Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 303 | Kultivasi Kesadaran Semesta


__ADS_3

Shen Long bersama Pendeta Agung dan Putri Shui selanjutnya memikirkan cara untuk bertemu dengan Kaisar Dewa Cahaya.


“Yang Mulia, mungkin sebaiknya bertanya pada Raja Yama. Aku rasa dia bisa memberikan petunjuk cara untuk menemui Kaisar Dewa Cahaya karena dia juga terlahir setelah kedua cahaya dan kegelapan itu tercipta.


“Hm, Raja Yama.” Shen Long merenungkan tentang hal ini. “Baiklah, aku akan membawa Raja Yama kemari. Kalian tunggulah aku kembali di Gunung Abadi ini.”


Shen Long pun pergi ke wilayah kerajaan timur menuju Gunung Lou untuk menemui Raja Yama di lereng belakang gunung tersebut. Raja Yama terkejut saat melihat kedatangan Shen Long yang kini telah kembali ingatannya.


“Raja Yama, ikutlah denganku menuju Gunung Abadi. Ada hal penting yang ingin aku bicarakan denganmu disana,” pinta Shen Long. Raja Yama menganggukkan kepalanya kemudian pergi bersama Shen Long menuju ke Gunung Abadi untuk berdiskusi dengan Pendeta Agung dan Putri Shui kembali.


“Salam Raja Yama,” sapa Pendeta Agung dan Putri Shui bersamaan dengan hormat pada Raja Yama.


“Hehehe... dewa dunia langit. Ada apa kalian mengajakku bertemu disini?” tanya Raja Yama.


Pendeta Agung lalu menceritakan tentang ramalan yang dia lakukan sebelumnya dan tentang masa depan dari Loka ini. Mata Raja Yama tampak berkedut mendengar penjelasan Pendeta Agung.


“Jadi Loka ini akan hancur? Pekerjaanku bertambah banyak nantinya. Tapi kemana aku akan mengirim para roh itu jika Loka ini sudah tidak ada,” kata Raja Yama dengan wajah mengkerut.


“Raja Yama, intinya bukan pada hal itu. Tapi kemungkinan ramalan itu bisa di rubah. Hanya saja kita harus menemui Kaisar Dewa Cahaya di Alam Maya. Apakah Raja Yama tahu bagaimana agar bisa bertemu dengan Kaisar Dewa Cahaya?” tanya Shen Long pada Raja Yama.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan dari Shen Long membuat Raja Yama menggarukkan kepalanya, wajahnya tampak serius memikirkan sesuatu. “Di Alam Bintang dunia langit, ada sebuah kuil kecil yang bernama Kuil Cahaya. Kamu bisa bermeditasi disana untuk menuju ke alam Maya. Namun, hanya mereka yang berada di tahapan Bintang yang bisa pergi ke alam Bintang tersebut,” sahut Raja Yama.


“Ah, pantas saja kami tidak mengetahui hal itu. Tingkatan kami belum mencapai alam Bintang,” kata Pendeta Agung.


“Aku juga saat berada di alam Bintang belum pernah pergi kesana meskipun saat itu menjabat sebagai Kaisar Langit,” kata Shen Long kemudian.


Raja Yama menatap pada Shen Long, “Kamu sepertinya saat ini sedang mengalami Kutukan Langit. Jadi kamu belum bisa naik ke dunia langit,” kata Raja Yama.


“Benar. Kekuatan dewaku juga sedang dalam keadaan tersegel, jadi aku hanya bisa meminjam kekuatan Kaisar Dewa Iblis dan saripati Iblis Purba saat ini.” sahut Shen Long.


“Sebaiknya kamu secepatnya melepaskan segel tersebut Shen lalu pergi ke dunia langit menuju Alam Bintang Dunia Langit. Dan kamu bisa bermeditasi di Kuil Cahaya untuk menuju ke Alam Maya menemui Kaisar Dewa Cahaya” jelas Raja Yama kembali.


Shen Long menganggukkan kepalanya mendengar penjelasan dari Raja Yama. Kini dia hanya bisa menunggu Kaisar Dewa Iblis membuka seluruh segel kekuatan dewanya adar dia bisa pergi ke dunia langit.


