur nafasnya setelah berhasil membunuh kedua dewa kuno tersebut. Para Raja Klan Dunia Bawah tidak pernah menyangsikan kekuatan Kaisar Dunia Bawah mereka itu. Namun berbeda dengan Zhou Ti yang baru kali ini melihat kekuatan Shen Long mampu membunuh kedua dewa kuno itu.


“Zhou Ti,” panggil Shen Long padanya


“I-Iya Yang Mulia” sahut Zhou Ti dengan wajah gugup dan mulai memanggil Shen Long dengan hormat.


“Pergilah bersama Che Ti untuk menyelidiki dimana keberadaan para dewa kuno itu, terutama tempat Shang Ti berada. Aku akan menghabisi para dewa itu satu persatu.” lanjut Shen Long mengepalkan tangannya.


“Baik Yang Mulia,” sahut Zhou Ti dan Che Ti dengan cepat. Kemudian mereka berdua pergi meninggalkan tempat itu untuk menyelidiki keberadaan kelima dewa kuno yang tersisa.


Setelah itu Shen Long melihat ke arah para penghuni dunia bawah yang masih terkagum menyaksikan pertarungan Shen Long tadi. Mereka masih terlihat tidak percaya dengan apa yang mereka lihat saat itu.


“Raja Shan Lang, Raja Shui Ni dan Raja Jin Long, pergilah mencari para penghuni klan dunia bawah yang masih selamat dan bersembunyi. Tenangkan hati mereka, aku akan menghabisi seluruh dewa kuno yang telah menyengsarakan rakyat dunia bawahku,” tegas Shen Long pada ketiga raja klan dunia bawah itu.


“Baik Yang Mulia,” ketiga raja klan itu memberi hormat pada Shen Long dan segera pergi mencari serta mengumpulkan para penghuni dunia bawah yang selamat ke tempat yang lebih aman.


Shen Long berdiri menatap ke arah barat tempat dimana Istana Naga Bumi berada yang kini berubah nama menjadi Istana Dewa 13. Wajahnya menunjukkan ekspresi yang dalam. “Aku akan membalas dendam rakyatku pada kalian.”

__ADS_1


Kemudian Shen Long mengambil cincin penyimpanan dari kedua dewa itu dan melihat ada banyak emas dan permata di dalamnya. Serta masih banyak perhiasan dan barang berharga lainnya. “Ini masih kurang untuk membangun kembali dunia bawah di masa depan.” batinnya


__ADS_2