Shen Long menganggukkan kepalanya pada Pendeta Agung dan Putri Shui. Putri Shui berjalan mendekatinya dan mencium pipi Shen Long. “Aku akan menunggumu di dunia langit Shen,” bisik Putri Shui sambil tersenyum.


Kemudian Pendeta Agung dan Putri Shui pun kembali ke dunia langit meninggalkan Shen Long dan Raja Yama yang masih duduk di tempat itu.


“Apa yang kamu ketahui tentang Loka di alam semesta ini Raja Yama?” tanya Shen Long pada Raja Yama.

__ADS_1


“Aku hanya tahu Loka ini mirip dengan planet yang ada di alam semesta ini, masing-masing memiliki 3 dunia seperti Loka kita. Dunia manusia yang tinggal di bumi ini sama dengan dunia manusia yang tinggal di planet yang berbeda Loka. Disana juga ada dunia bawah dan dunia langit. Juga ada Alam Reinkarnasi dan Alam Neraka.” Raja Yama berhenti sejenak sambil menghela nafasnya.


“Di Loka lain juga ada Raja Yama sepertiku. Mungkin sebutannya saja yang berbeda-beda. Di sana juga ada Kaisar Dewa Iblis dan Kaisar Dewa Cahaya yang juga disebut dengan nama berbeda.”


Shen Long mendengarkan penjelasan Raja Yama dengan serius. “Bagaimana kekuatan dan tahapan kultivasi di Loka lain? Aku pikir kekuatanku sudah setara dengan puncak alam Bintang karena bantuan kekuatan Kaisar Dewa Iblis. Tetapi aku tidak menyangka kekuatan Dewa Penghancur dari Loka sebelah demikian besar melebihi kekuatan alam Bintang,” kata Shen Long.


“Ah, yang kamu ketahui dan latih hingga saat ini adalah kekuatan kultivasi Loka kita. Di luar bumi kita, banyak planet yang memiliki gaya gravitasi yang lebih tinggi. Dan kekuatan Alam Bintang mereka tentu lebih unggul dari Alam Bintang Loka kita.” lanjut Raja Yama. “Sejauh yang aku pernah dengar, kekuatan Alam Bintang itu dibagi menjadi sembilan tahapan di alam semesta  ini.”


“Apa? Ada sembilan tahapan alam Bintang?” Shen Long mengernyitkan alisnya mendengar hal itu. “Apakah ini berarti kekuatanku berada di alam bintang terendah?” tanya Shen Long kembali.


“Mungkin kekuatan Alam Bintangmu tidak terlalu rendah. Tapi kamu harus tahu, di atas Alam Bintang ini ada yang disebut tahapan Kultivasi Kesadaran Semesta.”


“Kultivasi Kesadaran Semesta?” Mata Shen Long tampak semakin bersemangat mendengar penjelasan dari Raja Yama yang memiliki pengetahuan yang luas.


Raja Yama kemudian mengambil minuman teh yang telah disediakan oleh pelayan yang datang untuk melayani mereka. Kemudian Raja Yama melanjutkan lagi penjelasannya tentang kultivasi alam semesta.


“Kultivasi Kesadaran Semesta ada sembilan Alam Kultivasi. Alam pertama adalah Alam Bintang. Alam kedua adalah Alam Semesta Kecil kemudian Alam Semesta Besar. Itu adalah 3 tahapan awal dari Kultivasi Kesadaran Semesta.” Raja Yama kembali menyesapkan tehnya.


“Kemudian tahap menengah ada 3 tahapan yaitu Alam Pemurnian Semesta, Alam Kebangkitan Semesta dan Alam Pencerahan Semesta,” lanjut Raja Yama menjelaskan.

__ADS_1


Shen Long mendengarkan penjelasan Raja Yama sambil turut menikmati teh nya. Dia merasa bersemangat karena di atas langit masih ada langit dan kekuatannya masih bisa terus berkembang ke lebih tinggi lagi.


“Untuk tahap atas ada 3 tahapan juga yaitu Alam Penebusan Semesta, Alam Keheningan Semesta dan terakhir adalah Alam Kesadaran Semesta. Jadi tingkat alam Bintang yang ada di Loka kita ini jauh lebih rendah dari tingkatan keseluruhan semesta,” jelas Raja Yama kembali.


__ADS_2